Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kota Batu Punya Kesemek Glowing, Ukuran Lebih Besar dan Kinclong

Redaksi by Redaksi
Mei 8, 2022 11:13 am
in Berita
Malang punya Kesemek Glowing

Sudarmono (32), petani Kota Batu menunjukkan buah kesemeknya yang berukuran besar dan bersih tanpa selimut bedak putih. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id – Selain apel, Kota Batu juga punya potensi lain dari sektor pertanian yang unik. Kota Batu juga menjadi produsen buah di Jawa Timur yang lain daripada yang lain, yaitu buah kesemek. Namanya kesemek glowing.

Buah Kesemek khas Kota Batu ini berbeda dengan kesemek pada umumnya yang kita kenal berukuran kecil dan berselimut bedak putih. Kesemek yang ini ukurannya lebih besar dengan tampilan tanpa bedak putih. Lebih kinclong, bersinar. Oleh karena itulah buah ini dinamai kesemek glowing.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Usut punya usut, buah kesemek seperti ini hanya ada dibudidayakan para petani di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Buah kesemek glowing ini didapat dari inovasi pemuda bernama Sudarmono (32) atau akrab dipanggil Momon.

Kesemek glowing. foto/Ulul Azmy

Momon sendiri yang menemukan ramuan rahasia untuk menghilangkan getah buah kesemek tanpa menggunakan larutan air kapur. Cara ini digunakan untuk menetralkan kandungan getah pada buah kesemek.

Namun ternyata, larutan air kapur ini yang ternyata membuat buah kesemek terlihat seperti bedak putih. Namun di tangan Momon, buah kesemek ini akhirnya bisa naik kelas. Dimana selama ini hanya beredar di pasar-pasar tradisional hingga kini bisa merambah pasaran internasional dan berjajar di rak-rak toko retail modern

Momon sendiri menjadi petani kesemek sudah lama, melanjutkan jejak ayah ibunya sejak sekira 60 tahun lalu. Sebagai petani muda, Momon berupaya menjajakan ini ke toko-toko retail modern. Namun ditolak karena terlihat kotor.

Hingga akhirnya dia kemudian menemukan cara agar buah kesemek ini bisa tampil cantik. Selain itu, bisa tahan di cuaca panas selama maksimal 10 hari. Butuh sekira waktu tujuh tahun untuk menemuan ramuan alami penghilang getah pada kesemek ini.

”Ramuannya rahasia. Tapi saya jamin aman karena terbuat dari bahan makanan. Itu saya neliti sendiri, coba-coba dan juga sempat gagal berkali-kali,” tuturnya ditemui reporter pada Sabtu (1/5/2022).

Buah kesemek sendiri ternyata sudah ada sejak zaman penjajahan Jepang. Buah ini juga menjadi favorit tentara penjajah waktu itu. Seiring waktu, buah ini menjadi favorit orang China. Di sana buah ini dikenal dengan nama buah Khaki.

Sebab itulah dengan inovasi barunya ini membuat kesemek bisa bersaing di pasaran internasional. Sejauh ini, Momon sudah berhasil mengekspor buah ini hingga ke Malaysia dan Singapura meski dari pihak kedua. Sementara di pasaran lokal, buah ini dikirim ke Surabaya, Jakarta, Denpasar, Banjarmasin, Semarang, Lampung dan Makassar.

Untuk harganya, buah kesemek glowing ini seharga 4 kali lipat dari harga biasanya. Perkilogram bisa dijual seharga Rp 20 – 25 ribu per kilogram buah berkualitas grade A dan Rp 12 – 15 ribu untuk grade B.

Di Jawa Timur, petani buah kesemek hanya ada di Dampit, Kabupaten Malang dan Kota Batu. Di Kota Batu, buah ini banyak ditemukan di Dusun Junggo, daerah terbaik untuk tumbuh kembang kesemek di ketinggian 1.200 mdpl bersuhu 15 – 26 derajat.

Buah kesemek ini bisa dipanen setahun sekali. Dalam sekali panen, bisa menghasilkan hingga 100 ton. Momon bisa mengirim buah hingga 2,5 ton setiap pekannya.

Namun, sejauh ini potensi buah kesemek ini ke luat negeri masih belum tergarap dengan baik. Selama ini, dia hanya bisa melayani permintaan dari pihak kedua. Sebab itu, Momon berharap, Pemkot Batu bisa menangkap potensi ini menjadi peluang.

”Saya optimistis kesemek saya ini bisa bersaing dengan petani luar negeri lain. Tinggal bagaimana pemerintah membuat regulasi membuka pengiriman ke luar negeri itu,” harapnya.

Tampilannya yang unik ini sebenarnya bahkan sudah membuat Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko kepincut. Saking kepincutnya, Dewanti memesan hingga setengah kwintal untuk dikirim ke Ibu Megawati Soekarno Putra, Ketua PDIP Perjuangan.

”Jadi terpesona, karena ayu gak bedakan, tapi glowing. Kinclong kayak perawatan sempurna ini banyak tumbuh Di kota Batu lho. Yang mau sehat, mau berwajah kinclong, Ayo konsumsi kesemek Batu,” komentar Dewanti.

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Kesemek Glowingkota batupetani batu

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
alumnus ma chung

Cerita Alumnus Ma Chung, Dede Sudrajattulloh yang Banyak Belajar dari Almamaternya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.