Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Wali Kota Batu Ungkap 3 Faktor Utama Penyebab Banjir Bandang

Redaksi by Redaksi
November 8, 2021 9:20 pm
in Berita
Wali kota Batu Dewanti Rumpoko

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, usai rapat koordinasi. foto/Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU – Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko akhirnya angkat bicara terkait hasil penelusuran penyebab banjir bandang di Kota Batu. Sebelumnya, dugaan terkait masifnya alih fungsi lahan di bagian hulu Sungai Brantas menguat dan menjadi sorotan publik.

Seperti diketahui, data riset dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Timur menyebutkan, 150 hektar lahan yang mestinya berstatus hutan lindung di lereng Gunung Arjuno lenyap. Berganti menjadi lahan produktif untuk pertanian, permukiman dan juga penginapan.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Dewanti tidak menampik jika masifnya alih fungsi lahan tersebut menjadi faktor utama. Namun, dari hasil susur sungai yang dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas dan BPBD Kota Batu, masifnya alih fungsi lahan yang membuat hilangnya bendung alam bukan jadi faktor tunggal.

Dikatakan perempuan yang akrab disapa Bude ini, ada 2 faktor lain. Pertama, tentunya karena faktor curah hujan deras yang tercatat saat itu mencapai 80-100 meter kubik. Intensitas hujan tinggi itu membuat debit air di badan sungai meningkat.

Di sisi lain, limpahan air juga terjadi di daerah aliran sungai purba atau mati di sekitaran Lereng Pusung Lading yang memiliki kontur kemiringan hingga 60 derajat. Limpasan air ini bermuara ke aliran anak Sungai Brantas.

Limpahan air dari sini rupanya membawa banyak material berupa longsoran tanah dan pohon-pohon mati bekas kebakaran 2019 silam. Ribuan material inilah yang kemudian menyumbat jalannya aliran sungai hingga menjadi embung air.

Namun, karena curah hujan deras yang tak kunjung henti selama kurun 2 jam, sumbatan ini akhirnya tidak mampu menahan laju air sehingga jebol dan jadilah air bah yang membawa bencana di Kota Batu hingga Kota Malang.

”Jadi memang bukan hanya karena alih fungsi lahan saja faktornya, tapi juga karena sumbatan material yang membendumg aliran. Ditambahi sedimen tanah lahan pertanian hingga akhirnya ambrol dan menjadi air bah,” papar dia kepada wartawan, Senin (8/11/2021) malam.

Informasi dihimpun, sumbatan material serupa juga menyumbat aliran anak sungai di Dusun Banaran, Kecamatan Bumiaji. Lokasinya tepat di atas dusun yang terdampak parah yakni Dusun Sambong dan Dusun Gintung.

Proses pembersihan sisa material banjir bandang di titik terdampak Dusun Sambong Kota Batu, Senin (8/11/2021). Foto/Azmy

Dari yang seharusnya aliran sungai berjalan lurus, namun karena sumbatan ini akhirnya limpasan air berisi material tanah dan pohon ini berbelok menerjang ke arah sungai mati yang melewati Dusun Sambong dan Gintung. Tidak ada yang mengira air akan menerjang sungai mati itu.

Akibatnya, bencana air bah ini memakan 13 korban jiwa di Kota Batu. 7 orang diantaranya tewas terhanyut banjir bandang dan sisanya 6 orang ditemukan selamat. Sementara itu, 17 rumah hilang disapu bah, 43 rumah rusak parah dan 32 rumah terendam lumpur.

Sementara di Kota Malang, 625 KK atau 1.100 warga terpaksa mengungsi dan 4 rumah hilang dan rusak parah diterjang banjir. Nihil korban jiwa. Hingga saat ini, evakuasi pembersihan sisa material masih terus berjalan. Data ini masih akan terus dimutakhirkan.

Lebih lanjut, rekomendasi dari BNPB menyebutkan Pemda setempat bersama lintas stakeholder dan masyarakat wajib menggalakkan reboisasi, khusus di bagian hulu sungai.

Saat ini, pihaknya berfokus untuk pemulihan pasca bencana mulai pembersihan sisa material banjir dan penanganan trauma healing bagi korban bencana. ”Untuk pembersihan material ditarget minggu depan selesai. Tapi kalau untuk normalisasi butuh waktu lama hingga 6 bulan,” jelasnya.

Selain itu, rekomendasi teknis dari BBWS untuk jangka panjang adalah dengan membangun cek dam dan bangunan terjunan untuk mengendalikan arus sungai.

Reporter: Ulul Azmy
Editor: Sujatmiko

Tags: banjir bandangBanjir Bandang Kota BatuDewanti Rumpoko

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Pemkot Malang Serahkan Bantuan Sembako Pada Korban Banjir Bandang

Pemkot Malang Serahkan Bantuan Sembako Pada Korban Banjir Bandang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.