Minggu, Agustus 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Fenomena Alih Tanam Petani Apel ke Sayur-Mayur di Kota Batu Semakin Meningkat

Redaksi by Redaksi
Juli 17, 2025 4:10 pm
in News
Ilustrasi petani di Kota Batu menebang pohon apel yang sudah mulai tak produktif, alih tanam jadi sayir mayur. Foto: Dok.

Ilustrasi petani di Kota Batu menebang pohon apel yang sudah mulai tak produktif, alih tanam jadi sayir mayur. Foto: Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Fenomena alih tanam petani apel ke komoditas sayur-mayur di Kota Batu semakin meningkat. Situasi ini bertolak belakang dengan visi misi Pemkot Batu untuk merevitalisasi apel yang menjadi ikonik kota tersebut selama ini.

Fenomena alih tanam ini belakangan sudah mulai terlihat semakin meningkat di kawasan Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Sejumlah petani sudah mulai menebang pohon apel berusia tua yang sudah mulai tak produktif.

READ ALSO

Pemkab Malang Kaji Empat Lokasi Alun-Alun Kepanjen

Daftar Rais Aam dan Ketua PBNU dari Masa ke Masa, Siapa Pemimpin Berikutnya?

Dwi, salah satu petani di Desa Tulungrejo mengaku terpaksa membabat habis pohon apelnya karena sudah tidak kuat lagi menanggung biaya perawatan apel yang tinggi. Biaya perawatan itu tak sebanding dengan hasil produksi dan harga jualnya.

”Biaya perawatannya tinggi, obat-obatnya kalau terserang penyakit mahal. Harganya juga rendah. Mau gak mau, pohon kami yang sudah tidak produktif kami tebang. Rencana akan kami ganti dengan sayur-mayur,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkot Batu Dorong Petani Miliki Dokumen IG Agar Apel Kota Batu Berdaya Saing

Ilustrasi petani di Kota Batu menebang pohon apel yang sudah mulai tak produktif, alih tanam jadi sayir mayur. Foto: Dok.
Ilustrasi petani di Kota Batu menebang pohon apel yang sudah mulai tak produktif, alih tanam jadi sayir mayur. Foto: Dok.

Dwi menuturkan rata-rata pohon apel di desanya memang sudah berusia 40 hingga 50 tahun. Di usia tersebut, pohon semakin rentan terserang penyakit sehingga tidak mampu lagi menghasilkan buah yang berkualitas.

”Dalam situasi itu, kami dilema juga. Kalau dibiarkan, kerugian yang harus kami tanggung lebih besar. Kami kan juga butuh hidup,” kata dia.

Tak hanya faktor usia, cuaca yang sulit diprediksi juga menjadi penyebab menurunnya produktivitas. Cuaca ekstrem kerap mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan meningkatkan risiko gagal panen.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, pada tahun 2022 luas lahan apel di Kota Batu tercatat mencapai 1.200 hektare. Namun hingga 2025, angka itu menyusut menjadi 1.092 hektare.

Baca Juga: Harga Apel Membaik Memasuki Musim Kemarau, Petani Optimis Hadapi Produk Impor

Penurunan ini disebabkan banyaknya petani yang beralih tanam ke komoditas lain seperti sayuran dan hortikultura yang dianggap lebih menguntungkan dan stabil.

Kendati begitu, dirinya juga memiliki kepedulian untuk tetap menjaga produktifitas apel sebagai ikon Kota Batu. Ia berharap ada dukungan nyata dari pemerintah. Seperti bantuan bibit unggul, subsidi pupuk dan pestisida, maupun pelatihan regenerasi tanaman agar tanaman apel.

“Kalau dibiarkan seperti ini terus, bukan tidak mungkin lahan apel di Batu akan terus berkurang,” tambah Dwi.

Situasi ini juga mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua I DPRD Kota Batu Ludi Tanarto yang turut mendorong Pemkot Batu membuat langkah strategis untuk mengembalikan apel sebagai ikon pertanian khas Kota Batu.

Menurut Ludi, kondisi ini terjadi karena lemahnya permintaan terhadap buah apel di pasaran sehingga tidak ada pilihan menguntungkan bagi petani untuk tetap bertahan di komoditas apel.

Politisi PKS itu mengusulkan sejumlah upaya dan langkah strategis kepeda pemerintah daerah dengan mengintegrasikan apel ke dalam sektor pariwisata dan perhotelan. Dalam hal ini, hotel di Kota Batu bisa menyajikan apel sebagai ‘welcome fruit’ bagi tamu.

Sementara, di sejumlah destinasi wisata, setiap pengunjung dapat diberikan buah apel sebagai bagian dari pengalaman wisata khas Kota Batu. “Ini bukan hanya soal meningkatkan permintaan apel, tapi juga memperkuat branding Kota Batu sebagai ‘Kota Apel’,” terang Ludi.

Di sisi lain, untuk membangkitkan motivasi petani apel, seyogyanya Pemerintah Daerah juga patut untuk memberikan penghargaan resmi kepada para petani apel. Selain kemudian juga menjalin kerja sama strategia dengan daerah lain untuk kembali memperluas pasar.

”Contoh seperti Bali itu kan kerap menggunakan apel dalam upacara adat. Ini bisa jadi peluang perluasan pasar,” ujarnya.

Dalam aspek lain, Pemerintah juga perlu mendorong gerakan simbolis seperti menanam apel di halaman kantor pemerintahan dan swasta sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempertahankan identitas kota.

Dari sisi ekonomi, Ludi mengusulkan agar Pemkot Batu memberikan keringanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi para petani apel. Kebijakan ini diharapkan bisa menjadi motivasi agar petani bertahan membudidayakan apel.

Dia juga menggagas penyelenggaraan ‘Hari Apel Kota Batu’ sebagai agenda tahunan. Event ini diharapkan dapat menjadi momentum promosi, edukasi, sekaligus penguatan citra apel Batu di mata masyarakat dan wisatawan.

“Petani kita sudah sangat ahli dalam teknik budidaya apel. Tantangan kita saat ini bukan pada teknis, tapi bagaimana menciptakan pasar yang stabil dan menguntungkan,” urainya.

Dengan sinergi antara pemerintah, petani dan sektor swasta, kata Ludi, kejayaan apel Batu bisa kembali diraih. Sehingga apel tak hanya menjadi komoditas unggulan, tetapi juga simbol kebanggaan dan warisan budaya Kota Batu.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: apel kota batuDPRD Kota Batufenomena alih tanamHeadlinepemkot batupertanianPetani Apelpetik apel

Related Posts

Pemkab Malang Kaji Empat Lokasi Alun-Alun Kepanjen
News

Pemkab Malang Kaji Empat Lokasi Alun-Alun Kepanjen

Sabtu, 29 Agu 2026
Daftar Rais Aam dan Ketua PBNU dari Masa ke Masa, Siapa Pemimpin Berikutnya?
News

Daftar Rais Aam dan Ketua PBNU dari Masa ke Masa, Siapa Pemimpin Berikutnya?

Sabtu, 29 Agu 2026
RMI PBNU Bahas Peran Bu Nyai Wujudkan Pesantren Aman
News

RMI PBNU Bahas Peran Bu Nyai Wujudkan Pesantren Aman

Sabtu, 29 Agu 2026
Gus Kautsar Ungkap Makna Historis Muktamar NU di Tambakberas
News

Gus Kautsar Ungkap Makna Historis Muktamar NU di Tambakberas

Sabtu, 29 Agu 2026
Kongkow Santri Bareng Masyayikh Bahas Ulang Qonun Asasi NU Jelang Muktamar ke-35
News

Kongkow Santri Bareng Masyayikh Bahas Ulang Qonun Asasi NU Jelang Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026
MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya
News

MHERA LAW Perluas Layanan Pendampingan Hukum di Malang Raya

Jumat, 28 Agu 2026
Next Post
Ketua PC GP Ansor Kota Malang, Sugiyanto mendesak Wali Kota Malang dan penegak hukum bertindak tegas. (Foto/dok.)

Promosi Toko Miras King Abdi Tuai Kecaman

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.