Selasa, Juli 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Harga Plastik Meroket, UMKM Kuliner Disarankan Terapkan Strategi Diskon Ramah Lingkungan

Redaksi by Redaksi
April 10, 2026 5:15 pm
in News
harga plastik

Ilustrasi penggunaan plastik UMKM. Foto: Dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Lonjakan harga plastik hingga 100 persen akibat memanasnya konflik geopolitik global mulai berdampak signifikan pada biaya operasional UMKM kuliner di Malang. Kenaikan harga bahan baku ini tidak hanya membebani pelaku usaha kecil, tetapi juga berpotensi memicu kenaikan harga makanan dan minuman di tingkat konsumen. Menghadapi situasi tersebut, pakar dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menawarkan sejumlah strategi untuk membantu UMKM tetap bertahan.

Menurut Pakar Ekonomi UMM, M. Sri Wahyudi Suliswanto, kondisi ini membutuhkan penyelesaian strategis dari dua arah sekaligus. Pemerintah didorong untuk segera mencari pemasok alternatif dari negara yang tidak terdampak konflik, sementara pelaku UMKM perlu melakukan penyesuaian strategi bisnis agar tetap kompetitif.

READ ALSO

Trans Jatim Koridor 2 Lewati Bululawang dan Gondanglegi

Hanya 20 Menit, Lelang Pembangunan Masjid IKA-PMII Kota Malang Tembus Rp855 Juta

‘‘Dari sisi UMKM harus segera menjadikan situasi darurat ini sebagai momentum menyetop plastik sekali pakai lewat diskon khusus bagi pelanggan yang membawa wadah sendiri,’’ ungkapnya, Jumat (10/4/2026).

Di lapangan, tren kenaikan harga ekstrem ini telah berubah menjadi “biaya siluman” yang perlahan menggerus margin keuntungan para pedagang kecil. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMM tersebut menyoroti posisi UMKM kuliner sebagai sektor yang paling rentan karena ketergantungan tinggi terhadap wadah makanan, gelas minuman, hingga tas plastik sekali pakai.

Biaya produksi yang membengkak memaksa pelaku usaha berada dalam dilema. Jika menaikkan harga jual, mereka berisiko kehilangan pelanggan karena daya beli masyarakat masih relatif lesu. Sebaliknya, jika harga tetap dipertahankan, keberlangsungan usaha justru terancam.

‘‘Tapi kalau mereka menahan harga, ada risiko keberlangsungan usaha justru terancam gulung tikar,’’ ujarnya.

Baca juga: Harga Plastik Naik Drastis Imbas Perang, Pedagang Keripik Tempe di Malang Cuma Bisa Pasrah

Ketergantungan Impor Picu Lonjakan Harga Plastik

Wahyudi menjelaskan, akar persoalan ini menunjukkan lemahnya kemandirian industri dalam negeri, khususnya pada sektor bahan baku plastik. Ketergantungan terhadap impor membuat harga domestik sangat rentan terhadap gejolak global.

“Negara kita sangat bergantung pada impor bahan baku plastik. Ketika gejolak geopolitik mengganggu jalur distribusi internasional dan memicu lonjakan harga minyak mentah, harga domestik langsung tertekan,” ungkapnya.

Kondisi tersebut semakin diperparah oleh rantai distribusi domestik yang panjang, sehingga harga bahan baku semakin tinggi saat sampai ke tangan pelaku UMKM. Situasi ini, menurut Wahyudi, sekaligus membuka peluang perubahan menuju pola konsumsi yang lebih berkelanjutan.

’’Jadi, ini adalah saat yang paling tepat untuk memukul mundur kebiasaan penggunaan plastik,” tegasnya.

Diskon Wadah Sendiri Jadi Strategi UMKM Bertahan

Sebagai solusi praktis, Wahyudi menyarankan pelaku UMKM menerapkan strategi diferensiasi harga. Konsumen yang membawa wadah sendiri dapat diberikan harga lebih murah sebagai bentuk insentif sekaligus edukasi lingkungan.

Langkah ini dinilai tidak hanya membantu mengurangi biaya operasional, tetapi juga berpotensi membangun budaya konsumsi ramah lingkungan secara jangka panjang. Namun demikian, Wahyudi menegaskan bahwa beban ini tidak bisa ditanggung pelaku usaha sendirian.

Baca juga: 7 Rekomendasi Toko Plastik di Malang untuk Keperluan Rumah Tangga, Bisnis Kuliner, dan Kemasan

Ia menilai intervensi pemerintah menjadi langkah mutlak mengingat penggunaan plastik yang sangat luas di berbagai sektor industri, mulai dari kuliner rumahan, manufaktur, hingga otomotif.

“Pemerintah tidak boleh tutup mata melihat penderitaan UMKM. Harus ada intervensi tegas mengamankan stabilitas harga plastik di pasaran karena daya rusaknya sangat luas,” imbuhnya.

Langkah konkret yang dapat dilakukan pemerintah saat ini adalah memfasilitasi pencarian pemasok bahan baku dari negara yang tidak terdampak konflik. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan konsumen diharapkan tidak hanya menyelamatkan bisnis UMKM saat ini, tetapi juga menjadi titik balik menuju pola konsumsi yang lebih bijak dan berkelanjutan.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: Harga plastikmalangsolusi harga plastik naikUMKM KulinerUMKM MalangummUniversitas Muhammadiyah Malang

Related Posts

Trans Jatim Koridor 2 Lewati Bululawang dan Gondanglegi
News

Trans Jatim Koridor 2 Lewati Bululawang dan Gondanglegi

Senin, 27 Jul 2026
Hanya 20 Menit, Lelang Pembangunan Masjid IKA-PMII Kota Malang Tembus Rp855 Juta
News

Hanya 20 Menit, Lelang Pembangunan Masjid IKA-PMII Kota Malang Tembus Rp855 Juta

Senin, 27 Jul 2026
Rumah Kos di Sengkaling Kebakaran, Penghuni Asal Balikpapan Alami Luka Bakar
News

Rumah Kos di Sengkaling Kebakaran, Penghuni Asal Balikpapan Alami Luka Bakar

Senin, 27 Jul 2026
Disebut Londo Ireng oleh Prabowo, Jurnalis Malang Raya Gelar Aksi Demo
News

Disebut Londo Ireng oleh Prabowo, Jurnalis Malang Raya Gelar Aksi Demo

Senin, 27 Jul 2026
Pengerjaan Jalan Gondanglegi-Balekambang Capai 70 Persen
News

Pengerjaan Jalan Gondanglegi-Balekambang Capai 70 Persen

Senin, 27 Jul 2026
8 Peraih IKA-PMII Awards 2026. Foto/dok IKA PMII Kota Malang
News

Inspiratif, 8 Peraih IKA-PMII Awards 2026, Mulai Tokoh Senior, Sekjen PKB hingga Dosen

Senin, 27 Jul 2026
Next Post
Anggota DPR RI, Ahmad Irawan saat menggelar halalbihalal dan silaturahmi di Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Anggota DPR RI Ahmad Irawan Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah di Malang Raya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.