Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Soroti Kedatangan Menko Luhut ke Kota Batu, MCW Pertanyakan Urgensi Pembangunan Kereta Gantung

Redaksi by Redaksi
April 27, 2021 2:08 pm
in Berita
Menko Luhut saat hendak meninggalkan kota Batu. foto: Sholeh

Menko Luhut saat hendak meninggalkan kota Batu. foto: Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

KOTA BATU – Rencana pembangunan mega proyek kereta gantung di Kota Batu menjadi perbincangan khalayak luas. Tak tanggung tanggung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan bahkan turun gunung mendatangi Kota Batu pada Senin (26/4/2021) untuk mendorong percepatan pembangunannya.

Menanggapi hal itu, Divisi Advokasi Unit Monitoring Hukum dan Peradilan, Malang Coruption Wach (MCW), Raymond Tobing mempertanyakan urgensi pembangunan kereta gantung di Kota Batu. Dimana pembangunan mega proyek tersebut membutuhkan anggaran dalam jumlah yang fantastis.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

“Diproyeksikan, pembangunannya membutuhkan dana hingga Rp 1 triliun. Angka itu tentu akan menimbulkan problem. Sebab dana APBD Kota Batu bahkan Provinsi Jatim tidak akan cukup untuk membiayainya,” ujarnya, Selasa (27/4/2021).

Dikatakan, pembangunan kereta gantung Kota Batu merupakan bagian dari program Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batu 2017 hingga 2022.

“Kedatangan Luhut ke Kota Batu tentu bisa menjawab semuanya. Proyek ini sudah bisa ditebak sumber dananya. Ya lagi lagi investor, entah dari lokal maupun asing. Kita hanya menunggu waktu saja untuk mendapatkan jawabannya,” ucapnya.

Menurutnya, skema investasi jelas hanya untuk kepentingan bisnis belaka. Dia menyarankan, agar Pemkot Batu mempertimbangkan urgensi pembangunan itu sebelum merealisasikan.

“Masih banyak sektor lain yang lebih mendesak, seperti sektor pelayanan publik dasar. Untuk saat ini pemerintah harusnya lebih cerdas mengalokasikan dana APBD untuk penanganan Covi-19,” ungkapnya.

“Bukannya malah buang buang dana untuk pembangunan sektor pariwisata yang sesungguhnya masih dibatasi karena pandemi,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, Kota Batu memiliki cacatan merah terkait pembangunan sektor pariwisata yang dinilai gagal dan merusak lingkungan.

“Kota Batu yang katanya memiliki potensi agro wisata, nyatanya gagal dan kerap abai terhadap kelestarian lingkungan. Penyusutan lahan pertanian juga minim perhatian,” paparnya.

Proses pembangunan mega proyek tentu diperlukan pembukaan lahan yang berpotensi merusak lingkungan. Untuk itu, pihaknya menilai pembangunan kereta gantung hanyalah untuk kepentingan bisnis belaka.

“Pembangunan kereta gantung bukan kebutuhan mendesak dan memiliki potensi merusak lingkungan. Pemerintah harus mempertimbangkan urgensinya,” tutupnya.

 

Tags: Kereta GantungluhutMenko Luhut

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Lepas Pengawasan, Bocah Kecil di Lawang Tertabrak dan Terlindas Mobil

Lepas Pengawasan, Bocah Kecil di Lawang Tertabrak dan Terlindas Mobil

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.