Minggu, Juni 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Redaksi by Redaksi
Mei 8, 2026 2:38 pm
in Berita
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Konten video pendek di TikTok, Instagram, dan YouTube kini semakin memengaruhi kebiasaan masyarakat dalam menghabiskan waktu.

Penelitian dari jurnal NPJ Science of Learning tahun 2026 menyebut kebiasaan menonton video singkat dapat memengaruhi cara otak memproses serta mengingat informasi. Hal ini dipengaruhi oleh sistem platform yang terus memberikan stimulasi cepat dan hiburan instan kepada pengguna.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Fenomena ini semakin berkembang seiring berubahnya kebiasaan masyarakat dalam mengonsumsi media digital. Data Statista menunjukkan rata-rata rentang perhatian manusia kini hanya sekitar delapan detik, sehingga banyak orang lebih tertarik pada konten singkat yang cepat, padat, dan mudah dipahami.

Otak Lebih Menyukai Informasi Cepat

Penelitian dari Nature Communications menunjukkan bahwa sistem dopamin di otak berperan dalam mengatur harapan dan rasa senang.

Baca Juga: 5 Cara Mendapatkan Uang dari Snack Video 2023, Mudah Banget!

Otak jadi lebih aktif ketika menerima rangsangan yang cepat dan tidak terduga, seperti konten video pendek di media sosial. Kondisi ini membuat otak lebih mudah merespons informasi instan dibandingkan informasi yang panjang dan butuh fokus lebih lama.

Akibatnya, otak cenderung memperkuat kebiasaan yang memberikan rasa senang secara berulang, sehingga terbentuk pola konsumsi yang dilakukan terus-menerus tanpa disadari, karena otak terbiasa mencari stimulus serupa.

Kebiasaan Scroll yang Terbentuk dari Sistem Otak

Studi dari Harvard Medical School menjelaskan bahwa kebiasaan yang memberikan kesenangan cepat dan berulang akan lebih mudah menjadi rutinitas karena otak memperkuat jalur kebiasaan tersebut setiap kali rasa senang muncul.

Akhirnya, orang cenderung mengulang aktivitas yang sebenarnya itu-itu saja, termasuk membuka media sosial dan menonton video secara terus-menerus.

Baca Juga: Veo 3: Teknologi AI Video Terbaru dari Google DeepMind yang Bikin Dunia Terkesima

Sejalan dengan itu, penelitian yang dilakukan Yuhan Chen bersama tim dari Northeastern University menyebutkan orang lebih menyukai video pendek karena kontennya mampu memberikan hiburan instan dan memicu sistem dopamin di otak lebih cepat dibanding konten panjang. Kondisi tersebut mendorong pengguna untuk terus scrolling dan menonton video berikutnya secara berulang.

Peran Desain dan Algoritma Platform

Desain platform video pendek memang dibuat agar pengguna betah berlama-lama. Fitur seperti video autoplay, scroll tanpa batas, dan transisi antar video yang sangat cepat membuat pengguna tidak punya jeda alami untuk berhenti.

Akibatnya, aktivitas menonton bisa terus berlanjut tanpa disadari. Hal ini menunjukkan bahwa desain seperti ini memang dirancang untuk menjaga pengguna tetap aktif dan berada di dalam aplikasi selama mungkin.

Penelitian dalam jurnal Computers in Human Behavior juga menjelaskan bahwa algoritma platform bekerja dengan membaca perilaku pengguna seperti durasi tontonan, like, dan pola swipe.

Hasilnya, pengguna lebih sering disuguhi konten yang sesuai minat sehingga pengalaman terasa lebih personal dan relevan.

Kebiasaan menonton video pendek tidak hanya dipengaruhi oleh kontennya, tetapi juga cara kerja otak manusia dan desain platform digital. Kombinasi antara respons psikologis, sistem reward otak, dan algoritma membuat video pendek menjadi format yang sangat mudah dinikmati sekaligus sulit untuk dihentikan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Nathasya Amalia/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: dopaminkebiasaan digitalMedia SosialpsikologiTeknologi Digitalvideo pendek

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Salah satu scene di film Zendaya yang berjudul Dune. (Foto: Pinterest @ Scarlet)

5 Film Zendaya dengan Rating IMDb Tertinggi, dari Dune hingga Challengers

BERITA POPULER

  • Bapenda Kota Malang

    Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.