Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Lambang Kesultanan Yogya Dipakai Promo di Kaus, GKR Hayu Protes di Twitter

Redaksi by Redaksi
Oktober 11, 2021 8:52 pm
in Ruang Cendekia
GKR Hayu memprotes baliho untuk promo yang model perempuannya memakai kaus berlambang kesultanan Yogyakarta. (Foto: Twitter @gkrhayu/Tugu Malang)

GKR Hayu memprotes baliho untuk promo yang model perempuannya memakai kaus berlambang kesultanan Yogyakarta. (Foto: Twitter @gkrhayu)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

YOGYAKARTA, Tugumalang.id – Gusti Raden Ajeng Nurabra Juwita yang saat ini bergelar GKR Hayu itu kini viral lagi setelah dirinya sebelumnya membuat heboh netizen karena dianggap kampungan saat menyeberang jalan. Beberapa waktu lalu GKR Hayu juga memprotes ada baliho bertema “Ramadhan Promo Buy 2 Get 3” yang memampang model perempuan menggunakan lambang sultan pada kausnya.

Otomatis, putri dari pasangan Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono Ka 10 (Ngarso Dalem) dan permaisurinya GKR Hemas, ini membuat heboh netizen.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Gusti Raden Ajeng Nurabra Juwita yang saat ini bergelar GKR Hayu. (Foto: IG @gkrhayu/Tugu Malang)
Gusti Raden Ajeng Nurabra Juwita yang saat ini bergelar GKR Hayu. (Foto: IG @gkrhayu)

Sebelumnya pada 30 Juni 2018, GKR Hayu viral karena sedang berada di DKI Jakarta dan mem-posting curhatan pada akun Twitter-nya yang diberitakan yogya.inews.id. Saat itu, GKR Hayu menyeberang di jalanan ibu kota, tepatnya dari Plaza Senayan ke Senayan City, dibantu oleh seorang satpam. Karena merasa terbantu, GKR Hayu pun mengucapkan terima kasih kepada satpam itu. Dia pun kaget karena orang-orang di belakang yang juga menyeberang malah menghujatnya. GKR Hayu disebut kampungan.

Saat ini dikutip dari HiTekno.com, GKR Hayu juga memprotes sebuah baliho bertemakan “Ramadhan Promo Buy 2 Get 3” karena model perempuan dalam baliho menggunakan lambang sultan pada kausnya.

“Selamat siang sedulur sekalian, kali ini mari kita belajar tentang lambang HaBa atau Praja Cihna. Terutama kalau sedulur sekalian jualan lambang ini. Cobalah untuk mengerti dan ngrumangsani, sakjane yang kalian jual itu apa. Kali ini kita pakai contoh design kaus di papan ini,” tulisnya di akun Twitter @GKRHayu.

Atas protesnya itu, sebenarnya apa sih arti dari lambang Praja Cihna? Melansir dari Official Website Keraton Jogja , Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat memiliki lambang kesultanan yang disebut Praja Cihna. Selain berfungsi sebagai ragam hias di beberapa bangunan, Praja Cihna juga digunakan dalam kop surat resmi dan medali penghargaan. Untuk lebih detail mengetahui maknanya, Tugu Malang akan menjelaskannya. Simak ya!

Lambang Praja Cihna. (Foto: Website Kratonjogja/Tugu Malang)
Lambang Praja Cihna. (Foto: Website Kratonjogja)

Makna Lambang Praja Cihna:

1. Songkok/Mahkota

Ageman irah-irahan prajurit. Minangka pralambang sipat satriya sarta cihnaning Nata. Artinya, penutup kepala yang dikenakan oleh prajurit melambangkan watak kesatria yang juga merupakan sifat seorang raja.

2. Sumping/Hiasan Telinga

Ageman tancep talingan. Ceplik, lambange urip, kayadene kembang srengenge. Godhong kluwih, saka tembung “luwih”, duwe kaluwihan. Makara, rasa dayane kanggo hanjaga rubeda, awit kuncarane kraton. Artinya, perhiasan yang diselipkan di telinga. Giwang yang berbentuk seperti bunga matahari, melambangkan kehidupan. Daun keluwih berasal dari kata “luwih” yang berarti kelebihan. Sedangkan makara melambangkan perlindungan untuk keselamatan keraton.

3. Praba/Sorot Cahaya

Gegambaraning parogo ingkang kinormatan sayekti tumrap kapitayan Jawa Mataram. Artinya, melambangkan pribadi yang dapat menegakkan kehormatan Jawa Mataram.

4. Lar/Sayap

Swiwi Peksi, lambange gegayuhan inggil kayadene sumundul angkasa.
Melambangkan cita-cita tinggi, setinggi langit.

5. Tameng/Tameng

Sanjata kanggo handanggulangi salira ing palagan. Warni abrit, pralambang niat wanton jalaran hambela gegayuhan leres tumrap bebrayan, ananging mboya nilarake sipat waspada.

Senjata untuk melindungi diri pada saat perang. Warna merah melambangkan keberanian yang tanpa meninggalkan kewaspadaan untuk membela kebenaran.

6. Seratan HaBa/Tulisan HaBa

Cihnaning Nata, bilih ingkang jumeneng enggeh sesilih Hamengku Buwana. Asma puniku kebak wucalan hadi luhung kacihna hamengku, hamangku, sarta hamengkoni. Warna jene pralambang Agung Binathara.

Aksara Jawa “Ha” dan “Ba” merupakan singkatan dari gelar sultan yang bertakhta di Keraton Yogyakarta. Gelar tersebut penuh dengan harapan luhur agar mampu melindungi, membela, serta mewujudkan kemakmuran rakyat. Sementara warna kuning keemasan melambangkan keagungan.

7. Kembang/Sekar Padma/Bunga Padma

Sesambetane kaliyan panggesangan bilih samangke sedaya puniku ugi linambaran dateng gelare donya akhirat.

Bunga teratai yang mengambang di atas air menggambarkan kehidupan dunia yang mendasari kehidupan di akhirat.

8. Laler/Sulur/Tumbuhan Slur

Pralambang bilih panggesangan puniku lumampah kalajengan kados gesange sulur mrambat. Menggambarkan kehidupan berkelanjutan laksana sulur yang terus menerus tumbuh merambat.

Selain lambang kesultanan, juga disusun lambang bagi pribadi sultan. Lambang pribadi atau Cihnaning Pribadi ini bentuknya sama persis dengan Praja Cihna dengan tambahan Huruf Murda di bagian bawah helai sayap.

Huruf Murda tersebut berarti angka yang menandakan sultan yang sedang bertakhta. Cihnaning Pribadi ini banyak ditemukan pada benda-benda seperti perabot rumah tangga peninggalan sultan-sultan yang pernah bertakhta. Termasuk dalam hal ini, Cihnaning Pribadi Sri Sultan Hamengku Buwono Ka 10 pernah dicetak dalam kertas undangan upacara pernikahan putri-putrinya.

 

Penulis: Aulia Hesti Shofani

Editor: Dwi Lindawati

 

Tags: Arti lambang Praja CihnaGKR HayuKeraton YogyaLambang kesultanan YogyaLambang Praja CihnaPutri Keraton YogyaYogyakarta

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
sosialisasi berantas rokok ilegal

Sosialisasi Berantas Rokok Ilegal Terus Digencarkan Pemkab Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.