Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Mengenal Batik Saman, Batik yang Didukung Wali Kota Sutiaji untuk Jadi Ikon Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Mei 22, 2023 6:42 pm
in Pemerintahan
wali kota malang pembicara batik saman

Wali Kota Malang, Sutiaji saat menjadi pembicara inti dalam sesi talkshow di Polinema (22/5/2023).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id — Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji hadir sebagai keynote speaker (pembicara inti) dalam acara Talk Show di EXPO Penguatan Produk Inovasi Polinema Untuk Mendukung Akselerasi Kemitraan Daerah, Dunia Industri dan UMKM.

Produk yang diusung kali ini adalah produk berupa Batik Saman. Bertempat di Graha Polinema Lantai 1 pada Senin (22/5/2023), Sutiaji menyatakan mendukung pengembangan Batik Saman sebagai batik khas sekaligus ikon daerah dari Kota Malang.

READ ALSO

PDIP Soroti Perubahan APBD Kabupaten Malang 2026, Dorong Anggaran Tepat Sasaran

167 Jabatan Strategis Pemkot Malang Masih Kosong, Tunggu BKN

Ketua Presidium Dewan Kampung Nuswantara, Bambang GW dalam kesempatan yang sama hadir memberikan penjelasan dari Batik Saman ini. Pria tersebut menerangkan, motif-motif Batik Saman terinspirasi dari tumbuhan Pohon Trembesi atau nama lainnya adalah Saman, yang merupakan salah satu tumbuhan heritage dari Kota Malang.

“Yang perlu diketahui, di Malang Kota ada yang ditetapkan oleh pusat sebagai heritage (warisan) Kota Malang. Ada dua, berupa bangunan dan berupa botani atau tanaman. Tanaman yang merupakan heritage adalah Kenari dan Trembesi. Nama lain Trembesi adalah Saman. Jadi pohon inilah kemudian diintrepetasikan sebagai batik”, terang Bambang.

Motif-motif dari Batik Saman dipamerkan pada Senin (22/5/2023).

Ia juga bercerita, batik yang diharapkan dapat menjadi ikon Kota Malang ini tercipta setelah diskusi dengan Wali Kota Malang dan bincang-bincang antar komunitas. Akhirnya, terciptalah 9 motif Batik Saman yang cantik.

Kesembilan motif dari Batik Saman ini mempunyai narasi filosofi yang berbeda-beda. Misalnya, motif Sekar Saman yang digunakan oleh para pemimpin dan kaum cendekia agar senantiasa mekar mewangi karya pikir dan kepemimpinannya bagi rakyat.

“Interaksi bahasa kebudayaan yang membangun nilai-nilai sosial ke depan, itu mimpi kami. Memang tidak mudah, butuh semua stakeholder, elemen, dan pelaku. Branding sosial akan terus dilakukan”, ujarnya.

Arkeolog sekaligus dosen, Dwi Cahyono juga turut hadir pada talkshow itu. Menurutnya, tidak perlu jauh-jauh mencari inspirasi dari luar untuk membuat karya. Batik Saman jadi salah satu contoh dari warisan pusaka Kota Malang yang diwujudkan menjadi batik daerah yang khas.

“Dengan kreatifitas, kita bisa mencari dan menemukan khas dari daerah Malang yang berbasis pada natural heritage. Seperti misal masyarakat yang tinggal di Sukun, bisa bikin batik yang berbasis pada tanaman Sukun”, kata dia.

Wali Kota Sutiaji mengungkapkan bahwa batik ini dapat menjadi peluang bagi pengembangan ekonomi kreatif masyarakat Malang. Sutiaji pun sangat mendukung pengembangan Batik Saman menjadi ikon dan pakaian daerah khas Kota Malang yang dapat menjadi kebanggan Kota Malang.

Menurut Pemimpin Kota Malang tersebut, Indonesia memiliki akar-akar budaya yang luar biasa, namun orang-orangnya masih kurang menghargai dan bangga akan budaya khasnya. Ia lalu berpikir untuk memunculkan motif batik yang khas dari Kota Malang.

“Kota Malang sebagai miniatur nusantara, senantiasa kondusif dalam keberagamannya. Termasuk juga keragaman khasanah Batik Malang yang luar biasa”, tuturnya.

Batik Malangan penting dikembangkan karena eksistensinya merupakan kekayaan budaya, produk kreatif berdaya saing, daya tarik pariwisata kreatif, dan pesan moral bagi generasi muda. Pesan 7 poin manifesto pengembangan ekonomi kreatif yang sedang benar-benar digodog oleh Pemkot Malang pimpinan Sutiaji.

Selanjutnya akan ada penguatan regulasi untuk mengembangkan Batik Malangan. Tentunya hal ini juga disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Kedepannya, Sutiaji berharap Batik Saman dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Kota Malang dengan bangga tanpa terkecuali.

“Tak kalah pentingnya untuk terus membangun komitmen mengangkat Batik Malangan. Komitmen harus terus dibangun bersama-sama lewat dialog, riset, pengembangan, gelaran event, branding, dan upaya kolaboratif hulu-hilir lainnya. Kesamaan visi jadi fondasi kekuatan, perbedaan kreasi jadi kekayaan karya. Yang selalu saya sampaikan adalah terbuka terhadap ide baru”, imbuhnya.

Foto:

Reporter: Shinta Alifia

Tags: Batik SamanDewan Kampung NuswantaraExpo Penguatan Produk Inovasi PolinemaPolinemawali kota malang

Related Posts

PDIP Soroti Perubahan APBD Kabupaten Malang 2026, Dorong Anggaran Tepat Sasaran
Pemerintahan

PDIP Soroti Perubahan APBD Kabupaten Malang 2026, Dorong Anggaran Tepat Sasaran

Selasa, 1 Sep 2026
167 Jabatan Strategis Pemkot Malang Masih Kosong, Tunggu BKN
Pemerintahan

167 Jabatan Strategis Pemkot Malang Masih Kosong, Tunggu BKN

Selasa, 1 Sep 2026
Kota Batu Menuju UCCN 2027 dengan Konsep Living Mountain Gastronomy
Pemerintahan

Kota Batu Menuju UCCN 2027 dengan Konsep Living Mountain Gastronomy

Selasa, 1 Sep 2026
Jabatan OPD Kota Malang Masih Kosong, DPRD Desak Pemkot Segera Isi
Pemerintahan

Jabatan OPD Kota Malang Masih Kosong, DPRD Desak Pemkot Segera Isi

Senin, 31 Agu 2026
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Malang, Belanja Naik Rp247,5 Miliar
Pemerintahan

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Malang, Belanja Naik Rp247,5 Miliar

Senin, 31 Agu 2026
Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB
Advertorial

Bapenda Kabupaten Malang Masih Kejar Rp64,10 Miliar dari Target Opsen PKB

Minggu, 23 Agu 2026
Next Post
Penampakan wajah baru Pasar Induk Among Tani Kota Batu

Begini Wajah Baru Mega Proyek Pasar Induk Among Tani Kota Batu

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.