Tugumalang.id – Jembatan Brawijaya yang terletak di kawasan Pasar Splendid, Kota Malang akan segera dilakukan perbaikan. Pemerintah Kota Malang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 500 juta untuk memperbaiki pondasi jembatan itu.
Diketahui, pondasi jembatan ini telah tergerus aliran Sungai Brantas sejak beberapa bulan terakhir. Hal itu membuat kondisi pondasi jembatan tersebut menggantung.
Kepala DPUPR-PKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto mengatakan bahwa konstruksi jembatan ini masih kuat meski pondasinya telah tergerus aliran sungai. Namun untuk mengantisipasi kerusakan lebih parah, pihaknya akan melakukan perbaikan pondasi jembatan itu.
Baca Juga: Mulai 14 Mei, Akses ke Pasar Splendid Tak Bisa Lagi Lewat Jalan Kahuripan
“Kalau bicara konstruksi, jembatan ini masih aman karena tidak dilalui roda empat, hanya roda dua. Tetapi untuk pondasi perlu perbaikan, kami sudah anggarkan sekitar Rp 300-500 juta,” ucapnya, Kamis (15/1/2026).
Penguatan pondasi jembatan ini menurutnya penting untuk dilakukan sebagai antisipasi hal hal tak diinginkan. Mengingat, jembatan ini merupakan akses utama keluar masuk kawasan Pasar Splendid.
Melalui perbaikan itu, Dandung berharap konstruksi jembatan ini bisa semakin kuat. Sehingga, masyarakat maupun peengendara bisa lebih nyaman saat melintas.
Baca Juga: Sejarah Pasar Splendid, Berawal dari Berkumpulnya Para Pedagang Burung
Di sisi lain, Dandung menyebut bahwa Pemkot Malang juga berencana melakukan penataan kawasan Pasar Splendid. Dimana, pasar ini akan diintegrasikan dengan kawasan Kayutangan Heritage.
“Nanti ada penataan kawasan seperti yang disampaikan Pak Wali. Penataan kawasan tidak hanya jembatan, tapi juga pasarnya,” kata dia.
Sebelumnya, Wali Kota Malang telah mewacakan akan melakukan ekspansi daya tarik kawawan Kayutangan Heritage. Ekspansi itu akan mengintegrasikan dengan lokasi lokasi strategis di sekitar Kayutangan.
Pasar Splendid menjadi salah satu target lokasi ekspansi itu bersama, Dewan Kesenian Malang (DKM), Tarekot, Alun Alun Tugu hingga Stasiun Malang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























