JAKARTA, Tugumalang.id – Kabar mengejutkan datang dari Badan Gizi Nasional (BGN) selaku lembaga pemerintah pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang atau yang akrab disapa Nanik S Deyang mengumumkan keputusannya untuk mundur dari posisinya saat ini.
Pengumuman tersebut disampaikan Nanik melalui media sosial Facebook pribadinya pada Rabu (22/7/2026). Ia mengungkapkan kondisi kesehatan menjadi alasannya mundur dari jabatan Kepala BGN dan fokus menjalani perawatan medis di luar negeri dan berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Dengan berat hati, akhirnya saya pamit Bapak Presiden untuk melakukan pengobatan di LN (Luar Negeri), untuk jantung saya, rencananya hari ini (Rabu), saya berangkat,” tulis Nanik.
Baca Juga: Libur Sekolah, 258 SPPG di Kabupaten Malang Stop Produksi MBG Sementara
Mantan jurnalis tersebut juga meminta maaf kepada publik dan juga Presiden Prabowo atas keputusannya mundur dari jabatan Kepala BGN. Meski nantinya tidak lagi menjabat di posisi struktural BGN, Nanik menegaskan komitmennya untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam melaksanakan program MBG.
“Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf, sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui. Namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN,” tambahnya.
Meskipun terbilang singkat yakni hanya sekitar 45 hari sejak dilantik pada 8 Juni 2026 menggantikan pejabat sebelumnya. Periode kepemimpinan Nanik tergolong dinamis dengan berbagai langkah pembenahan internal di tubuh BGN.
Fakta-Fakta Menarik Seputar Pengunduran Diri Nanik S Deyang
Berikut ini beberapa fakta menarik pengunduran diri Nanik S Deyang dari jabatan Kepala BGN:
· Alasan Kesehatan dan Berobat ke Luar Negeri
Nanik mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Langkah ini diambil guna mendapatkan second opinion medis sesuai rekomendasi kerabatnya.
Baca Juga: Anggota DPR RI Moreno Respon Polemik MBG: Jangan Umbar Kebencian
· Masa Jabatan Singkat
Nanik dilantik menjadi Kepala BGN pada 8 Juni 2026 dan mengajukan pengunduran diri pada 22 Juli 2026. Artinya perempuan kelahiran Madiun, Jawa Timur itu hanya menjabat selama 45 hari atau 1,5 bulan saja.
· Reformasi Singkat Namun Masif
Dalam kurun waktu 1,5 bulan, Nanik sempat mengarahkan evaluasi pada hampir 28 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia mengklasifikasikan ribuan dapur uji mutu, serta membongkar 414 SPPG bermasalah yang menyelamatkan ratusan miliar rupiah uang negara.
· Proyeksi Jabatan Baru
Meski mengundurkan diri sebagai pimpinan eksekutif, Presiden Prabowo memintanya tetap mengawasi BGN dan memproyeksikannya sebagai Ketua Dewan Pengawas BGN.
· Hubungan Dekat dengan Presiden Prabowo
Walaupun telah meninggalkan jabatan Kepala BGN, Nanik menegaskan komitmen dan dukungannya kepada Presiden Prabowo. Hal ini cukup dimaklumi karena keduanya memang dekat, Nanik telah mendampingi perjuangan politik Prabowo selama lebih dari 14 tahun.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A


























