Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Mengenal Batik Saman, Batik yang Didukung Wali Kota Sutiaji untuk Jadi Ikon Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Mei 22, 2023 6:42 pm
in Pemerintahan
wali kota malang pembicara batik saman

Wali Kota Malang, Sutiaji saat menjadi pembicara inti dalam sesi talkshow di Polinema (22/5/2023).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id — Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji hadir sebagai keynote speaker (pembicara inti) dalam acara Talk Show di EXPO Penguatan Produk Inovasi Polinema Untuk Mendukung Akselerasi Kemitraan Daerah, Dunia Industri dan UMKM.

Produk yang diusung kali ini adalah produk berupa Batik Saman. Bertempat di Graha Polinema Lantai 1 pada Senin (22/5/2023), Sutiaji menyatakan mendukung pengembangan Batik Saman sebagai batik khas sekaligus ikon daerah dari Kota Malang.

READ ALSO

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM

HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

Ketua Presidium Dewan Kampung Nuswantara, Bambang GW dalam kesempatan yang sama hadir memberikan penjelasan dari Batik Saman ini. Pria tersebut menerangkan, motif-motif Batik Saman terinspirasi dari tumbuhan Pohon Trembesi atau nama lainnya adalah Saman, yang merupakan salah satu tumbuhan heritage dari Kota Malang.

“Yang perlu diketahui, di Malang Kota ada yang ditetapkan oleh pusat sebagai heritage (warisan) Kota Malang. Ada dua, berupa bangunan dan berupa botani atau tanaman. Tanaman yang merupakan heritage adalah Kenari dan Trembesi. Nama lain Trembesi adalah Saman. Jadi pohon inilah kemudian diintrepetasikan sebagai batik”, terang Bambang.

Motif-motif dari Batik Saman dipamerkan pada Senin (22/5/2023).

Ia juga bercerita, batik yang diharapkan dapat menjadi ikon Kota Malang ini tercipta setelah diskusi dengan Wali Kota Malang dan bincang-bincang antar komunitas. Akhirnya, terciptalah 9 motif Batik Saman yang cantik.

Kesembilan motif dari Batik Saman ini mempunyai narasi filosofi yang berbeda-beda. Misalnya, motif Sekar Saman yang digunakan oleh para pemimpin dan kaum cendekia agar senantiasa mekar mewangi karya pikir dan kepemimpinannya bagi rakyat.

“Interaksi bahasa kebudayaan yang membangun nilai-nilai sosial ke depan, itu mimpi kami. Memang tidak mudah, butuh semua stakeholder, elemen, dan pelaku. Branding sosial akan terus dilakukan”, ujarnya.

Arkeolog sekaligus dosen, Dwi Cahyono juga turut hadir pada talkshow itu. Menurutnya, tidak perlu jauh-jauh mencari inspirasi dari luar untuk membuat karya. Batik Saman jadi salah satu contoh dari warisan pusaka Kota Malang yang diwujudkan menjadi batik daerah yang khas.

“Dengan kreatifitas, kita bisa mencari dan menemukan khas dari daerah Malang yang berbasis pada natural heritage. Seperti misal masyarakat yang tinggal di Sukun, bisa bikin batik yang berbasis pada tanaman Sukun”, kata dia.

Wali Kota Sutiaji mengungkapkan bahwa batik ini dapat menjadi peluang bagi pengembangan ekonomi kreatif masyarakat Malang. Sutiaji pun sangat mendukung pengembangan Batik Saman menjadi ikon dan pakaian daerah khas Kota Malang yang dapat menjadi kebanggan Kota Malang.

Menurut Pemimpin Kota Malang tersebut, Indonesia memiliki akar-akar budaya yang luar biasa, namun orang-orangnya masih kurang menghargai dan bangga akan budaya khasnya. Ia lalu berpikir untuk memunculkan motif batik yang khas dari Kota Malang.

“Kota Malang sebagai miniatur nusantara, senantiasa kondusif dalam keberagamannya. Termasuk juga keragaman khasanah Batik Malang yang luar biasa”, tuturnya.

Batik Malangan penting dikembangkan karena eksistensinya merupakan kekayaan budaya, produk kreatif berdaya saing, daya tarik pariwisata kreatif, dan pesan moral bagi generasi muda. Pesan 7 poin manifesto pengembangan ekonomi kreatif yang sedang benar-benar digodog oleh Pemkot Malang pimpinan Sutiaji.

Selanjutnya akan ada penguatan regulasi untuk mengembangkan Batik Malangan. Tentunya hal ini juga disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Kedepannya, Sutiaji berharap Batik Saman dapat digunakan oleh seluruh masyarakat Kota Malang dengan bangga tanpa terkecuali.

“Tak kalah pentingnya untuk terus membangun komitmen mengangkat Batik Malangan. Komitmen harus terus dibangun bersama-sama lewat dialog, riset, pengembangan, gelaran event, branding, dan upaya kolaboratif hulu-hilir lainnya. Kesamaan visi jadi fondasi kekuatan, perbedaan kreasi jadi kekayaan karya. Yang selalu saya sampaikan adalah terbuka terhadap ide baru”, imbuhnya.

Foto:

Reporter: Shinta Alifia

Tags: Batik SamanDewan Kampung NuswantaraExpo Penguatan Produk Inovasi PolinemaPolinemawali kota malang

Related Posts

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM
Pemerintahan

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM

Jumat, 16 Okt 2026
HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan
Pemerintahan

HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

Jumat, 16 Okt 2026
Wali Kota Batu Ziarah ke Makam Imam Kabul dan Eddy Rumpoko
Pemerintahan

Wali Kota Batu Ziarah ke Makam Imam Kabul dan Eddy Rumpoko

Kamis, 15 Okt 2026
Ketua pansus pembentukan Raperda Perlindungan Guru dan Tata Kelola Pendidikan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pemerintahan

DPRD Kabupaten Malang Godok Raperda Perlindungan Guru

Kamis, 15 Okt 2026
Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25
Pemerintahan

Pokja Kota Batu Ingatkan Pentingnya Menjaga Karakter Agrowisata jelang HUT ke-25

Selasa, 13 Okt 2026
Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas
Pemerintahan

Pemkot Batu Seleksi 40 Pejabat untuk Isi 8 Jabatan Kepala Dinas

Selasa, 13 Okt 2026
Next Post
Penampakan wajah baru Pasar Induk Among Tani Kota Batu

Begini Wajah Baru Mega Proyek Pasar Induk Among Tani Kota Batu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.