Malang, Tugumalang.id – Singkong bukan sekadar pangan yang mengenyangkan. Umbi ini mengandung karbohidrat, serat, vitamin C, kalium, magnesium, dan sejumlah mineral yang bermanfaat bagi tubuh.
Singkong banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia karena mudah diolah menjadi beragam hidangan, seperti singkong rebus, goreng, kolak, dan keripik. Menurut Kementerian Kesehatan RI, kandungan nutrisinya dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Selain sebagai sumber energi, singkong dapat membantu menjaga pencernaan, mendukung daya tahan tubuh, hingga menjadi alternatif sumber karbohidrat bebas gluten.
Tujuh Manfaat Singkong untuk Kesehatan
1. Sumber energi bagi tubuh
Singkong mengandung karbohidrat kompleks yang dapat menjadi sumber energi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Kandungan tersebut membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh, terutama bagi orang yang memiliki aktivitas fisik cukup tinggi.
Baca juaga: Keripik Singkong Barokah, Produksi 450 Kilogram Per Hari dan Tembus Pasar 4 Kota
2. Membantu menjaga kesehatan pencernaan
Serat dalam singkong berperan membantu melancarkan sistem pencernaan dan menjaga kesehatan usus.
Asupan serat yang cukup juga dapat membantu mengurangi risiko sembelit jika diimbangi dengan konsumsi air putih yang memadai.
3. Mendukung daya tahan tubuh
Singkong mengandung vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan untuk membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.
Vitamin C juga berperan mendukung sistem kekebalan tubuh agar dapat bekerja secara optimal.
4. Membantu menjaga tekanan darah
Kandungan kalium dalam singkong berperan membantu menjaga keseimbangan cairan dan fungsi otot.
Kalium juga diketahui berkontribusi dalam menjaga tekanan darah tetap stabil sebagai bagian dari pola makan sehat.
Baca juga: 7 Jajanan Bahan Dasar Singkong
5. Alternatif sumber karbohidrat bebas gluten
Secara alami, singkong tidak mengandung gluten. Karena itu, singkong dapat menjadi pilihan sumber karbohidrat bagi orang yang memiliki intoleransi gluten atau menjalani pola makan bebas gluten.
Meski demikian, pengolahannya tetap perlu memperhatikan kandungan gula, garam, maupun minyak tambahan.
6. Dapat diolah menjadi tepung serbaguna
Singkong tidak hanya dikonsumsi secara langsung. Umbi ini juga dapat diolah menjadi berbagai jenis tepung, seperti tepung tapioka dan Modified Cassava Flour (MOCAF).
Tepung berbahan dasar singkong banyak dimanfaatkan untuk membuat roti, kue, mi, hingga makanan ringan. Karena secara alami bebas gluten, tepung singkong juga menjadi alternatif bagi masyarakat yang menjalani pola makan bebas gluten atau ingin mengurangi ketergantungan pada tepung terigu.
7. Mengandung antioksidan
Selain vitamin C, singkong mengandung berbagai senyawa antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Konsumsi makanan yang kaya antioksidan menjadi salah satu bagian dari pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Singkong harus diolah dengan benar
Di balik manfaatnya, singkong tidak dianjurkan dikonsumsi dalam keadaan mentah. Singkong mentah mengandung senyawa alami berupa glikosida sianogenik yang dapat menghasilkan sianida apabila tidak diolah dengan benar.
Singkong sebaiknya dikupas, dicuci, kemudian dimasak hingga matang sebelum dikonsumsi.
Cara pengolahan juga perlu diperhatikan. Singkong yang direbus, dikukus, atau dipanggang dapat menjadi pilihan yang lebih sehat dibandingkan menggorengnya dengan minyak berlebihan.
Mengonsumsi singkong dalam jumlah wajar dan tetap menerapkan pola makan bergizi seimbang menjadi bagian penting untuk memperoleh manfaatnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Dwiyana Khusnul Qotimah / Magang
editor: jatmiko


























