Sunday, July 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Bukan Sekadar Seremonial! Ini 5 Fakta Menarik Hari Kebangkitan Nasional yang Wajib Diketahui

Redaksi by Redaksi
May 20, 2026 11:22 am
in News
Fakta menarik Hari Kebangkitan Nasional yang wajib diketahui sebagai titik balik perjuangan bangsa Indonesia. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.

Fakta menarik Hari Kebangkitan Nasional yang wajib diketahui sebagai titik balik perjuangan bangsa Indonesia. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati sebuah momen krusial yang menjadi titik balik perjuangan kemerdekaan bangsa.

Jauh sebelum pekik “Merdeka!” menggema di tahun 1945, kesadaran sebagai satu bangsa yang utuh lahir dari sebuah gerakan pemuda yang visioner. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar rutinitas upacara bendera atau pemajangan ucapan selamat di media sosial.

READ ALSO

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 5 Juli 2026: Cerah Disertai Udara Kabur

Juni 2026, BMKG Catat 698 Gempa Bumi Guncang Jawa Timur dan Sekitarnya

Lebih dari itu, momen ini menandai pergeseran radikal dalam taktik perjuangan para pendahulu, dari yang tadinya bersifat kedaerahan dan mengandalkan kekuatan fisik, berubah menjadi perjuangan modern yang terorganisasi, berbasis pendidikan, dan bersifat nasional.

Baca Juga: Pemkot Batu Peringati Hari Kebangkitan Nasional 2021 Secara Virtual

Menyelami kembali sejarah kebangkitan nasional akan membuka mata kita bahwa kemerdekaan Indonesia tidak didapatkan secara instan, melainkan dirajut dengan intelektualitas, diplomasi, dan keberanian para pemuda era 1900-an yang berani bermimpi melampaui batas sekat suku dan kasta.

Untuk lebih mengapresiasi warisan sejarah bangsa, berikut ini fakta menarik Hari Kebangkitan Nasional yang wajib diketahui.

Fakta Menarik Hari Kebangkitan Nasional

1. Boedi Oetomo Bukan Organisasi Politik, Melainkan Sosio-Kultural

Meskipun dianggap sebagai motor penggerak fajar kemerdekaan, pada awal berdirinya tanggal 20 Mei 1908, Boedi Oetomo sama sekali tidak bergerak di bidang politik.

Baca Juga: Presiden Prabowo di Hari Guru Nasional 2025 Soroti Pendidikan hingga Pemberantasan Korupsi

Organisasi yang didirikan oleh Soetomo dan para mahasiswa STOVIA ini fokus pada bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Fokus utamanya saat itu adalah memberikan beasiswa bagi pribumi yang cerdas namun tidak mampu.

2. Sosok Penggerak di Balik Layar: dr. Wahidin Soedirohoesodo

Jika Soetomo adalah pendiri Boedi Oetomo, maka dr. Wahidin Soedirohoesodo adalah pemantik idenya.

Ia dikenal sebagai dokter sekaligus intelektual yang berkeliling Pulau Jawa untuk mengkampanyekan pentingnya pendidikan dan dana pelajar (studiefonds).

Kunjungan dr. Wahidin ke STOVIA pada akhir 1907 inilah yang membakar semangat Soetomo dan rekan-rekannya untuk mendirikan organisasi formal.

3. Penetapan Hari Kebangkitan Nasional Terjadi Saat Kondisi Negara Genting

Mengapa tanggal 20 Mei baru ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional pada tahun 1948? Saat itu, Indonesia yang baru merdeka sedang menghadapi agresi militer Belanda dan perpecahan politik dalam negeri.

Presiden Soekarno membutuhkan sebuah simbol persatuan yang kuat untuk merekatkan kembali seluruh elemen bangsa. Ia kemudian menunjuk Ki Hajar Dewantara untuk memimpin peringatan ini sebagai pemersatu bangsa.

4. Sempat Memicu Perdebatan di Kalangan Sejarawan

Penetapan Boedi Oetomo sebagai pionir Kebangkitan Nasional sempat memicu diskusi hangat di kalangan sejarawan. Beberapa pihak menilai Serikat Islam (SI) atau Indische Partij (IP) lebih layak disebut pionir karena sifat keanggotaannya yang lebih massal dan berani secara politik, sementara Boedi Oetomo pada awalnya cenderung elitis (terbatas pada kaum priayi Jawa dan Madura).

Namun, pemerintah tetap memilih Boedi Oetomo karena organisasi ini yang pertama kali menerapkan manajemen organisasi modern.

5. STOVIA: Tempat Lahirnya Para Dokter Bangsa

Semua pergerakan ini bermula dari sebuah sekolah kedokteran Jawa bernama STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) di Batavia (sekarang Jakarta).

Di sekolah inilah para pemuda dari berbagai daerah bertemu, berdiskusi tentang nasib rakyat yang tertindas, hingga akhirnya sepakat bahwa pendidikan adalah satu-satunya kunci untuk bangkit dari penjajahan. Kini, gedung STOVIA difungsikan sebagai Museum Kebangkitan Nasional.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Boedi OetomoHari kebangkitan nasionalKebangkitan Nasional

Related Posts

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 5 Juli 2026: Cerah Disertai Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 5 Juli 2026: Cerah Disertai Udara Kabur

Sunday, 5 Jul 2026
Juni 2026, BMKG Catat 698 Gempa Bumi Guncang Jawa Timur dan Sekitarnya
News

Juni 2026, BMKG Catat 698 Gempa Bumi Guncang Jawa Timur dan Sekitarnya

Saturday, 4 Jul 2026
Udara Kabur Sepanjang Hari, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 4 Juli 2026
News

Udara Kabur Sepanjang Hari, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 4 Juli 2026

Saturday, 4 Jul 2026
telkomsel
News

Jaring Aspirasi Pengguna Setia, Telkomsel Ajak Pelanggan di Kota Batu Diskusi Santai

Friday, 3 Jul 2026
Flora Festival 2026 - Specta Flora Festival 2026 Perkuat Posisi Kota Batu sebagai Kota Florikultura
News

Specta Flora Festival 2026 Perkuat Posisi Kota Batu sebagai Kota Florikultura

Friday, 3 Jul 2026
Prakiraan Cuaca Malang Jumat 3 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 3 Juli 2026: Didominasi Udara Kabur

Friday, 3 Jul 2026
Next Post
Mahasiswa ITN Malang. Foto/dok. ITN Malang

Belajar Survive di Dunia Kerja, Mahasiswa Arsitektur ITN Malang “Ngaji” Proyek ke Biro Alumni

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.