Tugumalang.id – Antusiasme peserta Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang, Jawa Timur sangat tinggi. Ratusan ribu jamaah Nahdliyin tetap hadir dan mengikuti pengajian berskala besar tersebut meski harus lesehan di luar Stadion Gajayana pada Minggu (8/2/2026).
Mereka tampak khusyuk menyimak pengajian dan pidato langsung pidato Presiden RI Prabowo Subianto dari videotron yang disedikan panitia. Sesekali teriakan dukungan dan sorak tepuk tangan menggema ketika Presiden Prabowo menyampaikan sejumlah penegasan penting dalam pidatonya.
Baca Juga: Cerita Relawan dan Semangat Lansia Hujan-hujanan pada Acara 1 Abad NU di Kota Malang
“Tegas sekali Bapak Presiden kita. Mulai datang tadi, beliau berdiri tegak, menyapa warga dan umumkan program-program penting pemerintah ke depannya,” ungkap Hartini, jemaah asal Kedungkandang, Kota Malang.
Informasi dihimpun, total jamaah yang datang di Muhajadah Kubro 1 Abad NU itu mencapai 107.000 lebih orang. Mereka datang dengan berbagai sarana mulai kendaraan pribadi hingga rombongan bus. Para jamaah didominasi dari warga Jawa Timur.
Mengingat kapasitas stadion yang hanya mampu menampung 35 ribu orang, panitia memasang sejumlah videotron di luar stadion hingga radius sekitar 3 hingga 4 kilometer, agar jamaah yang duduk menyebar tetap bisa mengikuti rangkaian Mujahadah Kubro dengan khidmat.
Baca Juga: Seribu Banser Diterjunkan pada Harlah 1 Abad NU di Kota Malang
Sekretaris PWNU Jawa Timur, DR HM Faqih, di Surabaya membenarkan jumlah jemaah yang hadir tercatat mencapai 107.049 orang. Mereka datang menggunakan 1.283 bus, ribuan mobil, serta sepeda motor yang memadati sejumlah titik di Kota Malang.
“Per H-1 tercatat jamaah mencapai 107.049 orang, atau dibulatkan sekitar 107 ribu orang. Jumlah itu datang dengan 1.283 bus dan ribuan kendaraan lainnya,” kata dia.
Rinciannya, sebanyak 79.049 jemaah berasal dari Pengurus Cabang NU (PCNU) se-Jawa Timur. Sementara 28.000 lainnya merupakan warga Muslimat NU. Seluruh rombongan terbagi dalam sembilan zona dengan sembilan penanggung jawab dari PWNU, didukung 45 ketua rombongan dan narahubung di tingkat lokal.
Selain menggunakan bus, jemaah juga menggunakan 6.476 mobil dan 5.413 sepeda motor. Kepadatan ini membuat panitia menerapkan pengaturan ketat di sekitar stadion hingga kawasan penyangga.
Ketua Panitia Harlah 1 Abad NU PWNU Jatim, Prof Masykuri Bakri, mengatakan kapasitas Stadion Gajayana terbatas jika hanya mengandalkan tribun. Sebab itu, panitia juga menghadirkan videotron di sejumlah titik di luar stadion hingga radius tiga sampai empat kilometer dari lokasi utama.
“Kapasitas tribun stadion hanya sekitar 35 ribu orang. Karena itu, sebagian besar jemaah berada di luar lapangan. Namun mereka masih bisa melihat acara di dalam lewwat videotron di luar,” ujarnya.
Sebagai informasi, Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang dipusatkan di Stadion Gajayana Malang berlangsung selama dua hari, 7–8 Februari 2026, dan dihadiri lebih dari 100 ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia dan pejabat penting negara dan para tokoh kiai dan ulama Indonesia.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























