Tugumalang.id – Di tengah tuntutan pendidikan modern, pondok pesantren masih menjadi salah satu alternatif belajar yang terus melakukan penyesuaian, terutama untuk pendidikan agama.
Salah satunya Pondok Pesantren Sentono Agung Darurrohman (PPSAD) yang teguh menjadikan pendidikan agama sebagai pilar utama.
Struktur pendidikan formal di PPSAD ditopang oleh kurikulum Madrasah Diniyah (Madin) yang berjenjang, dirancang untuk memastikan santri menguasai ilmu nahwu, shorof hingga fikih secara matang dan bertahap.
Baca Juga: Profil Pemilik Trans7 Chairul Tanjung Usai Konten Viral Expose Uncensored yang Dianggap Lecehkan Pondok Pesantren
Kurikulum ini terbagi dalam tiga tingkatan utama, ditambah satu program khusus, yang menjamin lulusan memiliki fondasi keilmuan agama yang kuat dan terstruktur.
Keunikan kurikulum PSAD terletak pada sistem berjenjang yang disiplin dan penyertaan program khusus yang menjadi pembeda, menciptakan lulusan yang siap menjadi ahli agama sekaligus kader ulama di masyarakat.
Jenjang Pendidikan dan Program Khusus
Kurikulum Madrasah Diniyah PSAD disusun untuk memandu santri dari tingkat dasar hingga penguasaan kitab-kitab induk:
1. Madrasah Tingkat I’dadiyah (2 Tahun)
I’dadiyah merupakan jenjang pra-dasar yang berfungsi sebagai masa persiapan (matrikulasi), ditempuh selama dua tahun.
Tingkat ini bertujuan menyamakan kemampuan dasar santri dan membangun fondasi yang kokoh dalam empat pilar keilmuan pesantren:
• Ilmu Alat dan Bahasa: Santri wajib menguasai dasar nahwu melalui Jurumiyah Nadzom dan Qoidah Natsar, serta belajar Pegon dan Imla’ sebagai modal membaca kitab gundul.
• Fikih Dasar Praktis: Fokus pada praktik ibadah sehari-hari melalui kitab Fasholatan dan Safinatus Sholah.
• Akhlak dan Adab: Penanaman etika dilakukan melalui Akhlaq, Alala (tentang adab mencari ilmu), dan Ngudi Susilo (usaha mencari perilaku baik).
• Pondasi Agama: Dipelajari Aqidatul Awam (dasar aqidah), Hidayatus Shibyan (dasar ilmu tajwid), Tarikh Nabi, Ro’sun Sirah (ringkasan sejarah), Alquran, dan Muhafadzoh (hafalan-hafalan penting).
Tingkat I’dadiyah ini adalah “pabrik” pembentukan karakter dasar, memastikan setiap santri memiliki kompetensi minimal yang seragam sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Baca Juga: Dinkes Kota Batu Bangun Kemandirian Kesehatan di 5 Pondok Pesantren
2. Madrasah Tingkat Ibtidaiyah (6 Tahun)
Ibtidaiyah adalah jenjang inti pendidikan Diniyah di PSAD, ditempuh selama enam tahun. Pada tingkat ini, santri mulai mendalami kitab-kitab kuning menengah dan lanjutan. Kurikulum dipecah menjadi lima klaster keilmuan utama:
• Fikih dan Hadis (Syariah): Fokus pada hukum praktis dan dalilnya melalui Bulughul Marom, Arbain an Nawawi, Fath al Qorib, Sullamut Taufiq, serta kajian khusus Uyunul Masail lin Nisa’.
• Ilmu Alat (Nahwu & Shorof) Tingkat Menengah: Penguasaan analisis struktur kalimat dan perubahan kata melalui Al Imrithi, Alfiyah Ibnu Malik (dasar), Al Ajurumiyah, Qowaidus Shorfiyah, Amtsilatut Tashrifiyah, dan Al I’lal.
• Akidah, Akhlak, dan Adab: Pembahasan fondasi keimanan diperkuat melalui Jawahirul Kalamiyah dan Matan Ibrohim Al Bajuri. Penanaman moralitas difokuskan melalui Tahliyah, Taisirul Kholaq, dan Washoya.
• Pendukung Keilmuan: Meliputi Tuhfatul Athfal (Tajwid), Nazhmul Mathlab, Fathul Mubin, Tarikh Nabi, dan materi umum seperti Pedoman Ke-NUan dan Administrasi & Organisasi. Kurikulum yang padat ini memastikan lulusan Ibtidaiyah memiliki bekal ilmu alat yang mumpuni untuk membaca kitab gundul dan pemahaman fikih yang komprehensif.
3. Madrasah Tingkat Tsanawiyah (3 Tahun)
Setelah menyelesaikan Ibtidaiyah, santri melanjutkan ke jenjang Tsanawiyah selama tiga tahun. Tingkat ini adalah puncak pendalaman keilmuan yang fokus pada metodologi dan kitab-kitab mutawwalat (lanjutan):
• Fikih Lanjutan: Fokus pada kitab fikih induk seperti Fathul Muin, didukung oleh Bulughul Marom dan Uddatul Faridl (Ilmu Waris).
• Ilmu Alat Tingkat Ahli: Penguasaan Nahwu Shorof mencapai puncaknya melalui kajian Alfiyah Ibnu Malik secara penuh, didukung Qowaidul I’rob.
• Metodologi dan Logika: Santri dibekali metodologi berfikir hukum melalui Waroqot (Usul Fikih) dan dilatih logika melalui Sulamul Munawwaroq (Ilmu Mantiq) serta Baiquniyah (Ilmu Hadis).
• Adab dan Praktik: Dibahas Ta’limul Muta’alim (Adab mencari ilmu) dan Jauharul Maknun (Balaghah). Jenjang ini diakhiri dengan praktik wajib Muhafadzoh dan Qiroatul Kutub. Jenjang Tsanawiyah ini menghasilkan lulusan yang siap menjadi mutafaqqih fiddin (ahli dalam ilmu agama) dan mampu berdiskusi keilmuan.
4. Program Khusus: Al-Robithoh (Pendalaman & Spesialisasi)
Al-Robithoh adalah program khusus di luar jenjang formal, diperuntukkan bagi santri-santri pilihan dan senior. Program ini menjadi ciri khas PSAD yang memastikan lulusannya mencapai tingkat spesialisasi ilmu dan kedalaman spiritual.
• Fikih Spesialisasi: Pendalaman hukum fikih mazhab Syafi’i melalui kitab-kitab besar seperti Iqna’ dan Fathul Muin. Kajian ini melatih santri untuk melakukan ijtihad kecil dan muqorranah (perbandingan).
• Tasawuf dan Akhlak: Penguatan spiritualitas dilakukan melalui karya agung Ihya’ Ulumuddin dan Minhajul Abidin karya Imam Al-Ghazali. Kitab-kitab ini berfungsi sebagai penyeimbang, memastikan ilmu fikih yang dipelajari disertai dengan penyucian jiwa (tazkiyatun nufus).
Al-Robithoh menjadi jenjang pamungkas yang menghasilkan kader ulama yang menguasai teori, memiliki kedalaman batin, dan menjaga tali ikatan sanad keilmuan yang kuat.
Struktur kurikulum Madrasah Diniyah di Pondok Pesantren Sentono Agung Darurrohman, yang membagi pendidikan ke dalam jenjang I’dadiyah, Ibtidaiyah, dan Tsanawiyah selama total 11 tahun, adalah bukti komitmen pesantren dalam menyediakan pendidikan agama yang bertahap, mendalam, dan terstruktur.
Ditambah dengan program khusus Al-Robithoh yang fokus pada Tasawuf dan Fikih mutawwalat, PSAD berhasil mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu alat, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan siap menjadi penerus tradisi keilmuan di masyarakat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Sabrina Rb (Magang)
Editor: Herlianto. A





























