Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Akademisi Malang Soroti Wajah Demokrasi dari Kasus Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong

Redaksi by Redaksi
Juli 23, 2025 9:22 am
in News
Dialog interaktif Youth Development Forum, Himapolitik UB yang mengulas perkara Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong. (Foto/dok.)

Dialog interaktif Youth Development Forum, Himapolitik UB yang mengulas perkara Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong. (Foto/dok.)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Youth Development Forum bersama Himapolitik Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan dialog interaktif bertajuk “Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong: Wajah Penegakan Hukum Hari Ini?” di Kota Malang pada 22 Juli 2025. Dialog itu menjadi ruang diskusi kritis terhadap dinamika demokrasi di Indonesia saat ini.

Acara tersebut menghadirkan para narasumber dari kalangan akademisi, praktisi hukum dan unsur mahasiswa untuk membedah penegakan hukum hari ini di Indonesia khususnya pada kasusHasto Kristiyanto dan Tom Lembong, dua tokoh penting dalam lanskap politik nasional saat ini.

READ ALSO

Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Dialog ini bertujuan untuk mengajak publik memahami lebih dalam argumen yang diajukan kedua tokoh tersebut dalam konteks demokrasi, supremasi hukum, dan etika politik.

Baca Juga: Pilkada, Menyelamatkan Demokrasi dari Tangan Oligarki

Selain itu, forum ini juga menjadi momentum reflektif terhadap situasi kebebasan berpendapat serta keberanian perbedaan sikap dalam sistem politik Indonesia.

“Dialog seperti ini penting untuk menjaga ekosistem demokrasi tetap hidup. Pleidoi bukan hanya pembelaan, tapi juga bisa menjadi catatan sejarah politik yang perlu dikaji bersama,” ujar M. Arifin Ilham selaku narasumber unsur mahasiswa.

Acara yang digelar terbuka untuk umum itu diharapkan menjadi ruang bertukar pikiran lintas pandangan, sekaligus memperkuat komitmen terhadap demokrasi yang sehat, transparan dan berkeadaban.

Baca Juga: Insiden Penembakan Donald Trump Saat Pidato Kampanye, Jadi Catatan Kelam Demokrasi Amerika Serikat

Fenomena yang terjadi khususnya pada kasus yang sedang menimpa Hasto Kristiyanto dan Tom Lembong dianggap sebagai proses penegakan hukum yang memiliki banyak kejanggalan pada prosesnya. Seperti halnya yang terjadi pada kasus Hasto Kristiyanto.

Narasumber dari praktisi hukum yakni Chris Ade W., S.H., MH yang juga merupakan advokat mengatakan bahwa ada kejanggalan pada prosedural kasus Hasto.

“Terkait prosedural hukum acara yang cacat pada perkara Hasto Kristiyanto seharusnya konsekuensinya adalah bebas, yang mana dilakukan penggeledahan terhadap ponselnya tanpa surat penggeledahan,” kata dia.

Hal itu menurutnya menjadi salah satu catatan penting prosedur hukum acara pidana yang seharusnya dipenuhi oleh penyidik pemeriksa perkara Hasto.

Sehingga apabila dianggap sebagai sebuah tindakan normal maka ini akan menjadi ancaman keamanan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ia memandang tidak menutup kemungkinan akan ada Hasto Kristiyanto selanjutnya.

Pihaknya menilai proses kriminalisasi terhadap Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto sarat akan kepentingan politik yang kerap kali ditemui dalam negara yang bercorak otoriter. Hal ini menurutnya dapat berpotensi meruntuhkan prinsip negara hukum.

Dikatakan, pengadilan sebagai muara terakhir seharusnya menjaga independensinya dan tidak larut dalam kepentingan para penguasa, karena sejatinya kekuasaan selalu berganti tapi tidak dengan cahaya keadilan.

“Wajah hukum hari ini seolah olah menyebar ketakutan bagi setiap orang yang berani berbeda pandangan politik, karena ia tidak lagi menjadi penegak keadilan melainkan alat kekuasaan,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: dialog Youth Development ForumHasto KristiyantoHimapolitik Universitas BrawijayaTom Lembongwajah penegakan hukum Indonesia

Related Posts

F5785b1f 3c1f 4c98 A75b 4d1910b070cf
News

Pastikan Profesionalisme, Sekjen Imipas Kunjungi Kantin hingga Pembinaan Batik di Lapas Malang

Sabtu, 18 Jul 2026
Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan
News

Dari Malang, Prabowo Klaim Indonesia Sudah Capai Swasembada Pangan

Jumat, 17 Jul 2026
Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya
News

Wamentan, STAPA Center, dan HKTI Salurkan Alat Pertanian untuk 50 Gapoktan di Malang Raya

Jumat, 17 Jul 2026
Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak
News

Kota Batu Hadirkan Sidang Terpadu Perwalian Anak

Jumat, 17 Jul 2026
Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung
News

Sudah Dibangun, Pemkot Malang Akan Buka Jalan Baru Tembusan Griya Shanta-Simpang Candi Panggung

Jumat, 17 Jul 2026
7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil
News

7 Layanan Kependudukan Sudah Bisa Diakses Secara Online, Warga Tak Perlu ke Disdukcapil

Jumat, 17 Jul 2026
Next Post
Arema FC resmi merekrut Ian Lucas Puleio Araya untuk menambah kekuatan tim jelang bergulirnya BRI Super League 2025/2026. /Foto: Tangkapan layar Instagram @aremafcofficial

Fakta Menarik Rekrutan Anyar Arema FC Ian Lucas: Pemain Serba Bisa

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.