Selasa, September 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Redaksi by Redaksi
Mei 8, 2026 2:38 pm
in Berita
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Konten video pendek di TikTok, Instagram, dan YouTube kini semakin memengaruhi kebiasaan masyarakat dalam menghabiskan waktu.

Penelitian dari jurnal NPJ Science of Learning tahun 2026 menyebut kebiasaan menonton video singkat dapat memengaruhi cara otak memproses serta mengingat informasi. Hal ini dipengaruhi oleh sistem platform yang terus memberikan stimulasi cepat dan hiburan instan kepada pengguna.

READ ALSO

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Fenomena ini semakin berkembang seiring berubahnya kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi media digital. Data Statista menunjukkan rata-rata rentang perhatian manusia kini hanya sekitar delapan detik, sehingga banyak orang lebih tertarik pada konten singkat yang cepat, padat, dan mudah dipahami.

Otak Lebih Menyukai Informasi Cepat

Penelitian dari Nature Communications menunjukkan bahwa sistem dopamin di otak berperan dalam mengatur harapan dan rasa senang.

Baca Juga: 5 Cara Mendapatkan Uang dari Snack Video 2023, Mudah Banget!

Otak jadi lebih aktif ketika menerima rangsangan yang cepat dan tidak terduga, seperti konten video pendek di media sosial. Kondisi ini membuat otak lebih mudah merespons informasi instan dibandingkan informasi yang panjang dan butuh fokus lebih lama.

Akibatnya, otak cenderung memperkuat kebiasaan yang memberikan rasa senang secara berulang, sehingga terbentuk pola konsumsi yang dilakukan terus-menerus tanpa disadari, karena otak terbiasa mencari stimulus serupa.

Kebiasaan Scroll yang Terbentuk dari Sistem Otak

Studi dari Harvard Medical School menjelaskan bahwa kebiasaan yang memberikan kesenangan cepat dan berulang akan lebih mudah menjadi rutinitas karena otak memperkuat jalur kebiasaan tersebut setiap kali rasa senang muncul.

Akhirnya, orang cenderung mengulang aktivitas yang sebenarnya itu-itu saja, termasuk membuka media sosial dan menonton video secara terus-menerus.

Baca Juga: Veo 3: Teknologi AI Video Terbaru dari Google DeepMind yang Bikin Dunia Terkesima

Sejalan dengan itu, penelitian yang dilakukan Yuhan Chen bersama tim dari Northeastern University menyebutkan orang lebih menyukai video pendek karena kontennya mampu memberikan hiburan instan dan memicu sistem dopamin di otak lebih cepat dibanding konten panjang. Kondisi tersebut mendorong pengguna untuk terus scrolling dan menonton video berikutnya secara berulang.

Peran Desain dan Algoritma Platform

Desain platform video pendek memang dibuat agar pengguna betah berlama-lama. Fitur seperti video autoplay, scroll tanpa batas, dan transisi antar video yang sangat cepat membuat pengguna tidak punya jeda alami untuk berhenti.

Akibatnya, aktivitas menonton bisa terus berlanjut tanpa disadari. Hal ini menunjukkan bahwa desain seperti ini memang dirancang untuk menjaga pengguna tetap aktif dan berada di dalam aplikasi selama mungkin.

Penelitian dalam jurnal Computers in Human Behavior juga menjelaskan bahwa algoritma platform bekerja dengan membaca perilaku pengguna seperti durasi tontonan, like, dan pola swipe.

Hasilnya, pengguna lebih sering disuguhi konten yang sesuai minat sehingga pengalaman terasa lebih personal dan relevan.

Kebiasaan menonton video pendek tidak hanya dipengaruhi oleh kontennya, tetapi juga cara kerja otak manusia dan desain platform digital. Kombinasi antara respons psikologis, sistem reward otak, dan algoritma membuat video pendek menjadi format yang sangat mudah dinikmati sekaligus sulit untuk dihentikan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Nathasya Amalia/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: dopaminkebiasaan digitalMedia SosialpsikologiTeknologi Digitalvideo pendek

Related Posts

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik
Berita

Anggota DPRD Kota Malang Usul Ada Ruang Kreatif di Setiap Sudut Fasilitas Publik

Kamis, 27 Agu 2026
Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Perumahan White House Joyo Agung, RT 05/RW 13, pada Sabtu (8/8/2026). Foto/dok
Berita

Warga RT 05 Joyo Agung Bersatu dalam Festival Harmoni Kemerdekaan RI ke-81

Sabtu, 8 Agu 2026
Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Next Post
Salah satu scene di film Zendaya yang berjudul Dune. (Foto: Pinterest @ Scarlet)

5 Film Zendaya dengan Rating IMDb Tertinggi, dari Dune hingga Challengers

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.