MALANG, Tugumalang.id – Bupati Malang, Sanusi menganggarkan dana sebesar Rp6 miliar untuk memperluas Pasar Turen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang juga akan meninggikan plengsengan di sisi Pasar Turen agar tidak rawan longsor.
Hal ini ia sampaikan saat meninjau kondisi Pasar Turen pada Selasa (14/7/2026). Sanusi mengecek langsung kondisi bangunan usai terjadi kebakaran di bagian belakang yang menghanguskan tempat penampungan sementara (TPS), satu kios, dan kamar mandi umum, pada Senin (13/7/2026).
“Hari ini bekas kebakaran dan timbunan sampah ini dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu kami tata kembali,” kata Sanusi.
Baca Juga: Bupati Malang Sanusi Apresiasi Soliditas Komunitas Truck Malang di Usia Satu Dekade
Selain meninjau lokasi kebakaran, Sanusi juga berkeliling ke kawasan permukiman warga di sisi kanan, kiri, dan belakang pasar. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar sekaligus menyusun rencana penataan kawasan secara menyeluruh.
Melalui perluasan kawasan, ia berharap Pasar Turen bisa lebih nyaman bagi pedagang dan pembeli. Di samping itu, Sanusi berencana memindahkan TPS ke bagian depan pasar agar tidak terjadi penumpukan sampah di bagian belakang.
“Nantinya, tentu hanggar dan lapak bagi pedagang ini juga akan lebih bagus dibanding saat ini. Di bagian belakang ini nantinya akan menjadi hanggar dan lapak semua untuk pedagang,” ujar Sanusi.
Baca Juga: Bupati Malang Raih Apresiasi Kemendagri saat Hari Otonomi Daerah ke-30
Pemkab Malang berencana melakukan pembenahan kawasan Pasar Sayur Turen secara bertahap. Penataan awal kawasan pasar akan dimulai tahun ini, namun pembangunan infrastruktur akan ditargetkan masuk dalam APBD Tahun Anggaran 2027.
Sebelumnya diberitakan, area belakang Pasar Turen mengalami kebakaran pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 17.30. Meski api tak sampai merambat ke area utama pasar, penanganan berlangsung selama lebih dari dua jam.
Hingga saat ini, belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Sanusi mengimbau agar tidak ada asumsi terkait sumber api dan menyerahkan penyelidikan sepenuhnya pada pihak kepolisian.
“Sampai saat masih belum diketahui penyebabnya,” kata Sanusi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A























