MALANG, Tugumalang.id – Bupati Malang, Sanusi, menerima apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) atas kinerja pemerintahan daerah, khususnya kedisiplinan perangkat daerah dalam menyampaikan laporan kinerja secara rutin dan tepat waktu.
Apresiasi tersebut diterima saat menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 yang digelar di Plaza Kemendagri, Jakarta, Senin (27/4/2026). Kegiatan itu dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto dan diikuti sekitar 29 kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Sanusi juga menerima penghargaan sebagai kabupaten berkinerja tinggi berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan Kemendagri sebagai bentuk pengakuan atas capaian penyelenggaraan pemerintahan daerah di Kabupaten Malang.
Baca juga: Lantik 447 Pejabat, Bupati Malang Tekankan Integritas dan Komitmen dalam Melayani Masyarakat

Menanggapi hal itu, Sanusi menyampaikan bahwa apresiasi dan penghargaan dari Kemendagri merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Malang. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, terutama para perangkat daerah yang secara konsisten dan tepat waktu menyampaikan laporan kepada Kemendagri sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan tugas,” ujar Sanusi.
Lebih lanjut, Sanusi menegaskan bahwa pelaporan yang baik dan berkelanjutan merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan serta mendukung proses evaluasi dan pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
“Kami akan terus mendorong seluruh jajaran agar semakin disiplin, responsif, dan adaptif dalam menjalankan tugas, termasuk dalam hal pelaporan kinerja. Ini bukan hanya soal administrasi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik serta mewujudkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan di masa mendatang, sejalan dengan semangat otonomi daerah yang menuntut kemandirian serta profesionalisme pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Tema Hari Otonomi Daerah ke-30
Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita” sebagai refleksi atas perjalanan tiga dekade pelaksanaan desentralisasi dalam mendorong kemandirian daerah serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam amanatnya, Wakil Menteri Bima Arya Sugiarto menyampaikan pesan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian terkait evaluasi sekaligus arah kebijakan ke depan dalam memperkuat implementasi otonomi daerah.
Baca juga: Harumkan Nama Daerah, Bupati Malang Apresiasi Petinju Asal Kepanjen yang Sukses Jadi Juara WBC Asia
Ia menegaskan bahwa kewenangan merupakan ruh utama dari otonomi daerah yang membedakannya dengan sistem pemerintahan sebelumnya.
“Kewenangan inilah yang menjadi pembeda antara 30 tahun otonomi daerah dengan era sebelumnya. Ini adalah proses panjang yang harus terus kita evaluasi dan sempurnakan,” ujar Bima Arya.
Komitmen Pemkab Malang Perkuat Tata Kelola
Lebih lanjut disampaikan bahwa otonomi daerah bukan sistem yang statis, melainkan proses dinamis yang terus berkembang seiring kebutuhan dan tantangan zaman.
Selama 30 tahun terakhir, berbagai capaian telah diraih. Namun, tetap diperlukan konsolidasi dan penyempurnaan, khususnya dalam hal sinkronisasi kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah.
Kehadiran Bupati Malang dalam upacara tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam mendukung penguatan otonomi daerah, sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan akuntabel.
Melalui momentum Hari Otonomi Daerah ke-30 ini, diharapkan seluruh pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Malang, dapat terus berinovasi, memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko


















