Sabtu, Oktober 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kick Off Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Menuju Herd Immunity

Redaksi by Redaksi
Desember 20, 2021 8:08 pm
in Berita
vaksinasi anak

Para pembicara dialog Produktif Senin, Vaksinasi Aman Untuk Anak yang digelar KPC-PEN, Senin (20/12/2021).

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun resmi diberikan secara serentak di seluruh Indonesia sejak Selasa 14 Desember 2021. Total ada sekitar 26,5 juta anak akan disasar mendapat vaksin jenis Sinovac dosis pertama ini di jelang akhir tahun 2021.

Vaksinasi anak yang sudah direkomendasikan oleh BPOM ini rencana akan dilakukan secara bertahap, khususnya di daerah yang cakupan vaksinasinya sudah mencapai 70 persen. Hal ini mengemuka dalam Dialog Produktif Senin, Vaksinasi Aman Untuk Anak yang digelar KPC-PEN, Senin (20/12/2021).

READ ALSO

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dr. Maxi Rein Rondonuwu menuturkan, sejauh ini, proses vaksinasi berjalan lancar. Sejauh ini tercatat sudah ada 500 ribu anak mendapat vaksin.

”Baru seminggu jalan, dalam sistem kami mencatat sudah ada 500 ribu anak dari total 26,5 juta anak. Pantauan kami antusiasmenya terus meningkat,” ungkap dia.

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI dr. Maxi Rein Rondonuwu

Maxi melanjutkan vaksinasi anak ini sengaja digelar di wilayah yang telah menuntaskan vaksinasi hingga 70 persen dan untuk lansia mencapai 60 persen. Jika belum, maka kata dia tidak bisa dilakukan vaksinasi untuk anak.

”Ini kita lakukan untuk mendorong agar capaian vaksinasi untuk orang dewasa dan lainnya bisa diprioritaskan dulu. Meski anak sendiri tergolong rentan tertular dan menularkan,” kata dia.

Sebab itu, pihaknya mengimbau kesadaran warga untuk menilai pentingnya vaksinasi untuk anak. Meski secara kasuistik, tingkat kematian akibat paparan virus pada anak tergolong rendah. Infonya, 13 persen anak di Indonesia telah terpapar virus asal Wuhan, China ini.

”Saya ingatkan lagi bahwa vaksin ini sifatnya untuk mencegah, meminimalisir laju penularan. Apalagi sekarang sudah mulai sekolah tatap muka. Saya kira kita masih harus waspada,” tegasnya.

Kewaspadaan juga disampaikan Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Prof Dr Sri Rezeki Hadinegoro, bahwa anak usia 6-11 tahun ini juga bisa digolongkan sebagai super spreader.

Prof Dr Sri Rezeki Hadinegoro

Dalam proses infeksinya, anak usia 6-11 tahun ini hanya mendapat gejala ringan atau OTG. Sebab itulah anak pada usia ini berpotensi tinggi dalam rantai penularan virus.

”Apalagi mereka hidup bersama orang tua, apalagi kalangan rentan atau punya komorbid. Disitu letak pentingnya anak mendapat vaksin,” jelas dia.

Dengan begitu, tak hanya di rumah, lanjut dia, anak juga bisa lebih aman ketika beraktivitas di luar rumah dan juga di sekolah. Artinya, orang lain yang beraktivitas di dekat anak ini ikut bisa terlindungi.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi juga berharap agar orang tua berperan lebih dalam menyukseskan vaksinasi untuk anak ini. Terlebih, saat ini masih banyak beredar informasi hoaks terkait vaksinasi anak.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi

”Saya kira pengertian dari orang tua juga penting. Jangan mudah termakan info hoaks,” tegas dia.

Di lain sisi, Kak Seto, sapaan akrabnya mengusulkan agar orang tua ikut mengedukasi anak-anak terkait pentingnya vaksin lewat berbagai media. Misalnya lewat dongen atau cerita tutur.

Kak Seto berharap orang tua dituntut kreatif dalam menyampaikan kesadaran vaksinasi ini dengan berbagai cara. ”Bisa dibuat nasehat-nasehat, bisa dibuat lewat lagu dan berbagai bahasa anak lainnya,” ujarnya.

Meski begitu, tren persebaran COVID-19 mulai ada penurunan. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada. Sebaran varian baru yakni AY 4.2 mulai membayangi masuk ke Indonesia. Terlebih di jelang libur akhir tahun 2021 ini, masyarakat diwanti-wanti untuk tetap disiplin protokol kesehatan.

Reporter: Ulul Azmy
Editor: Jatmiko

Tags: vaksin covid-19vaksin sinovacVaksinasi anak

Related Posts

Rambu stop Trans Jatim di depan Stadion Kanjuruhan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Berita

Rambu Stop Trans Jatim Koridor II Malang Raya Dipasang Bertahap

Kamis, 15 Okt 2026
Kepala Dishub Kota Malang, Widjaja Saleh Putra, jelaskan soal parkir di Kota Malang. (M Sholeh)
Berita

Dishub Kota Malang Buka Peluang Swasta Bangun Gedung Parkir

Kamis, 8 Okt 2026
Forum pertemuan warga Perum Griya Shanta di Kantor Dishub Kota Malang dalam pembahasan upaya pembukaan blokade jalan alternatif. (Foto/M Sholeh)
Berita

Audiensi Pembukaan Blokade Jalan Tembusan Griya Shanta Kota Malang Berlangsung Alot

Kamis, 8 Okt 2026
Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai
Berita

Panas, Sopir Angkot di Malang Desak Bus Trans Jatim II Tak Beroperasi Sebelum PR Koridor I Selesai

Kamis, 1 Okt 2026
Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan
Berita

Cuma Mau Ingetin, 4 Tahun Lalu, Ada 135 Nyawa Melayang Sia-Sia di Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Okt 2026
Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!
Berita

Komjen Pol Suyudi Bakal Dilantik Menjadi Kapolri, Ketua Badan Siber Ansor Jatim Habib Mahdi Mendukung Penuh!

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
1930 - Berdiri Sejak 1930, Toko Madjoe Jadi Tempat Nostalgia Pecinta Kue Kering

Berdiri Sejak 1930, Toko Madjoe Jadi Tempat Nostalgia Pecinta Kue Kering

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.