Kota Batu, Tugumalang.id – Destinasi wisata Mikutopia di Kota Batu, Jawa Timur, menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pariwisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga bernilai edukatif. Salah satunya melalui wahana edukasi budidaya jamur bertajuk Mikutopia Mushroom Edu Experience.
Jamur diketahui menjadi salah satu komoditas pertanian utama masyarakat Desa Tulungrejo. Dengan mengusung konsep wisata edukasi berbasis komunitas, wahana terbaru ini mengajak wisatawan mengenal dunia fungi sekaligus memperkuat pemberdayaan ekonomi warga sekitar.
Program tersebut lahir dari kolaborasi antara manajemen Mikutopia bersama Sahabat Mikutopia, yakni kelompok yang beranggotakan warga lokal. Langkah ini menjadi bentuk komitmen pengelola agar masyarakat tidak hanya menjadi penonton di tengah berkembang pesatnya sektor pariwisata Kota Batu.
Baca juga: Baru Beroperasi, Mikutopia di Kota Batu Sumbang Pajak Ratusan Juta
Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadani, menegaskan keterlibatan warga menjadi inti pengembangan destinasi wisata tersebut.
“Kami ingin masyarakat ikut tumbuh bersama berkembangnya destinasi wisata ini. Lewat Sahabat Mikutopia, warga lingkungan sekitar terlibat aktif dalam operasional dan pengelolaan program sehingga tercipta ekosistem wisata berkelanjutan,” ujar Panji, Selasa (21/4/2026).
Dalam wahana edukasi ini, pengunjung disuguhkan pengetahuan lengkap mengenai dunia jamur, mulai dari mengenal perbedaan jamur konsumsi, jamur obat, hingga varietas jamur beracun.
Bahkan, pengunjung juga dapat melihat sekaligus mencoba langsung proses penanaman jamur menggunakan media baglog.
“Kegiatan ini sangat edukatif khususnya bagi anak-anak. Kami sudah menyiapkan materi pembelajaran yang merangsang aktivitas kreatif anak agar proses belajar terasa menyenangkan,” jelasnya.
Rangkaian kegiatan ini dirancang efisien dengan durasi 30 hingga 60 menit. Konsep tersebut menjadikannya pilihan ideal bagi rombongan sekolah, komunitas, maupun keluarga yang sedang berlibur di Kota Batu.
Baca juga: Sinergi Disnaker, BPJS dan Mikutopia Perkuat Perlindungan Pekerja Lokal di Kota Batu
Koordinator Sahabat Mikutopia, Achmad Artur J Tampi, menaruh harapan besar terhadap program tersebut. Menurutnya, inovasi ini bukan sekadar menambah daya tarik wisata, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
“Harapan kami, wisatawan merasa senang dan anak-anak bisa belajar, sementara di sisi lain, masyarakat lokal mendapatkan manfaat nyata dan ikut berkembang secara ekonomi,” tutur Achmad.
Bagi wisatawan yang tertarik mencoba pengalaman menjadi petani jamur, Mikutopia mematok biaya tambahan yang cukup terjangkau. Paket edukasi ini dibanderol mulai Rp15.000 hingga Rp50.000, tergantung jenis paket dan aktivitas yang dipilih.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko


















