Kota Batu, Tugumalang.id – Bara api yang sempat melumat 16,5 hektare kawasan Gunung Butak kian meluas. Titik api masih ditemukan hingga Minggu (6/9/2026) sore, diperparah angin kencang yang berpotensi memperluas kebakaran.
Sebelumnya, titik api kembali muncul di kawasan Petak 100, Pujon, Kabupaten Malang, pada Jumat (4/9/2026) dan Sabtu (5/9/2026). Petugas gabungan dari Kabupaten Malang dan Kota Batu berjibaku memadamkan kebakaran secara manual.
Helikopter water bombing milik BPBD Jawa Timur turut dikerahkan pada Sabtu (5/9/2026) pagi. Namun, pada Minggu (6/9/2026), pengeboman air terpaksa dihentikan akibat cuaca dan angin kencang. Langkah itu dilakukan demi keselamatan petugas.
Kasi Humas Polres Batu Iptu M. Huda membenarkan masih terdapat titik api baru di kawasan Gunung Butak, Panderman, dan Bokong. Polres Batu bersama jajaran TNI, BPBD, Perhutani, LMDH, hingga relawan turut membantu pemadaman sekaligus memantau lahan yang terbakar.
‘‘Kendala medan ekstrem dan angin kencang membuat pemadaman manual cukup berisiko. Hingga akhirnya dikerahkan water bombing, tapi hari ini dihentikan sementara. Penanganan masih terus dilakukan,’’ kata Huda.
Baca juga: Kebakaran Hutan di Gunung Butak, 15 Hektare Hutan Hangus
Kemunculan titik api baru menambah kewaspadaan terhadap karhutla di kawasan Gunung Butak. Sebab, kebakaran yang pertama kali dilaporkan pada Selasa (1/9/2026) pagi sempat dinyatakan padam.
Kondisi angin yang cukup kencang menyebabkan potensi api kembali menyala. Api juga dikhawatirkan merambat ke arah barat daya atau menuju puncak.
Berdasarkan pendataan sementara, total lahan terdampak kebakaran mencapai 16,5 hektare. Selain pemadaman, personel gabungan melakukan pemantauan untuk memastikan luasan lahan terdampak sekaligus mengantisipasi meluasnya api.
Demi keselamatan masyarakat dan pendaki, jalur pendakian menuju Gunung Butak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong masih ditutup sementara.
Penutupan dilakukan sampai kondisi dinilai aman. Hingga kini, belum ditentukan batas waktu pembukaannya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko































