Tugumalang.id – Wilayah Kota Malang dilanda cuaca ekstrem berupa angin kencang pada Sabtu (24/1/2026). Setidaknya, angin kencang ini mengakibatkan 5 pohon tumbang di beberapa titik dan seorang warga terluka usai tertimpa ranting. Kini, masyarakat diimbau untuk lebih waspada.
Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem angin kencang di Kota Malang. Ia juga menyarankan masyarakat memantau prakiraan cuaca dari BMKG.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Malang Selatan Sebabkan Pohon Tumbang dan 4 Rumah Rusak
“Kami harapkan masyarakat selalu melihat rilis BMKG sebelum beraktivitas. Jika tidak mendesak, sebaiknya tidak perlu keluar. Lakukan mitigasi di wilayah masing masing, terutama pohon, baliho atau atap seng yang rawan tertiup angin,” tuturnya.
Pihaknya juga telah menguatkan kesiapan personel untuk melakulan mitigasi kebencanaan. Seluruh pimpinan wilayah kecamatan juga telah diarahkan untuk siaga bencana.
“Kami sudah koordinasi dengan seluruh camat agar kelurahan tangguh dan relawan standby on call di wilayah masing masing. Jadi tidak berkumpul di satu pos, tapi siap bergerak jika diperlukan,” tegasnya.
Adapun cuaca ekstrem yang melanda Kota Malang pagi ini telah mengakibatkan 5 pohon tumbang. Titik pohon tumbang terjadi di Jalan Jakarta-Simpang Ijen, Jalan Langsep, kawasan Janti, Jalan Sumbersari dan Karangbesuki.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Malang Selatan Sebabkan Pohon Tumbang dan 4 Rumah Rusak
“Total ada 5 lokasi terdampak, yang signifikan itu di Jalan Simpang Ijen karena pohon diameter sekitar 30 sentimeter menimpa kabel dan pagar rumah warga,” ucapnya.
Selain kerusakan fasilitas, satu warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat kejadian tersebut. Insiden itu terjadi di Jalan Langsep saat korban tertimpa ranting pohon ketika melintas.
“Tadi pagi ada warga yang melintas di Langsep tertimpa ranting. Korban luka ringan dan sudah tertangani oleh relawan RCD dan PMI,” urainya.
Kini, BPBD Kota Malang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang tengah melakukan penanganan di lokasi terdampak. Evakuasi dan pemangkasan pohon tumbang masih dilakukan agar aktivitas lalu lintas kembali normal.
“Saat ini teman teman menyelesaikan pemotongan pohon bersama DLH di Jalan Simpang Ijen supaya warga bisa segera beraktivitas dan melintas,” jelasnya.
Dari lima lokasi kejadian, BPBD mencatat hanya satu pohon berdiameter besar, yakni di Simpang Ijen. Sementara di lokasi lainnya, ukuran pohon tumbang berdiameter sekitar 10–20 sentimeter dan satu kejadian ranting patah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























