Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Analisa Kegamangan Pemerintah Terkait Perbedaan Mudik dan Sambang Orang Tua

Redaksi by Redaksi
Mei 14, 2021 10:00 am
in Catatan
Ilustrasi. foto: freepic.

Ilustrasi. foto: freepic.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Baru-baru ini publik Malang dibingungkan oleh kebijakan Wali Kota Malang, Sutiaji, terkait kebijakan pelarangan mudik. Namun, di waktu yang sama ia juga membuat statement jika sambang orang tua diperbolehkan oleh warga Kota Malang.

Hal tersebut membuat Ahli Kebijakan dari Universitas Brawijaya (UB), Dr Mohammad Nuh, mempertanyakan kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang yang mengatakan jika mudik tidak boleh tapi sambang orang tua diperbolehkan.

READ ALSO

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Buku Pelanggaran

“Menurut saya itulah bentuk belum siapnya pemerintah untuk menerapkan aturan itu seperti apa. Implementasi dari pelarangan mudik itu seperti apa, kita tahu kemarin gak boleh seluruh Jawa timur, sekarang diperkecil di zona tertentu boleh, dan kemarin disampaikan pernyataan mudik gak boleh tapi sambang boleh. Saya menyampaikan apa bedanya, karena bentuk penularan itu tidak mengenal antara mudik dan sambang,” kritiknya.

Menurutnya belum tentu yang sambang orang tua tidak membawa COVID-19, dan belum tentu yang mudik membawa COVID-19.

“Begitu yang sambang tadi membawa bibit virus COVID-19 ya tetap akan menular, tapi bagi mereka yang mudik tidak membawa itu (COVID-19) atau dalam kondisi sehat ya tidak menularkan,” ujarnya.

Ia menduga bahwa ini merupakan kegamangan pemerintah dalam menerapkan kebijakan dengan segala pertimbangan mulai dari tuntutan masyarakat dan kondisi ekonomi.

Padahal, menurutnya sebenarnya mudik ini juga merupakan salah satu cara untuk meningkatkan perekonomian di daerah. Pasalnya, pasti para pemudik yang pulang ke kampung halaman akan membawa uang yang cukup banyak sehingga terjadi transaksi di desa.

“Sebetulnya jika pemerintah sudah menyiapkan infrastruktur yang ada, mudik itu justru membawa konsekuensi terhadap mekanisme pertumbuhan ekonomi di sebuah wilayah. Orang mudik di suatu kampung dia kan membawa uang, di sana ada transaksi atau bisnis yang menghidupkan perekonomian di desa,” jelasnya.

“Tapi itu tetap dipersyaratkan dengan proses protokol kesehatan yang ketat, kemudian kenyaring mereka dengan tes antigen dan sebagainya disiapkan. Tapi itu saya lihat untuk menuju ke sana masih terbatas dalam jumlah yang cukup besar dan untuk menjamin semua bisa lolos atau terseleksi dengan model tes antigen ini yang perlu menjadi perhatian,” pungkasnya.

Tags: Mudik

Related Posts

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a
Catatan

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Senin, 13 Jul 2026
Buku Pelanggaran
Catatan

Buku Pelanggaran

Minggu, 12 Jul 2026
Cologne,  Katedral, dan Masjid 
Catatan

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kamis, 9 Jul 2026
Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik
Catatan

Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik

Kamis, 9 Jul 2026
Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan
Catatan

Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan

Rabu, 8 Jul 2026
Kota Malang dan El Nino
Catatan

Kota Malang dan El Nino

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
Jelang Lebaran, Pemkot Malang Kuatkan PPKM Mikro di Kampung

Open House Halal Bihalal di Kota Malang Dibatasi

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.