Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Kisah Mesin Jahit dan Sepatu Bally, Teladan Kesederhanaan Bung Hatta

Redaksi by Redaksi
Oktober 18, 2021 7:58 am
in News
Mohammad Hatta, proklamator Republik Indonesia, kisahnya tentang mesin jahit dan sepatu Bally.

Mohammad Hatta, proklamator Republik Indonesia, kisahnya tentang mesin jahit dan sepatu Bally. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugujatim.id –  Mesin jahit dan sepatu Bally adalah dua kisah kesederhanaan Mohammad Hatta, Wakil Presiden pertama Republik Indonesia yang sangat masyhur. Dua cerita ini menunjukkan bagaimana pengabdian Bung Hatta pada bangsa ini jauh melampaui kepentingan diri dan keluarganya. Begini ceritanya.

Pada suatu hari di tahun 1950, Bung Hatta pulang ke rumahnya. Baru sampai di rumah, sang istri, Rahmi Rachim, menanyakan tentang kebijakan pemerintah soal pemotongan nilai mata ORI (Oeang Republik Indonesia) dari 100 menjadi 1. Hal ini ditanyakan karena Rahmi sudah menabung untuk membeli mesin jahit yang diidam-idamkannya.

READ ALSO

772 Gempa Bumi Terjadi di Jawa Timur Selama Mei 2026, Empat Di Antaranya Dirasakan Masyarakat

Prakiraan Cuaca Kota Malang Rabu 3 Juni 2026: Merata Udara Kabur

Akibat adanya pemotongan nilai ORI, Rahmi tidak bisa membeli mesin jahit tersebut karena nilai uangnya menurun. Lalu, Bung Hatta menjawab tanya istrinya tersebut “biarlah kita rugi sedikit, demi kepentingan seluruh negara, kita mencoba nabung lagi ya.”

Selain cerita mesin jahit, kisah kesederhaaan Bung Hatta bisa dilihat juga melalui cerita sepatu bermerek Bally. Saat itu, di tahun 1950-an sepatu Bally terkenal di Indonesia karena memiliki kualitas yang bagus. Harga untuk sepasang sepatu itu tidak murah. Bung Hatta saat itu ingin memiliki sepatu keren tersebut.

Tetapi karena harganya yang tidak murah, dia akhirnya menabung untuk bisa memiliki sepatu impiannya. Namung pilunya, uang tabungan tidak pernah bisa mencapai harga sepatu Bally.  Karena hasil tabungan selalu dipakai untuk kebutuhannya sehari-hari atau membantu kawan dan kerabatnya ketika mereka membutuhkan pertolongan.

Saking ingin memiliki sepatu tersebut, Bung Hatta menggunting dan menyimpan potongan iklan tentang sepatu Bally yang dilihatnya di koran. Potongan iklan itu lalu disimpan di dompetnya. Dalam buku Untuk Republik: Kisah-kisah Teladan Kesederhanaan Tokoh Bangsa, karya Faisal Basri dan Haris Munandar, menjelaskan tentang kesederhanaan Bung Hatta.

Mereka menceritakan bahwa sampai akhir hayatnya, sepatu Bally idaman Hatta tidak pernah terbeli karena tabungannya tak pernah cukup. Tidak lama setelah Bung Hatta wafat, keluarganya menemukan sepotong iklan lama yang telah dilipat di dalam dompet pendiri Republik Indonesia itu.

Kisah-kisa kesederhanaan Bung Hatta ini semoga menjadi teladan bagi para pejabat hari ini yang masih doyan bermewah-mewahan terlebih dengan mengkorupsi uang rakyat.

Penulis : Sulton Agi

Editor : Herlianto. A

Tags: Bung HattaKesederhanaan Bung HattaMohammad HattaSepatu Bally

Related Posts

Gempa bumi
News

772 Gempa Bumi Terjadi di Jawa Timur Selama Mei 2026, Empat Di Antaranya Dirasakan Masyarakat

Rabu, 3 Jun 2026
Prakiraan cuaca Kota Malang
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Rabu 3 Juni 2026: Merata Udara Kabur

Rabu, 3 Jun 2026
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi saat memberi keterangan pada media. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi karhutla di Kota Batu. Foto: BPBD Kota Batu
News

Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan

Selasa, 2 Jun 2026
Candi Kidal
News

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
KEmarau panjang
News

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Ilustrasi orang tua mendampingi anak belajar/tugu malang

Anak Malas Belajar, Orangtua Perlu Coba 5 Tips Ini

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.