Kota Batu, Tugumalang.id – Ketua DPRD Kota Batu M. Didik Subiyanto menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 harus benar-benar fokus menjawab kebutuhan rakyat. Prioritas tersebut mencakup solusi kemacetan, keberlanjutan sektor pertanian, hingga penguatan mitigasi bencana.
Penetapan anggaran sebesar Rp1,016 triliun, menurut Didik, harus diarahkan sebagai solusi nyata atas persoalan spesifik yang dihadapi masyarakat. Ia menekankan anggaran daerah tidak boleh habis hanya untuk belanja rutin, tetapi wajib menyentuh langsung keluhan warga di tingkat akar rumput.
Didik memaparkan sejumlah poin krusial yang menjadi aspirasi utama warga Kota Batu dan harus terakomodasi secara konkret dalam APBD 2026.
Solusi Kemacetan Jadi Prioritas Infrastruktur
Salah satu fokus utama adalah optimalisasi anggaran untuk pelebaran jalan penghubung antar-desa serta pemeliharaan jalur alternatif. Langkah ini dinilai penting guna memecah kepadatan arus lalu lintas, terutama saat terjadi lonjakan kunjungan wisatawan.
Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas pariwisata yang menjadi penopang utama perekonomian daerah.
Baca juga: DPRD Kota Batu Cabut Kebijakan Kenaikan Tunjangan Meski Belum Pernah Terealisasi
Penguatan Pertanian dan Program Mbatu Sae
Selain infrastruktur, DPRD juga menaruh perhatian besar pada sektor pertanian sebagai bagian dari implementasi visi misi Mbatu Sae. Didik menegaskan perlunya prioritas anggaran untuk menjamin distribusi pupuk subsidi yang tepat sasaran, bantuan teknologi pertanian berbasis smart farming, serta perbaikan jaringan irigasi di wilayah produktif seperti Bumiaji.
Penguatan sektor ini dipandang strategis untuk menjaga ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
Mitigasi Bencana dan Perlindungan Lingkungan
Dalam APBD 2026, alokasi anggaran juga secara logis diarahkan untuk penanganan bencana. Program tersebut meliputi penguatan dinding plengsengan di titik rawan longsor serta normalisasi drainase guna mencegah banjir luapan saat musim penghujan.
“Kami tidak ingin melihat ada warga yang mengeluh jalan rusak di depan rumahnya atau petani yang kesulitan air irigasi, sementara anggaran tersedia. APBD 2026 adalah uang rakyat, maka kembalinya harus dalam bentuk kemudahan hidup bagi rakyat Batu,” tegas Didik.
Di luar infrastruktur, DPRD memastikan kebutuhan spesifik lainnya tetap menjadi prioritas, seperti penurunan angka stunting dan pembiayaan kesehatan gratis melalui skema Universal Health Coverage (UHC). DPRD meminta Dinas Kesehatan bersikap proaktif agar tidak ada warga miskin yang tertolak saat membutuhkan layanan medis di RSUD maupun puskesmas.
Baca juga: DPRD Kota Batu Dukung Strategi Pemkot Pulihkan Kejayaan Apel sebagai Ikon Daerah
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa tersebut juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar tidak main-main dalam merealisasikan anggaran. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai sasaran pembangunan jangka menengah daerah.
“Tantangan Kota Batu ke depan semakin besar, terutama sebagai destinasi wisata nasional. Kita harus memastikan infrastruktur siap, lingkungan terjaga, dan masyarakat berdaya secara ekonomi,” pungkasnya.
Senada dengan Ketua DPRD, Ketua Badan Anggaran (Banggar) Ludi Tanarto tengah melakukan penyelarasan Standar Harga Satuan (SHS) agar anggaran yang disusun tetap realistis dan akuntabel. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah pemborosan pada pos-pos yang tidak mendesak.
“Setiap bentuk pengabdian kita adalah tanggung jawab moral. Kami ingin APBD 2026 menjadi landasan hukum yang kuat untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang profesional dan berpihak pada kepentingan publik,” tambah Didik.
Saat ini, dokumen Raperda APBD 2026 telah disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur untuk proses evaluasi. DPRD berharap seluruh OPD mampu mengeksekusi program secara inovatif dan profesional demi terwujudnya kesejahteraan warga Kota Batu yang merata.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























