Kota Batu, Tugumalang.id – Menapaki usia ke-25 tahun menjadi momen prestisius bagi Jatim Park Group. Pada momen “usia perak” tersebut, pengelola destinasi wisata ternama asal Kota Batu ini justru melakukan gebrakan baru dengan menyiapkan delapan mega proyek wahana yang diproyeksikan menjadi daya tarik fenomenal.
Langkah ini diambil sebagai strategi untuk menegaskan posisi mereka di industri pariwisata nasional sekaligus memperkuat daya tarik wisata di Kota Batu. Berbagai pengembangan disiapkan untuk menghadirkan pengalaman wisata yang semakin beragam, modern, dan terintegrasi.
Sebagai bagian dari pengembangan kawasan wisata terpadu, JTP Group juga tengah menyiapkan proyek Hotel Tertawa. Hotel ini dibangun di atas lahan sekitar 12.000 meter persegi dan dirancang sebagai fasilitas akomodasi yang terhubung dengan berbagai destinasi wisata di sekitarnya.
Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu di Kota Batu
Hotel Tertawa nantinya akan bersebelahan langsung dengan proyek Batu Sport Center. Fasilitas olahraga berskala besar ini dirancang tidak hanya untuk aktivitas olahraga, tetapi juga untuk mendukung berbagai penyelenggaraan event seperti konser, festival, hingga kegiatan hiburan berskala besar.
Konsep pengembangan kawasan tersebut diharapkan dapat menghadirkan pusat aktivitas wisata baru yang memadukan rekreasi, olahraga, hiburan, dan akomodasi dalam satu area.
Baca juga: Diskon 40 Persen Tiket Masuk ke Jatim Park Selama Ramadan Bagi Warga Kota Batu
Selain itu, Jawa Timur Park Group juga tengah menyiapkan pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya. Museum interaktif berkonsep edutainment ini dirancang menghadirkan ratusan alat peraga interaktif yang memperkenalkan pengetahuan budaya, sains, dan teknologi kepada para pengunjung.
Museum Interaktif Berbasis Edukasi dan Teknologi
Museum tersebut akan menghadirkan berbagai zona pembelajaran yang dirancang untuk memberikan pengalaman edukatif yang menarik.
Beberapa zona yang direncanakan antara lain:
-
Zona budaya yang mengangkat sejarah dan peradaban Nusantara
-
Zona sains yang membahas bidang antariksa, fisika, biologi, dan kimia
-
Zona fenomena bencana alam
-
Zona perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI)
Melalui konsep interaktif, pengunjung diharapkan dapat mempelajari berbagai bidang ilmu pengetahuan secara lebih menarik dan mudah dipahami.
Selain pembangunan museum, JTP Group juga terus melakukan inovasi melalui pengembangan dan transformasi sejumlah destinasi wisata yang telah ada.
Salah satunya melalui rebranding Predator Fun Park menjadi Batu Ekonomis Park. Transformasi ini dilakukan untuk menghadirkan taman wisata dengan konsep yang lebih ekonomis dan terjangkau bagi masyarakat Kota Batu serta wisatawan.
Deretan Proyek Wahana dan Destinasi Baru
Transformasi juga akan dilakukan pada Klub Bunga Butik Resort yang akan berubah menjadi Klub Bunga Theme Park Hotel. Konsep baru ini menghadirkan lebih dari 20 wahana permainan yang terintegrasi langsung dengan fasilitas hotel, sehingga pengunjung dapat menikmati pengalaman menginap sekaligus rekreasi dalam satu kawasan.
Selain proyek-proyek tersebut, sejumlah pengembangan lain juga tengah disiapkan oleh JTP Group, antara lain:
-
Heliconia Hotel
-
Tourist Service Center
-
1979 Social House Hotel
-
Lebaran Coaster
-
Jawa Timur Park 3’s Aquarium
Direktur Utama JTP 3 Suryo Widodo menjelaskan bahwa di usia perak ini, JTP berkomitmen menghadirkan minimal tiga wahana baru setiap tahunnya sebagai bentuk konsistensi dalam memberikan pengalaman terbaik bagi pengunjung.
Baca juga: Wahana Pendulum 360 Kembali Beroperasi, Jatim Park Group Jamin Keamanan Sesuai SOP
Pengembangan wahana baru tersebut, kata dia, menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga daya tarik destinasi wisata di Kota Batu.
“Kami ingin menunjukkan bahwa destinasi wisata di Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional,” tegasnya.
Suryo juga menyampaikan bahwa perjalanan 25 tahun Jatim Park Group merupakan hasil dari komitmen panjang untuk terus menghadirkan inovasi di industri pariwisata Indonesia. Komitmen tersebut lahir dari keyakinan bahwa pariwisata yang berkembang harus mampu tumbuh bersama serta bersinergi dengan berbagai pihak.
“Selama 25 tahun, Jatim Park Group terus berupaya menghadirkan pengalaman wisata yang tak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukasi bagi pengunjung. Kami percaya pariwisata memiliki peran besar dalam membangun kualitas sumber daya manusia, maka dari itu konsep edutainment akan terus menjadi pondasi pengembangan Jawa Timur Park Group ke depannya,” ujar Suryo.
Sementara itu, Manager Marketing and Public Relation JTP Group Titik S Aryanto menambahkan bahwa pembangunan Museum Mega Science Center dan Budaya saat ini telah mencapai sekitar 50 persen dan ditargetkan mulai dibuka untuk masyarakat pada pertengahan 2026.
“Museum tersebut dirancang menggabungkan konsep edukasi dengan teknologi modern sehingga pengunjung dapat mempelajari berbagai bidang ilmu pengetahuan, sejarah peradaban manusia, hingga perkembangan teknologi masa depan secara interaktif,” imbuhnya.
Saat ini, Jatim Park Group telah mengelola lebih dari 20 theme park, empat museum, enam hotel, serta pusat perbelanjaan yang tersebar di Kota Batu. Pengembangan destinasi wisata mereka juga telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia melalui sejumlah proyek seperti Wisata Bahari Lamongan, Banyuwangi Park, hingga Krakatau Park.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko
























