Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Rumus Menulis Berita Harus Penting atau Menarik

Redaksi by Redaksi
April 11, 2022 2:01 pm
in Pilihan Redaksi
menulis

CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Dalam menulis berita ada dua prinsip sudut pandang yang harus melekat. Prinsip itu adalah penting atau menarik. Hal ini disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Tugu Media Group, Irham Thoriq, saat menjadi narasumber Sort-Course Citizen Journalist yang diadakan Nuvoices dan Komunitas Averroes, pada Sabtu (9/4/2022).

“Ada dua yang menjadi rumus media, penting dan menarik. Keduanya menjadi prinsip yang harus dipegang oleh wartawan agar dalam mengangkat berita tidak asal-asalan,” jelas pria yang akrab disapa Thoriq ini.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Ia menambahkan bahwa yang dimaksud penting ialah berita itu menjadi suatu informasi yang bisa mempengaruhi masyarakat luas sehingga peran pewarta menjadi pembawa kabar karena informasi itu mampu membawa perubahan kepada pembaca.

menulis
Penyerahan souvenir Sort-Course Citizen Journalist. Foto: dok

“Contoh berita penting seperti kenaikan BBM, presiden terpilih, korupsi puluhan miliar, pasar besar yang jadi jantung perekonomian warga terbakar, dan lain-lain,” tambahnya.

Di samping itu, prinsip selanjutnya adalah menarik. Suatu berita bisa dikatakan menarik jika memancing rasa ingin tahu pembaca untuk menuntaskan bacaan setelah baca judul berita. Menurutnya, terkadang berita menarik jarang terjadi atau tidak bisa terulang dua kali.

“Seperti contoh Presiden Jokowi pakai sarung ketika perayaan tahun baru di Raja Ampat atau seperti anggota DPRD di rapat paripurna memprotes wali kota yang sering terlambat. Contoh lagi, semisal ada sosialita yang untuk perawatan wajah perlu ke Singapura. Ini tidak penting bagi pembaca, tapi menarik,” tambahnya.

Meski demikian, dirinya tidak membatasi pewarta untuk melaporkan kegiatan yang di luar prinsip itu. Seperti halnya kegiatan rutin NU, bakti sosial, dan lain-lain.

“Sesekali publikasi kegiatan itu perlu, namun jika terus menerus akan monoton. Pembaca akan cepat merasa bosan dengan sudut pandang yang tidak menarik dan penting untuk dibaca,” jelasnya.

Ia lalu mencontohkan saat dirinya memberitakan peserta Pelatihan Kader Lanjut (PKL) PMII Kota Malang yang hanya membawa uang Rp 140 ribu untuk mengikuti pelatihan. Padahal, ia datang dari luar pulau Jawa dan harus membayar transport serta uang makan secara mandiri.

“Jika saya menulis tentang isi kegiatan PKL-nya kan sudah banyak orang tau dan mungkin sudah biasa. Tapi jika kita angkat sisi menarik dari perjuangan peserta untuk ikut kegiatan itu, justru menarik,” ujar alumni Universitas Islam Negeri Malang ini.

Tidak hanya itu, peserta juga dibekali tips agar mampu menulis lebih efektif dan terhindar dari writer’s block atau kebingungan saat akan mengambil sudut pandang.

“Caranya hanya satu yakni memulai karena menulis itu sejatinya seperti orang naik sepeda yakni kita terjatuh, bangun, kayuh lagi, terjatuh, bangun, dan kayuh lagi, begitu seterusnya. Penulis yang bagus adalah pembaca yang bagus juga. Entah apapun itu jenis tulisannya seperti laporan jurnalistik, esai, atau karya sastra. Ketika kita menulis tapi jarang membaca, kita hanya akan menghasilkan satu bongkahan karya kosong,” tegasnya.

Pelatihan Jurnalistik yang dikemas dengan Sort-Course Citizen Journalist telah dilaksanakan untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya, materi berisikan tentang Jurnalistik Dasar dan Cara Reportase diisi oleh General Manager Jatim Times Network, Ahmad Heryanto.

Dilaksanakan di kantor Averroes, kegiatan ini melibatkan 16 peserta yang sudah terseleksi. Mereka mendapatkan materi seputar jurnalistik selama lima kali pertemuan dengan tiga kali penugasan RTL setiap minggunya selama bulan Ramadhan.(lik)

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: beritamalangmenulis

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
ngabuburit

Ngabuburit Sambil Belajar Sejarah Kota Malang di Rumah Makan Inggil

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.