Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kisah Jack Harun, Mantan Teroris Bom Bali yang Kini Insyaf

Redaksi by Redaksi
Juni 1, 2022 5:32 pm
in Berita
Jack Harun mantan napi teroris bom bali

Jack Harun atau Joko Tri Hermanto. foto/Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – BEM Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Cangkir Opini dan Lazizmu Jawa Timur menggelar dialog kebangsaan yang bertajuk Gerakan Filantropi Perdamaian, di Convention Hall UMM, pada Selasa (31/5/2022).

Pada acara itu hadir pula Jack Harun, yang nama aslinya Joko Tri Hermanto. Jack Harun adalah salah satu anak buah Noordin M Top dan Dr Azhari, buronan utama polisi waktu itu. Jack Harun bertugas sebagai perakit timer bom. Hingga meracik bahan bom dalam aksi ekstrim itu. Kini, dia telah insyaf setelah keluar dari penjara pada 2008 dan banting setir meracik soto alias berdagang nasi soto.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jack Harun yang kini dipanggil ustad dan kerap diundang ceramah ke berbagai tempat itu sudah terlibat dalam jaringan terorisme sejak 1999. Jack Harun adalah baiat DI-TII atau NII (Negara Islam Indonenesia).

Dirinya bahkan dibaiat waktu masih kelas 2 SMA di Kulonprogo waktu itu. Jack Harun mengaku terpapar ideologi radikal itu sejak rajin datang ke pengajian-pengajian dan berlanjut hingga berkuliah di Universitas 11 Maret Solo UNS.

”Sejak itulah saya kenal beberapa orang dan lanjut ke kelompok-kelompok kecil hingga saya dibaiat dan terlibat lebih jauh dalam aksi Bom Bali 1 itu,” kisah Jack Harun pada acara dialog kebangsaan itu.

Hingga kemudian pada masa-masa kelam di penjara itulah, dia merasa ada yang salah dengan yang dia yakini. Mulai keanehan tidak pernah tahu siapa yang memimpinnya hingga kemudian berujung pada aksi yang ekstrim.

”Saya merasa saya hanya dimanfaatkan orang-orang tak bertanggung jawab ini. Waktu ketemu ibu saya di penjara itulah, saya benar-benar merasa sadar dan insyaf kembali ke jalan NKRI,” tuturnya.

Eks Napiter yang memimpin Yayasan Gema Salam itu melanjutkan jika aktivitas kelompok radikal yang pernah dia ikuti sama sekali tidak ada kepentingan membela umat. Bahkan keberadaan mereka hingga saat ini masih ada dan terus bergerilya.

Jack Harun memaparkan bagaimana organisasi radikal ini masih terus bergerilya menebar opini jihad kepada masyarakat dengan dalih penebusan dosa. Banyak dari kalangan preman, pengangguran terjebak dalih jalan pintas masuk surga ini.

Dan kini, ada media sosial yang semakin membantu mereka menyebarluaskan teror tersebut, termasuk bahkan lewat kegiatan amal-amal keliling.

”Mereka bisa jadi keliling bawa kotak amal, mereka juga bisa hadir di akun-akun media sosial dengan nama anonim. Mereka terus bergerak sampai saat ini. Maka dari itu kita juga perlu bergerak, menebar semangat yang positif untuk perdamaian bangsa,” ujarnya.

Jack Harun sebagai eks napiter mewanti-wanti generasi muda atau mahasiswa yang memiliki keinginan kuat membantu orang untuk tidak asal memberikan sumbangan kepada orang atau lembaga yang tidak jelas. Untuk membedakannya memang tidak ada identifikasi khusus.

”Makanya harus kritis dan selektif. Tanyakan saja langsung ke orangnya atau cari di internet asal usul lembaganya, kalau tidak jelas mending tidak usah,” tegas dia.

Tidak ada cara lain, kata dia, selain mengimbangi gerakan mereka dengan cara menebar semangat perdamaian dimana-mana, termasuk di media sosial. Meski dalam upayanya tersebut dia juga kerap mendapat ancaman dan pressure dari sisa-sisa rekan lamanya yang masih bergabung di sana.

”Saya sendiri sudah insyaf. Ini adalah ikhtiar saya kembali ke jalan yang lurus, membela NKRI meski saya juga terus mendapat pressure dan ancaman oleh mereka yang masih ‘merah’,” ungkapnya.

 

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: bom balijack harunNAPITERteroris bom baliumm

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Kerja sama Kantor Imigrasi kelas I TPI Malang dan BNN

Kobarkan Perang Lawan Narkoba, Imigrasi Malang Hadirkan BNN

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.