Minggu, Juli 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Jawa Timur Sukses Imunisasi 2,2 Juta Anak Selama 30 Hari, UNICEF Beri Apresiasi

Redaksi by Redaksi
September 15, 2022 9:20 am
in News
Ilustrasi imunisasi anak di Jawa Timur.

Ilustrasi imunisasi anak di Jawa Timur. (Foto: Dokumen TM)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Imunisasi merupakan intervensi kesehatan yang paling sederhana dan efektif serta telah terbukti memberikan banyak manfaat kepada anak-anak. Alasan itulah yang membuat pemerintah Jawa Timur gencar lakukan imunisasi.

Bahkan, hanya dalam waktu 30 hari saja sudah berhasil imunisasi sebanyak 2,2 juta anak. Tak pelak UNICEF pun memberikan apresiasi atas langkah penting Jatim tersebut.

READ ALSO

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Kota Batu Tembus 9.873, Didominasi Turis China dan Malaysia

Jatim Park Group Bangun Museum Mega Science Center dan Budaya, Perkuat Wisata Edukasi di Kota Batu

“Sejak awal tahun, UNICEF sudah menyuarakan bahwa penurunan cakupan imunisasi rutin dan lengkap di Indonesia akan menyebabkan jutaan anak berada dalam ancaman kesehatan yang sangat genting,” ujar Kepala Kantor UNICEF untuk Wilayah Jawa, Tubagus Arie Rukmantara.

Menurut Arie, UNICEF menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan salut serta bangga atas keberhasilan Pemprov Jawa Timur dan masyarakat di 38 kabupaten-kota mengejar target BIAN.

“Ini capaian sangat penting, Jatim bekerja tanpa lelah, bersama-sama menjangkau semua anak, tanpa kecuali, agar Jatim bangkit dari pandemi dengan anak-anak yang lebih sehat yang kelak menjadi orang-orang hebat,” ungkap Tubagus Arie Rukmantara.

Di akhir periode Bulan Imunisasi Anak Nasional, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berhasil mencapai target nasonal. Meski demkian Kementerian Kesehatan tetap melakukan perpanjangan sampai dengan akhir September karena capaian imunisasi untuk tahap II ini baru mencapai 86,1%.

Arie menyampaikan di sisa waktu sampai dengan akhir bulan September ini penting untuk kita menuntaskan, sehingga tidak ada satu anak pun yang tertinggal.

“Dengan dukungan 2.438 mahasiswa Geliat Unair sebagai bagian dari KKN Tematik LPPM Unair dan 1.150 Pramuka Saka Bakti Husada yang turun menjadi relawan menyukseskan BIAN, kami optimis Jatim bisa 100% di akhir masa perpanjangan ini,” pungkas Arie, sapaan akrabnya, Tubagus Arie Rukmantara.

Dalam memitigasi ancaman kesehatan ini, pemerintah Provinsi Jawa Timur telah berhasil memastikan 2.282.949 Anak mendapatkan Imunisasi tambahan Campak Rubella selama Bulan Imunisasi Anak Nasonal (BIAN) tahap II.

“Keberhasilan mencapai angka cakupan lebih dari 97% dari jumlah sasaran anak usia 09 – 59 bulan, tidak terlepas dari dukungan semua pihak, upaya para tenaga kesehatan, PKK, para kader, maupun relawan untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi yang mereka perlukan,” ungkap Kepala Dinkes Prov Jatim, Erwin Ashta Triyono.

Keberhasilan ini merupakan kontribusi Jawa Timur terhadap upaya eliminasi Campak Rubella pada tahun 2023 di seluruh dunia.

Kepala Dinas P3AK Provinsi, Restu Novi Widiani, juga menyampaikan bahwa imunisasi bagian dari memberikan hak hidup anak.

“Dengan melengkapi imunisasinya, anak mendapatkan hak mereka untuk tumbuh dan berkembang secara sehat. Kita ingin mewujudkan masa depan di mana anak terlindungi, Indonesia Maju, pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” katanya

Keberhasilan Provinsi Jawa Timur merupakan upaya untuk menutup kesenjangan imunitas yang terjadi akibat tutupnya 80% layanan kesehatan selama Pandemi. Di Indonesia, berdasarkan data Kementerian Kesehatan 1.7 juta bayi tidak mendapatkan imunisasi dasar selama periode 2019-2021.

Situasi ini juga menjadi perhatian karena pada tahun 2021 kasus rubella meningkat di 25 Provinsi. Bahkan berdasarkan data global yang di publikasikan oleh WHO dan UNICEF mengungkapkan penurunan yang terbesar pada vaksinasi anak-anak dalam waktu sekitar 30 tahun.

Secara global, vaksin menyelamatkan lebih dari lima nyawa setiap menit – mencegah hingga tiga juta kematian per tahun, menjadikan vaksin sebagai salah satu kemajuan paling signifikan dalam kesehatan dan pembangunan global. Anak-anak yang divaksinasi tidak hanya lebih sehat – mereka berprestasi lebih baik di sekolah, menghasilkan manfaat ekonomi yang mempengaruhi seluruh masyarakat.

Editor: Herlianto. A

Tags: imunisasiImunisasi Anak Jawa TimurUnicef

Related Posts

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Kota Batu Tembus 9.873, Didominasi Turis China dan Malaysia
News

Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Kota Batu Tembus 9.873, Didominasi Turis China dan Malaysia

Minggu, 19 Jul 2026
Jatim Park Group Bangun Museum Mega Science Center dan Budaya, Perkuat Wisata Edukasi di Kota Batu
News

Jatim Park Group Bangun Museum Mega Science Center dan Budaya, Perkuat Wisata Edukasi di Kota Batu

Minggu, 19 Jul 2026
Kuota Beasiswa Seribu Sarjana Kota Batu Naik Jadi 400, Pendaftar Tembus 700 Orang
News

Kuota Beasiswa Seribu Sarjana Kota Batu Naik Jadi 400, Pendaftar Tembus 700 Orang

Minggu, 19 Jul 2026
F5785b1f 3c1f 4c98 A75b 4d1910b070cf
News

Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

Sabtu, 18 Jul 2026
Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Next Post
Tangkapan layar video turis asing yang kencing di kawah Gunung Bromo.

Viral Wisatawan Asal Jerman Kencing di Kawah Bromo, TNBTS: Menciderai Kesakralan

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.