Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Anak Autis Tak Suka Dipeluk? PSLC Ungkap Penyebab Sensoriknya

Redaksi by Redaksi
Juli 14, 2025 5:26 pm
in Tugu Sehat
ANak Autis

PSLC ungkap permasalahan anak dengan spektrum autisme enggan dipeluk karena masalah pemrosesan sensorik./Foto: Unsplash.com/Rajesh Rajput.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Penawar Special Learning Centre (PSLC), lembaga terapi yang fokus pada anak berkebutuhan khusus, mengungkap salah satu tantangan penting dalam penanganan anak dengan spektrum autisme, yaitu ketidaksukaan terhadap pelukan. Fenomena ini bukan semata soal keengganan emosional, melainkan berkaitan erat dengan gangguan pemrosesan sensorik.

Menurut PSLC, anak-anak autis yang enggan disentuh atau dipeluk kerap mengalami gangguan dalam memproses rangsangan sensorik dari lingkungan sekitar. Sentuhan fisik, seperti pelukan, bisa terasa berlebihan atau bahkan menyakitkan bagi mereka.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Anak Tak Suka Dipeluk Bisa Menunjukkan Gangguan Sensorik

Clinical Director PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim, menjelaskan bahwa gangguan pemrosesan sensorik membuat anak kesulitan menginterpretasi stimulus, termasuk sentuhan. Akibatnya, mereka merespons sentuhan dengan penolakan atau ketidaknyamanan yang intens.

“Memahami kondisi ini sangat penting agar orang tua dan terapis tidak memaksa anak untuk menerima pelukan. Justru, pendekatan yang lembut dan penuh empati akan membuat anak merasa lebih aman,” jelas Ruwinah, yang akrab disapa Wina.

Baca juga: PSLC Ungkap Fakta Anak Autis Sering Menyakiti Diri

Edukasi untuk Orang Tua dan Masyarakat

Sebagai pusat terapi dan pembelajaran yang menangani autisme dan kebutuhan khusus lainnya, PSLC terus mendorong edukasi kepada orang tua dan masyarakat luas. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman terhadap tantangan yang dihadapi anak-anak dengan spektrum autisme, termasuk dalam hal interaksi fisik.

“Gangguan sensorik bukan berarti anak tidak menyayangi orang tuanya. Mereka hanya butuh waktu dan pendekatan yang berbeda untuk merasa nyaman dengan sentuhan,” tambahnya.

Komitmen PSLC Melalui PSLCNet

Ruwinah juga menambahkan bahwa penanganan masalah sensorik ini harus dilakukan secara holistik, melibatkan terapi okupasi dan intervensi yang terintegrasi, serta dukungan penuh dari keluarga. Terapi yang konsisten dan lingkungan yang mendukung akan membantu anak mengelola sensitivitas sensoriknya secara bertahap.

“Cinta mereka (anak) mungkin hadir lewat kedekatan non-verbal. Orang tua perlu memahami bahasa cinta anak, bukan memaksakan norma sosial,” ungkapnya.

Baca juga: Takut Terapi? Ini Alasan Orang Tua Masih Ragu Berikan Terapi untuk Anak Autisme, Ungkap PSLC

Hal inilah yang menjadi komitmen PSLC dengan menghadirkan PSLCNet sebagai pusat terapi sekaligus edukasi bagi orang tua yang memiliki anak dengan spektrum autisme. Kehadiran PSLCNet diharapkan memberikan kemudahan bagi orang tua untuk mendapatkan akses terapi bagi anak di bawah tenaga terapis profesional, serta edukasi seputar permasalahan tumbuh kembang anak.

Apalagi saat ini PSLCNet telah tersebar di beberapa daerah, mulai dari Medan, Bandung, Yogyakarta, Samarinda, Banjarnegara, Batam, dan beberapa daerah lainnya. Masyarakat dapat dengan mudah menjangkau layanan yang diberikan PSLC melalui PSLCNet.

Selain itu, PSLC aktif mengadakan pelatihan, seminar, dan program edukasi bagi para pendidik, terapis, dan orang tua untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan, dalam menangani anak dengan autisme dan masalah pemrosesan sensorik.

Melalui pendekatan ini, PSLC berharap dapat meningkatkan kualitas hidup anak-anak berkebutuhan khusus dan membantu mereka berkembang optimal sesuai potensinya.

Informasi Seputar PSLC dan PSLCNet

Bagi Anda yang ingin tahu lebih lanjut atau ingin berkonsultasi mengenai tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus? masyarakat dapat menghubungi:

✳ Instagram dan TikTok: @pslc.indonesia

💡Facebook: Pslc Indo

☎️ WhatsApp: 0812-3069-7798 (Admin 1) dan 0812-3583-5126 (Admin 2)

Fenomena anak yang tidak suka dipeluk sebagai bagian dari tantangan pemrosesan sensorik ini menjadi perhatian serius PSLC, terutama dalam upaya mendukung keluarga dan komunitas autisme di Indonesia.

PSLC terus mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan memahami kebutuhan khusus anak-anak tersebut. Agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang inklusif dan penuh kasih sayang.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko

Tags: Anak Autisanak berkebutuhan khususAutismeGangguan SensorikPemrosesan SensorikPenawar Special Learning CentrePSLCTerapi Anak Autis

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Protes Sound Horeg

Viral! Warga Protes Suara Sound Horeg di Karnaval Mulyorejo, Nyaris Adu Jotos

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.