Senin, September 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Fenomena Sound Horeg Makin Marak, Begini Menurut Kajian Pakar UMM

M Ulul Azmy by M Ulul Azmy
Agustus 13, 2026 4:13 pm
in News
Fenomena Sound Horeg Makin Marak, Begini Menurut Kajian Pakar UMM

Pakar Sosiologi UMM, Prof. Dr. Wahyudi Winarjo memberikan tanggapan soal sound horeg. Foto: Dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tak bisa dipungkiri hari ini Sound Horeg seolah menjadi ekspresi dan hiburan utama warga di Malang Raya. Bahkan, fenomena dentuman musik ektrem ini juga mewarnai perayaan hari-hari kemerdekaan.

Fenomena itu kini bukan sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menunjukkan perubahan cara masyarakat mengekspresikan kegembiraan, kebersamaan, dan kebebasan di ruang publik. Ini akhirnya juga menjadi bagian dari dinamika budaya masyarakat yang mengikuti perkembangan zaman.

READ ALSO

Perpustakaan PPATK Buka Akses untuk Umum, Punya 5.600 Judul Buku Pencucian Uang

Musim Kemarau Ancam Gagal Panen, Petani Cabai Disarankan Siapkan Irigasi Drip

Pakar Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Prof. Dr. Wahyudi Winarjo, M.Si., melihat Sound Horeg sebagai fenomena budaya pop yang mencerminkan karakter masyarakat post-modern.

Baca Juga: Sound Horeg Semakin Laris Manis Jadi Hiburan di Desa

Menurutnya, perubahan bentuk perayaan kemerdekaan menjadi hal wajar karena masyarakat punya cara sendiri dalam mengekspresikan identitas dan kegembiraannya.

Perubahan tersebut memperlihatkan pergeseran dari bentuk perayaan yang sebelumnya lebih banyak menampilkan seni dan budaya tradisional menuju ekspresi populer mengikuti perkembangan zaman.

“Sound Horeg menjadi ruang rindu sebagian anak bangsa untuk bertemu di ruang terbuka, melepas kepenatan ekonomi, politik, dan kehidupan sehari-hari sekaligus mengekspresikan diri. Meski pro dan kontra, secara sosiologis Sound Horeg tetap menjadi ruang bagi masyarakat untuk merasakan kebersamaan,” ujarnya, Kamis (13/8/2026).

Namun, perubahan ekspresi budaya tersebut juga dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama ketika berlangsung dengan intensitas tinggi di ruang publik. Sebab itu, kebebasan berekspresi tetap perlu berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap hak masyarakat lain untuk mendapatkan kenyamanan.

Baca Juga: Karnaval ‘Sound Horeg’ Giripurno Langgar Sejumlah Kesepakatan dengan Polres Batu

“Memang harus kita akui dentumannya mengganggu kemampuan normal manusia, khususnya pada suara dan rasa keindahan seni budaya. Namun, masyarakat tetap memperoleh keuntungan psikologis, ekonomi, dan relasional dari kegiatan tersebut,” jelasnya.

Di balik fenomena tersebut, terdapat pula aktivitas ekonomi yang ikut bergerak. Kehadiran Sound Horeg dapat mendorong penyewaan kendaraan dan perangkat suara, aktivitas parkir, hingga penjualan produk UMKM di sekitar lokasi kegiatan. Artinya, Sound Horeg tidak hanya menciptakan ruang hiburan, tetapi juga membentuk ekosistem sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Lebih jauh, ia menilai Sound Horeg dapat dipahami sebagai bagian dari budaya pop yang bersifat dinamis. Budaya pop tidak selalu bertahan dalam bentuk yang sama karena masyarakat terus mencari cara baru untuk mengekspresikan jiwa, rasa, pikiran, seni, dan identitas mereka.

“Budaya pop akan terus berganti dan setiap orang akan selalu mencari jati diri. Sound Horeg merupakan subvarian budaya yang mengikuti era postmodernisme dan menjadi salah satu bentuk pencarian identitas kolektif masyarakat,” tuturnya.

Dengan demikian, Sound Horeg tidak cukup dipahami hanya dari kerasnya suara yang dihasilkan. Fenomena tersebut memperlihatkan bagaimana masyarakat menciptakan ruang baru untuk berkumpul, melepas kepenatan, mengekspresikan diri, sekaligus memperoleh manfaat sosial dan ekonomi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: kajian sound horegsosiologisosiologi sound horegsound horeg

Related Posts

Perpustakaan PPATK Buka Akses untuk Umum, Punya 5.600 Judul Buku Pencucian Uang
News

Perpustakaan PPATK Buka Akses untuk Umum, Punya 5.600 Judul Buku Pencucian Uang

Minggu, 27 Sep 2026
Musim Kemarau Ancam Gagal Panen, Petani Cabai Disarankan Siapkan Irigasi Drip
News

Musim Kemarau Ancam Gagal Panen, Petani Cabai Disarankan Siapkan Irigasi Drip

Minggu, 27 Sep 2026
Alun-Alun Kepanjen di Stadion Kanjuruhan Masih Dikaji, Ini Pertimbangannya
News

Alun-Alun Kepanjen di Stadion Kanjuruhan Masih Dikaji, Ini Pertimbangannya

Sabtu, 26 Sep 2026
Profil Guruh Soekarnoputra, Putra Bungsu Soekarno yang Wafat di Usia 73 Tahun
News

Profil Guruh Soekarnoputra, Putra Bungsu Soekarno yang Wafat di Usia 73 Tahun

Sabtu, 26 Sep 2026
80 Pembudidaya Ikan Bendungan Sutami Direlokasi Terdampak PLTS
News

80 Pembudidaya Ikan Bendungan Sutami Direlokasi Terdampak PLTS

Sabtu, 26 Sep 2026
7 Videotron Pemkab Malang Didorong Jadi Sumber PAD
News

7 Videotron Pemkab Malang Didorong Jadi Sumber PAD

Sabtu, 26 Sep 2026
Next Post
Jumlah Siswa Sekolah Rakyat SRMP 14 Kota Batu Berkurang

Jumlah Siswa Sekolah Rakyat SRMP 14 Kota Batu Berkurang

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.