Rabu, Juli 8, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Jerit Generasi Pembuat Ladu, Jajanan Khas Kota Batu Butuh Dukungan Pemerintah

Redaksi by Redaksi
Mei 5, 2022 12:22 pm
in Kuliner
Kue Ladu, Jajanan Khas Kota Batu

Ladu, jajanan khas Kota Batu yang identik dengan bulan Ramadan dan Idul Fitri. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

TuguMalang.id  – Ladu, kue khas Kota Batu Jawa Timur jadi salah satu kuliner potensial yang perlu digarap lebih serius lagi. Pasalnya jajanan tradisional ini masih belum dikenal luas. Sementara, generasi pembuat kue ladu di Desa Gunungsari terus berkurang.

Ladu sendiri merupakan jajanan yang punya kisah historis panjang. Bagi warga Desa Gunungsari, ladu menjadi semacam tradisi menyambut momen Idul Fitri. Ladu yang konon berasal dari akronim istilah Langgeng Seduluran ini menjadi semacam simbol merajut tali persaudaraan.

READ ALSO

Perbedaan Matcha dan Green Tea, Ketahui Proses Pengolahan hingga Kandungan Nutrisinya

Gurih Sedap, 3 Kuliner Nasi Liwet di Malang yang Rasanya Bikin Nagih

Kue Ladu masih dibuat dengan cara tradisional yakni dengan ditumbuk. Konon rasanya lebih lezat. Foto/Azmy

Ratih Rohaili (36) bersama suaminya beruntung menjadi generasi pewaris resep jaman dulu ini yang tetap bertahan hingga sekarang. Kini, Ratih bersama 6 orang tetangganya tetap aktif memproduksi ladu setiap hari pesanan rutin dari pelanggan dan toko oleh-oleh.

Potensi khas inilah yang kemudian membuat Dinas Pariwisata gencar mempromosikan kue ini lebih luas lagi. Berbagai upaya mengangkat potensi ini seperti menjadikan Dusun Kandangan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji menjadi desa wisata. Tepat di jalan desa, dibangun gapura sebagai penanda Kampung Ladu.

Selain itu, Disparta berencana menggelar Festival Kampung Ladu yang nanti bisa dijadikan destinasi edukatif terkait jajanan ini. Pengunjung akan diajak langsung ke dapur melihat proses pembuatannya yang masih tradisional mulai menumbuk, menjemur hingga memasaknya hingga matang.

Konon, rasa dari ladu memang harus diolah dengan resep dan teknik tradisional. Seperti pada proses membuat adonannya yang harus ditumbuk hingga halus di sebuah batu lumpang.

Hampir setiap rumah di desa yang berada di kaki Bukit Banyak Paralayang itu membuat kudapan ini setiap menjelang bulan ramadan tiba. Hampir di setiap meja rumah, selalu ada setoples ladu.

Bentuk ladu sendiri hampir mirip seperti keripik kulit yang menggelembung. Tapi rasanya manis dan jika digigit berasa pecah dan bertekstur akhir lembut. Rasanya seperti bernostalgia dengan jajanan di masa tempoe doeloe.

Ladu Jajanan khas Kota Batu
Ladu, jajanan khas Kota Batu yang identik dengan bulan Ramadan dan Idul Fitri. Foto/Azmy

Sehari-hari, sambung Ratih, dia bisa memproduksi ladu hingga 50 kilogram atau 200 bungkus ladu jika pesanan ramai. Produk ladu bikinannya kebanyakan merambah di seputaran Malang Raya, Sidoarjo hingga Jombang.

Meski begitu, Ratih punya harapan lebih agar kue ladu ini bisa populer seperti kue khas oleh-oleh yang lain. Namun, dirinya kesulitan dalam hal promosi. Sejauh ini, dirinya mulai mengembangkan promosi kue ladunya ke pasaran online dan membuat akun TikTok.

Sejak itu, pesanannya mulai bertambah. Praktis, dia bersama 6 orang karyawannya musti bekerja lebih keras untuk menambah stok agar tidak kehabisan jika sewaktu-waktu ada permintaan.

Selain itu, kendala kue ini masih belum dapat dikenal lebih luas karena hingga saat ini kue ladu ini juga belum memiliki brand label yang resmi. Selama ini, dirinya hanya bisa memasarkan kue ladu ini hanya dengan kemasan plastik kiloan tanpa nama.

”Ya karena itu kami juga tidak bisa naruh ladu ini ke toko-toko retail maupun oleh-oleh. Masih di seputat sini-sini saja. Sudah ngajukan ke Pemkot tapi masih belum jadi-jadi sampai sekarang,” ungkapnya.

Meski begitu, Ratih tetap berusaha sabar untuk terus melakoni usahanya ini. Dia berharap pemerintah bisa serius dalam membantu UMKM kue ladu di desanya agar kesejahteraan warga pembuat kue ladu juga terus berkembang.

”Harapannya ya kalau bisa berkembang lebih baik lagi, bisa jadi pabrik gitu. Dari dulu bikin ini ya di rumah,” harapnya.

 

Reporter: Ulul Azmy
editor:jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Jajanan Khas Kota Batukota batuLadu

Related Posts

matcha dan green tea
Kuliner

Perbedaan Matcha dan Green Tea, Ketahui Proses Pengolahan hingga Kandungan Nutrisinya

Jumat, 3 Jul 2026
Rekomendasi 3 nasi liwet di Malang yang wajib dicoba untuk merasakan cita rasa khas kuliner Nusantara. /Foto: Pinterest/Damian De
Kuliner

Gurih Sedap, 3 Kuliner Nasi Liwet di Malang yang Rasanya Bikin Nagih

Rabu, 1 Jul 2026
Ayam lodho di Kota Malang
Kuliner

4 Rekomendasi Ayam Lodho di Malang yang Gurih Pedas dan Wajib Dicoba

Minggu, 28 Jun 2026
Tempat makan
Kuliner

7 Tempat Makan Legendaris di Pasar Besar Malang, Bertahan Puluhan Tahun

Sabtu, 27 Jun 2026
Cafe vintage di Malang
Kuliner

Rekomendasi 4 Cafe Vintage di Malang, Nongkrong Bernuansa Tempo Dulu

Jumat, 26 Jun 2026
Rekomendasi ayam goreng di Malang yang cita rasanya sudah melegenda dan wajib dicoba oleh para pecinta kuliner. /Foto: Pinterest/Sarieayu
Kuliner

Rekomendasi Ayam Goreng di Malang yang Gurihnya Bikin Nagih

Kamis, 25 Jun 2026
Next Post
Jalan Panjang menuju Pendidikan Kolaboratif

Jalan Panjang Menuju Pendidikan Kolaboratif

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.