Selasa, September 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Nasional

Presiden Prabowo di Hari Guru Nasional 2025 Soroti Pendidikan hingga Pemberantasan Korupsi

Redaksi by Redaksi
November 28, 2025 10:30 pm
in Nasional
Presiden Prabowo

Presiden Prabowo, di puncak Hari Guru 2025, Jumat malam (28/11/2025).foto/screenshoot channel youtube Skretariat Presiden

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Jakarta, Tugumalang.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato penuh penekanan dan refleksi mendalam dalam Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025, yang berlangsung di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat malam (28/11/2025).

Pada kesempatan itu Prabowo tidak hanya menyoroti posisi strategis dunia pendidikan, tetapi juga memadukan pesan kemanusiaan, kritik tegas terhadap praktik korupsi, serta komitmen konkret pemerintah memperbaiki akses pendidikan di seluruh pelosok Indonesia.

READ ALSO

Menteri Agama Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri, Kemenag Sebut Itu Hoaks

Cak Imin Minta BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Suasana Puncak acara Hari Guru di di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta
Suasana Puncak acara Hari Guru di di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta. foto/screenshoot channel youtube Skretariat Presiden

“Pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa. Tanpa pendidikan yang kuat, kita tidak mungkin menjadi negara yang benar-benar merdeka,” tegas Presiden dalam pidatonya.

Pada kesempatan tersebut hadir sejumlah menteri di antaranya Mendikdasmen Abdullah Mu’ti, sebagai tuan rumah. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, Menteri Keuangan, Purbaya Yudi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Khairi Fauzi, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Kepolisian RI, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Komunikasi dan Digital, Mutya Hafid, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Serta sejumlah wamen.

Mengawali sambutannya, Presiden menyampaikan rasa terima kasih atas kehormatan yang diberikan kepadanya untuk hadir dalam acara tersebut. Ia mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama memanjatkan puji syukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, seraya menegaskan bahwa hanya kepada-Nya manusia memohon pertolongan dan perlindungan.

Empati Presiden untuk Korban Bencana Alam

Di tengah semangat peringatan Hari Guru Nasional, Presiden juga mengingatkan suasana duka yang tengah dirasakan sebagian masyarakat akibat bencana alam di sejumlah wilayah, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ia menyampaikan doa agar para korban diberi kekuatan dan perlindungan, serta memastikan bahwa pemerintah telah bergerak cepat sejak hari pertama kejadian.

Menurut Presiden, pengiriman bantuan dilakukan melalui jalur darat dan udara, tetapi dihadapkan pada medan berat, akses yang terputus, dan kondisi cuaca yang sulit.

“Kondisinya sangat berat, banyak akses terputus, cuaca juga belum memungkinkan. Helikopter dan pesawat kita kadang sulit mendarat, tetapi pemerintah tetap hadir untuk rakyat,” ujar Prabowo. Bahkan helikopter dan pesawat kerap mengalami kendala saat pendaratan. Meski demikian, pemerintah terus meningkatkan upaya dengan memberangkatkan tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A400 untuk kembali menyalurkan bantuan dan memperkuat logistik di lapangan.

Baca juga: Sikap Tegas Presiden Prabowo dalam Kasus ASDP, Terbitkan Hak Rehabilitasi

Presiden menilai kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa dunia tengah menghadapi tantangan besar seperti perubahan iklim, pemanasan global, dan kerusakan lingkungan. Ia menekankan pentingnya peran pendidikan dalam menanamkan kesadaran menjaga alam sejak dini, mulai dari menjaga hutan, mencegah pembabatan liar, hingga memastikan kebersihan sungai agar tetap berfungsi sebagai jalur aliran air yang aman.

Pendidikan sebagai Pilar Kebangkitan Bangsa

Dalam konteks pembangunan nasional, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kebangkitan dan keberhasilan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya. Ia menyoroti bahwa negara-negara maju selalu menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama investasi jangka panjang. Indonesia, menurutnya, telah menetapkan pendidikan sebagai mata anggaran terbesar dalam APBN, bahkan melampaui ketentuan minimal 20 persen sebagaimana diamanatkan undang-undang.

Namun, anggaran besar tersebut harus benar-benar sampai kepada sasaran yang tepat.

“Saya minta menteri-menteri awasi anak buahmu, awasi pejabat-pejabatmu. Jangan mencuri uang rakyat. Setiap rupiah sangat berarti untuk sekolah dan guru-guru kita,” tegasnya. Presiden secara tegas mengingatkan seluruh jajaran birokrasi, dari pusat hingga daerah, agar tidak menyelewengkan anggaran pendidikan yang seharusnya dinikmati guru, siswa, sekolah, dan sarana pembelajaran.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Tetapkan 10 Pahlawan Nasional Baru pada Peringatan Hari Pahlawan 2025

Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dalam anggaran negara sangat berarti untuk masa depan bangsa, terutama untuk kesejahteraan guru dan perbaikan fasilitas pendidikan. Presiden pun mengajak seluruh pejabat untuk tidak mempermainkan amanat rakyat dan berhenti mencuri uang negara.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Presiden menyampaikan bahwa efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah telah diarahkan untuk sektor pendidikan.

“Tahun ini kita baru mampu memperbaiki 16 ribu sekolah. Saya minta maaf, tapi tahun depan saya bertekad melipatgandakan menjadi minimal 60 ribu sekolah,” kata Presiden di hadapan para guru. Tahun ini pemerintah baru mampu memperbaiki 16.000 sekolah, namun pada tahun berikutnya ia menargetkan peningkatan signifikan menjadi minimal 60.000 sekolah.

Presiden juga menegaskan peran sentral guru sebagai tonggak utama pembangunan bangsa. Ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh guru di Indonesia, dari berbagai tingkatan, yang telah mendedikasikan diri membimbing generasi penerus. Menurutnya, ketegasan guru merupakan bagian dari proses pembentukan karakter, karena anak-anak membutuhkan disiplin dan arahan agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh.

Digitalisasi Sekolah dan Modernisasi Pembelajaran

Dalam arah kebijakan pendidikan ke depan, Presiden menggarisbawahi langkah besar menuju digitalisasi pembelajaran. Ia menyebut lebih dari 200 ribu layar interaktif telah dikirim ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, dan ditargetkan menjangkau 288 ribu sekolah hingga akhir tahun. Ke depan, setiap kelas akan dilengkapi layar tambahan yang terhubung dengan konten pembelajaran terpusat, termasuk materi dari guru-guru terbaik dalam negeri maupun luar negeri.

Menurut Presiden, langkah ini penting agar anak-anak Indonesia mampu bersaing di tingkat global dan tidak tertinggal dalam arus perubahan zaman. Selain itu, peningkatan kualitas guru juga menjadi perhatian utama, bukan semata-mata soal gelar, tetapi pada kompetensi dan kemampuan mengajar yang efektif.

Pembangunan Jembatan Sekolah Jadi Prioritas Nasional

Selain persoalan pendidikan formal, Presiden juga menyoroti realitas pahit yang masih dialami banyak siswa di daerah terpencil. Ia menyinggung video-video yang dikirim langsung kepadanya, memperlihatkan anak-anak yang harus menyeberangi sungai dan menghadapi banjir setiap hari demi bisa bersekolah. Kondisi tersebut disebutnya sebagai potret ketimpangan yang tidak boleh lagi dibiarkan.

Sebagai respons, Presiden menyatakan telah membentuk satuan tugas darurat untuk pembangunan jembatan, dengan target pembangunan 300 ribu jembatan di seluruh pelosok Indonesia, baik jembatan kecil maupun jalur penyeberangan.

“Saya tidak rela anak-anak mempertaruhkan nyawanya hanya untuk pergi ke sekolah. Masalah jembatan ini menjadi prioritas,” ujarnya. Upaya ini melibatkan Kementerian terkait, TNI, Polri, serta mahasiswa teknik sipil untuk ikut turun langsung ke desa-desa.

Baca juga: Presiden Prabowo Lantik Komisi Reformasi Polri untuk Wujudkan Kepolisian yang Profesional dan Akuntabel

Masalah jembatan, menurutnya, menjadi prioritas nasional karena tidak boleh ada anak-anak yang mempertaruhkan nyawa hanya untuk mengejar pendidikan. Ia menegaskan bahwa penyelesaian persoalan ini tidak cukup dengan wacana, teori, atau perdebatan, melainkan harus dilakukan melalui kerja nyata dan keputusan konkret.

Peringatan Keras terhadap Praktik Mark Up Anggaran

Dalam bagian lain pidatonya, Presiden menyampaikan kritik keras terhadap praktik mark up dan manipulasi anggaran yang dinilai masih marak di berbagai lini birokrasi. Ia menyebut adanya kasus di mana harga barang Rp10 juta dinaikkan hingga 150 kali lipat, dan memperingatkan para pejabat agar tidak menganggap pemerintah atau rakyat sebagai pihak yang mudah dibodohi.

Presiden meminta para menteri, kepala badan, dan pejabat publik untuk membersihkan aparat di bawahnya serta memperketat pengawasan internal.

“Jangan kira saya tidak tahu. Mark up barang Rp10 juta bisa dinaikkan 150 kali. Saya kasih peringatan, bersihkan aparatmu semuanya itu,” kata Presiden dengan nada tegas. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak memiliki “tongkat Nabi Musa” untuk menyulap masalah dalam sekejap, tetapi memiliki sistem yang harus dijalankan dengan integritas dan keberanian.

Ajakan Bersatu Bangun Bangsa dan Berantas Korupsi

Di akhir pidatonya, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama membangun Indonesia dengan semangat persatuan, kerja nyata, dan keberanian melawan korupsi.

“Saya minta dukunganmu, saya minta doamu. Bantu saya berantas korupsi. Bersama-sama kita bangun bangsa kita,” tutupnya. Ia meminta dukungan dan doa dari seluruh rakyat agar upaya pembenahan pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru, dan pembangunan infrastruktur dasar dapat berjalan optimal.

Dengan nada penuh ketegasan sekaligus empati, Presiden menutup pidatonya dengan pesan bahwa setiap pengorbanan, kerja keras, dan dukungan rakyat merupakan fondasi utama bagi kebangkitan bangsa menuju Indonesia yang lebih adil dan berdaya saing.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: channel youtube Skretariat Presiden.

redaktur: jatmiko

Tags: digitalisasi pendidikanGuru IndonesiaHari Guru Nasional 2025Headlineinfrastruktur pendidikanjembatan sekolahkebijakan Prabowopembangunan sekolahPemberantasan korupsipendidikan nasionalPidato Presiden Prabowo

Related Posts

78efda42 Da96 4433 Bdf2 E1ae48f24b00
Nasional

Menteri Agama Nasaruddin Umar Mengundurkan Diri, Kemenag Sebut Itu Hoaks

Kamis, 27 Agu 2026
Cak Imin Minta BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Migran
Nasional

Cak Imin Minta BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Migran

Kamis, 27 Agu 2026
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden
Nasional

Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden

Kamis, 20 Agu 2026
Cegah Korupsi Sekolah Rakyat, Kemensos Libatkan ICW Awasi Pengadaan
Advertorial

Cegah Korupsi Sekolah Rakyat, Kemensos Libatkan ICW Awasi Pengadaan

Jumat, 24 Jul 2026
Fakta Menarik Kiprah Nanik S Deyang Bersama BGN, Putuskan Mundur Hanya 1,5 Bulan Menjabat
Nasional

Fakta Menarik Kiprah Nanik S Deyang Bersama BGN, Putuskan Mundur Hanya 1,5 Bulan Menjabat

Rabu, 22 Jul 2026
Kemensos dan Bank Mandiri Perkuat UMKM Desa Karanganyar dengan Bantuan Usaha Sablon
Advertorial

Kemensos dan Bank Mandiri Perkuat UMKM Desa Karanganyar dengan Bantuan Usaha Sablon

Minggu, 19 Jul 2026
Next Post
ITN Malang digandeng Kabupaten Mahakam Ulu untuk atasi banjir. Foto/dok ITN Malang

Sering Dikepung Banjir, Pemkab Mahakam Ulu Gandeng ITN Malang Garap Blueprint Penanggulangan Bencana 5 Tahun ke Depan

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.