Rabu, Oktober 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Bukan Sekadar Seremonial! Ini 5 Fakta Menarik Hari Kebangkitan Nasional yang Wajib Diketahui

Redaksi by Redaksi
Mei 20, 2026 11:22 am
in News
Fakta menarik Hari Kebangkitan Nasional yang wajib diketahui sebagai titik balik perjuangan bangsa Indonesia. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.

Fakta menarik Hari Kebangkitan Nasional yang wajib diketahui sebagai titik balik perjuangan bangsa Indonesia. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Setiap tanggal 20 Mei, bangsa Indonesia memperingati sebuah momen krusial yang menjadi titik balik perjuangan kemerdekaan bangsa.

Jauh sebelum pekik “Merdeka!” menggema di tahun 1945, kesadaran sebagai satu bangsa yang utuh lahir dari sebuah gerakan pemuda yang visioner. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar rutinitas upacara bendera atau pemajangan ucapan selamat di media sosial.

READ ALSO

Mahasiswi Malang Hampir Jadi Korban Pemerkosaan, Lolos Usai Kirim Shareloc ke Teman

Remaja 18 Tahun Tewas Tabrak Pohon di Jalan Ir Soekarno Batu

Lebih dari itu, momen ini menandai pergeseran radikal dalam taktik perjuangan para pendahulu, dari yang tadinya bersifat kedaerahan dan mengandalkan kekuatan fisik, berubah menjadi perjuangan modern yang terorganisasi, berbasis pendidikan, dan bersifat nasional.

Baca Juga: Pemkot Batu Peringati Hari Kebangkitan Nasional 2021 Secara Virtual

Menyelami kembali sejarah kebangkitan nasional akan membuka mata kita bahwa kemerdekaan Indonesia tidak didapatkan secara instan, melainkan dirajut dengan intelektualitas, diplomasi, dan keberanian para pemuda era 1900-an yang berani bermimpi melampaui batas sekat suku dan kasta.

Untuk lebih mengapresiasi warisan sejarah bangsa, berikut ini fakta menarik Hari Kebangkitan Nasional yang wajib diketahui.

Fakta Menarik Hari Kebangkitan Nasional

1. Boedi Oetomo Bukan Organisasi Politik, Melainkan Sosio-Kultural

Meskipun dianggap sebagai motor penggerak fajar kemerdekaan, pada awal berdirinya tanggal 20 Mei 1908, Boedi Oetomo sama sekali tidak bergerak di bidang politik.

Baca Juga: Presiden Prabowo di Hari Guru Nasional 2025 Soroti Pendidikan hingga Pemberantasan Korupsi

Organisasi yang didirikan oleh Soetomo dan para mahasiswa STOVIA ini fokus pada bidang pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Fokus utamanya saat itu adalah memberikan beasiswa bagi pribumi yang cerdas namun tidak mampu.

2. Sosok Penggerak di Balik Layar: dr. Wahidin Soedirohoesodo

Jika Soetomo adalah pendiri Boedi Oetomo, maka dr. Wahidin Soedirohoesodo adalah pemantik idenya.

Ia dikenal sebagai dokter sekaligus intelektual yang berkeliling Pulau Jawa untuk mengkampanyekan pentingnya pendidikan dan dana pelajar (studiefonds).

Kunjungan dr. Wahidin ke STOVIA pada akhir 1907 inilah yang membakar semangat Soetomo dan rekan-rekannya untuk mendirikan organisasi formal.

3. Penetapan Hari Kebangkitan Nasional Terjadi Saat Kondisi Negara Genting

Mengapa tanggal 20 Mei baru ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional pada tahun 1948? Saat itu, Indonesia yang baru merdeka sedang menghadapi agresi militer Belanda dan perpecahan politik dalam negeri.

Presiden Soekarno membutuhkan sebuah simbol persatuan yang kuat untuk merekatkan kembali seluruh elemen bangsa. Ia kemudian menunjuk Ki Hajar Dewantara untuk memimpin peringatan ini sebagai pemersatu bangsa.

4. Sempat Memicu Perdebatan di Kalangan Sejarawan

Penetapan Boedi Oetomo sebagai pionir Kebangkitan Nasional sempat memicu diskusi hangat di kalangan sejarawan. Beberapa pihak menilai Serikat Islam (SI) atau Indische Partij (IP) lebih layak disebut pionir karena sifat keanggotaannya yang lebih massal dan berani secara politik, sementara Boedi Oetomo pada awalnya cenderung elitis (terbatas pada kaum priayi Jawa dan Madura).

Namun, pemerintah tetap memilih Boedi Oetomo karena organisasi ini yang pertama kali menerapkan manajemen organisasi modern.

5. STOVIA: Tempat Lahirnya Para Dokter Bangsa

Semua pergerakan ini bermula dari sebuah sekolah kedokteran Jawa bernama STOVIA (School tot Opleiding van Indische Artsen) di Batavia (sekarang Jakarta).

Di sekolah inilah para pemuda dari berbagai daerah bertemu, berdiskusi tentang nasib rakyat yang tertindas, hingga akhirnya sepakat bahwa pendidikan adalah satu-satunya kunci untuk bangkit dari penjajahan. Kini, gedung STOVIA difungsikan sebagai Museum Kebangkitan Nasional.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: Boedi OetomoHari kebangkitan nasionalKebangkitan Nasional

Related Posts

Mahasiswi Malang Hampir Jadi Korban Pemerkosaan, Lolos Usai Kirim Shareloc ke Teman
News

Mahasiswi Malang Hampir Jadi Korban Pemerkosaan, Lolos Usai Kirim Shareloc ke Teman

Selasa, 6 Okt 2026
Remaja 18 Tahun Tewas Tabrak Pohon di Jalan Ir Soekarno Batu
News

Remaja 18 Tahun Tewas Tabrak Pohon di Jalan Ir Soekarno Batu

Selasa, 6 Okt 2026
Kandang 40 Anjing Cak Dur di Sumberpucung Akan Ditertibkan Satpol PP
News

Kandang 40 Anjing Cak Dur di Sumberpucung Akan Ditertibkan Satpol PP

Selasa, 6 Okt 2026
Pemkab Malang Siapkan Desa Percontohan Bebas Sound Horeg
News

Pemkab Malang Siapkan Desa Percontohan Bebas Sound Horeg

Selasa, 6 Okt 2026
Mahasiswi Banyuwangi Tewas Terlindas Truk di Jalan Veteran Malang
News

Mahasiswi Banyuwangi Tewas Terlindas Truk di Jalan Veteran Malang

Selasa, 6 Okt 2026
DPRD Kota Malang Usul Gedung Parkir di 3 Kawasan untuk Atasi Kemacetan
News

DPRD Kota Malang Usul Gedung Parkir di 3 Kawasan untuk Atasi Kemacetan

Selasa, 6 Okt 2026
Next Post
Mahasiswa ITN Malang. Foto/dok. ITN Malang

Belajar Survive di Dunia Kerja, Mahasiswa Arsitektur ITN Malang “Ngaji” Proyek ke Biro Alumni

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.