Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Teknik Kaizen, Rahasia Samurai Jepang Mengatasi Rasa Malas Tanpa Menunggu Mood

Redaksi by Redaksi
Mei 20, 2026 3:03 pm
in Tips
Ilustrasi saat seseorang merasa tidak termotivasi untuk melakukan sebuah pekerjaan (Foto: Pinterest @giselle0391)

Ilustrasi saat seseorang merasa tidak termotivasi untuk melakukan sebuah pekerjaan (Foto: Pinterest @giselle0391)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id — Rasa malas sering menjadi batu penghalang saat ingin menyelesaikan pekerjaan. Tak sedikit yang terjebak dalam kebiasaan menunggu datangnya motivasi atau mood yang bagus untuk mulai bergerak.

Untuk mengatasi masalah ini, ada sebuah filosofi kuno dari Jepang bernama Kaizen yang bisa menjadi solusi mudah, yaitu fokus pada langkah-langkah kecil yang dilakukan terus-menerus.

READ ALSO

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus

Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten

Sejarah prinsip ini diceritakan dengan menarik oleh kanal YouTube Koden Obscure melalui kisah para pejuang Jepang zaman dulu. Ada seorang samurai muda bernama Yuki yang punya impian besar menjadi petarung terhebat.

Baca Juga: 8 Manfaat Lari Pagi Hari, Yuk Bangun Jangan Malas

Ia sering menghabiskan waktu berjam-jam untuk membicarakan rencananya dan membayangkan kemenangan besarnya. Namun, setiap kali tiba waktunya latihan, Yuki selalu punya alasan untuk menghindar.

Ia sering beralasan cuaca sedang buruk, badan kurang sehat, atau merasa perlu membuat rencana yang lebih matang lagi.

Lama-kelamaan, kemampuan Yuki tidak pernah bertambah, sementara teman-temannya yang berlatih sedikit demi sedikit setiap hari justru menjadi jauh lebih hebat. Kisah Yuki ini menjadi contoh nyata dari kebiasaan kita sehari-hari.

Banyak orang tidak bisa membedakan apa yang mereka inginkan dan apa yang benar-benar mereka lakukan. Hiroto Takana, pemilik kanal youtube ini menjelaskan, ketika kita terlalu banyak bicara tentang rencana tanpa ada aksi nyata, otak kita merasa sudah mencapai sesuatu. Hal inilah yang membuat kita makin nyaman menunda-nunda pekerjaan.

Mengubah Cara Pikir Tentang Motivasi Lewat Kaizen Nomi

Hiroto kemudian menjelaskan ntuk meruntuhkan rasa malas, para samurai menggunakan ajaran Kaizen Nomi, yang artinya jalan perbaikan kecil.

Pemain pedang legendaris bernama Miyamoto Musashi membuktikan bahwa kehebatan tidak lahir dari semangat yang muncul sesekali saja. Ia berhasil karena melatih dirinya melalui tindakan-tindakan kecil yang nyata setiap hari.

Baca Juga: Pagi Malas Masak? Kesini Aja Promo Breakfave Murah dan Nikmat di Favehotel Malang

Filosofi Kaizen ini membalik cara berpikir kita tentang motivasi. Kebanyakan orang mengira bahwa kita harus termotivasi dulu baru bisa mulai bergerak. Padahal, menurut Kaizen, motivasi justru baru akan muncul setelah kita mulai melangkah.

Saat kita mulai melakukan sesuatu, akan tercipta dorongan semangat, dan dorongan itulah yang akhirnya berubah menjadi energi positif untuk terus melanjutkan pekerjaan.

Hiroto memberikan contoh, dimana ada seorang murid samurai yang merasa sangat malas latihan. Namun, ia memaksa dirinya untuk berlatih satu gerakan pedang saja setiap pagi. Awalnya, teman-temannya mengejek karena menganggap latihan itu terlalu sedikit dan sia-sia.

Namun, karena dilakukan setiap hari, gerakan itu menjadi otomatis dan tubuhnya makin kuat. Dalam beberapa bulan, tindakan kecil itu berubah menjadi kebiasaan yang disiplin baginya, sehingga ia bisa menguasai teknik yang sulit dengan sangat mudah.

Setia pada Janji, Bukan pada Perasaan

Hiroto menggaris bawahi akar dari rasa malas dan kebiasaan menunggu mood sebenarnya adalah rasa takut. Kita takut merasa lelah saat memulai, takut merasa bosan, atau kecewa karena hasilnya tidak langsung kelihatan.

Sehingga kita cenderung menunggu sampai perasaan siap dan menyerahkan masa depan kita pada suasana hati yang gampang berubah.

Hiroto menyebutkan, ada seorang guru samurai terkenal bernama Yagyu Munenori yang pernah memberikan nasihat penting.

“Pedang yang terus menunggu kondisi sempurna tidak akan pernah keluar dari sarungnya. Jika kamu terus menunggu momen yang tepat, kamu mungkin akan menunggu selamanya.”

Mengalahkan rasa malas dengan teknik Kaizen tidak butuh perubahan besar yang langsung jadi dalam satu malam. Langkah pertamanya sangat;ah mudah. Mulailah dengan proses kecil setiap hari, sekecil apa pun itu, tanpa peduli apakah kita sedang bersemangat atau tidak.

Hiroto menegaskan untuk selalu mengingat prinsip para samurai dimana diri kita tidak boleh dikendalikan oleh perasaan, melainkan harus dituntun oleh komitmen atau janji pada diri sendiri. Ketika kita tetap berjalan tanpa peduli suasana hati sedang baik atau buruk, itulah tanda bahwa kita berhasil memegang kendali penuh atas arah hidup kita sendiri.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: ‘Isyatur Rodhiyah/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: cara mengatasi malasfilosofi samuraiKoden Obscurekonsistensiteknik kaizen

Related Posts

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus
Tips

Cara Memakai Kerudung Segiempat untuk Wajah Bulat agar Terlihat Tirus

Rabu, 14 Okt 2026
Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten
Tips

Tips Menghafal Al-Qur’an agar Cepat Hafal dan Konsisten

Rabu, 14 Okt 2026
Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya
Tips

Rekomendasi Menginap Dekat Kampus, Ini Hotel Bintang 4 di Sekitar Universitas Brawijaya

Jumat, 4 Sep 2026
5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Next Post
Expo Polinema

Expo Inovasi Polinema 2026 Dorong Hilirisasi Riset Kampus dan UMKM

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.