Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Berkat Kolaborasi Optimal, Kasus Stunting dan Gizi Buruk di Kota Malang Tergolong Rendah

Redaksi by Redaksi
April 17, 2023 6:16 pm
in Tugu Sehat
kasus stunting menurun di kota Malang

Stan layanan edukasi kesehatan bagi masyarakat saat CFD bulan Maret lalu. (Shinta Alifia)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id —Kasus stunting di Kota Malang menjadi salah satu perhatian Wali Kota Malang Sutiaji. Karena inilah, Sutiaji meminta kolaborasi yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Malang dan berbagai berbagai UPD (Unit Pelaksana Daerah) Kota Malang bisa dimaksimalkan lagi.

Berdasarkan indikator dari tahun 2022, Kota Malang memiliki persentase 18 persen untuk angka stunting. Sedangkan Provinsi Jawa Timur berada di 19,02 persen. Bulan Timbang yang dilakukan oleh para nutrisionis di 16 puskesmas Kota Malang di bulan Maret 2023 lalu menempatkan Kota Malang di angka 8,9 persen saja.

READ ALSO

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan untuk menangani masalah stunting dan gizi buruk di masyarakat Kota Malang. Dikonfirmasi via telepon, Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr. Husnul Muarif mengatakan bahwa upaya-upaya tersebut tak luput dari kolaborasi dan sinergi berbagai pihak.

Husnul menjelaskan, pemeriksaan kesehatan masyarakat secara rutin digiatkan. Untuk penanganan masalah stunting dan gizi buruk, puskesmas melakukan pemeriksaan guna memantau kesehatan dari calon ibu.

“Mulai dari remaja putri kita pantau.Jadi ada pengukuran Hb (hemoglobin), pemberian tablet zat besi, sampai ke pemeriksaan untuk calon pengantin. Pemeriksaan ini menjadi salah satu syarat yang diajukan ke kantor Kemenag juga (Kementerian Agama). Kemudian juga vaksinasi calon pengantin, Tetanus 1 dan 2. Selama kehamilan dipantau sebanyak 6 kali,dan diharapkan ada 1 kali periksa USG yang dilakukan dengan dokter di puskesmas,” terangnya.

Ia melanjutkan, pemantauan juga dilanjutkan untuk mengetahui status gizi dari ibu hamil dan balita. Mereka yang tergolong memiliki berat badan kurang akan diberi penambahan gizi. Selain itu, nantinya persalinan dilaksanakan di fasilitas penanganan kesehatan. Ibu dan bayi lalu diarahkan untuk mengikuti program ASI eksklusif dan pemberian MPASI.

“Dari bayi kurang dari 1 tahun ada program rutin ASI ekslusif sampai 6 bulan. Setelahnya ditambah MPASI (makanan pendamping ASI). Mereka yang perkembangannya lambat atau bb (berat badan) di garis tengah bahkan di bawah garis merah jadi prioritas dalam pemberian makanan. Mereka potensi di stunting karena terganggu karena kurangnya asupan secara berkelanjutan,” lanjutnya.

Kategori stunting memiliki program intervensi spesifik, yakni menganalisa masalah apa yang dimiliki oleh anak tersebut. Pengecekan dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya penyakit bawaan, bagaimana pola asuh dari orang tua, dan yang utama adalah pemberian asupan gizi, serta kemampuan keluarga untuk pemenuhan ASI.

Tak hanya Dinas Kesehatan, UPD lain juga berperan dalam percepatan penanganan masalah stunting dan gizi buruk di Kota Malang. Dengan kata lain, berbagai upaya terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Malang melalui berbagai UPD untuk menangani permasalahan ini.

“Di dinas lain juga ada. Contohnya seperti di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, disitu pemenuhan gizi berupa sayuran dan protein hewani. Di Dinas Sosial juga ada program pengentasan lain
didukung beberapa UPD sehingga lebih terintegrasi di percepatan penanganan stunting dan gizi buruk,” paparnya.

Pastinya Pemerintah Kota Malang memberikan support dalam hal anggaran. Program Pemkot Malang juga didukung oleh kolaborasi dan sinergitas perangkat daerah.

Visi Pemkot Malang adalah meningkatkan akses pelayanan kesehatan dan derajat kesehatan masyarakat. Hal ini dapat tercapai bila fasilitas pelayanan dapat mudah diakses oleh waraga masyarakat Kota malang.

Sebagai informasi, saat ini tingkat UHC (Universal Health Coverage) Kota Malang telah berhasil mencapai 100 persen. Artinya, akses fasilitas pembiayaan dari BPJS telah diakses oleh masyarakat Kota Malang dengan sangat baik. Masyarakat Kota Malang pun memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, bermutu dengan biaya terjangkau.

Reporter: Shinta Alifia
editor: jatmiko

Tags: Dinas Kesehatan Kota Malanggizi burukstunting di kota malangwali kota malang

Related Posts

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti
Tugu Sehat

Mengenal Kombucha, Teh Fermentasi yang Semakin Populer tetapi Manfaatnya Masih Terus Diteliti

Kamis, 16 Jul 2026
jamu sinom
Tugu Sehat

Sinom Bangkit Lewat Kemasan Modern, Minuman Tradisional Kini Mulai Dilirik Generasi Muda

Kamis, 16 Jul 2026
Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?
Tugu Sehat

Perbedaan Beras Merah, Putih dan Hitam, Mana yang Kandungan Gizinya Lebih Baik?

Jumat, 10 Jul 2026
5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya
Tugu Sehat

5 Perbedaan Fresh Milk dan Susu UHT: Kenali Proses, Kandungan Gizi dan Cara Penyimpanannya

Senin, 6 Jul 2026
Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara
Tugu Sehat

Info Loker! PSLC Membutuhkan Terapis dan Asisten Terapis untuk Wilayah Banjarnegara

Minggu, 5 Jul 2026
Hospital Penawar
Tugu Sehat

Investasi Kesehatan Terbaik! Hospital Penawar Hadirkan Paket Medical Check Up Wanita, Mulai RP 990 Ribu

Minggu, 28 Jun 2026
Next Post
Operasi Ketupat 2023 di Kota Batu

603 Personel Gabungan Dikerahkan di 7 Pospam Kota Batu Selama Lebaran 2023

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.