Minggu, Agustus 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Konten Untuk Pemuda, Pelajaran Dari Narasi

Redaksi by Redaksi
Agustus 7, 2021 9:37 am
in Catatan
Tangkap layar acara webinar acara Teras Belajar seri ke 18 bersama dengan Narasi/tugu malang

Tangkap layar acara webinar acara Teras Belajar seri ke 18 bersama dengan Narasi. (Foto: Dokumen)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh : Rosita Wulandari*

Tugumalang.id – Belajar tentang perkembangan media informasi dan media sosial lainnya menjadi suatu hal yang sangat menarik belakangan ini. Lebih-lebih ketika dihubungkan dengan kehidupan anak muda. Ada perubahan yang cukup signifikan dalam menggunakan media informasi di era konvensional dengan di era serba internet saat ini.

READ ALSO

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

Saya mendapat banyak pelajaran cukup berarti tentang bagaimana perkembangan media informasi saat ini, terutama ketika mengikuti acara Teras Belajar seri ke 18  bersama dengan Narasi. Acara ini bertajuk Appealing Young People with Creative News Platform. Acara yang berlangsung pada Kamis (5/8/2021) menghadirkan pembicara-pembicara dari Narasi.

Pembicara pertama Monica Noeva, salah satu Content Producer di Narasi. Dia menjelaskan banyak hal tentang media informasi yang membuat wawasan saya semakin terbuka. Salah satunya, perbedaan konten pada media konvensional dan media modern saat ini.

Menurutnya, media konvensional seperti televisi memiliki konten yang terkadang kaku karena harus memenuhi aturan tertentu. Tapi, sekarang bisa lebih banyak mendapatkan informasi melalui Youtube, Instagram, Twitter, Tiktok, dan facebook. Di mana kontennya lebih longgar dan tidak kaku.

Kini, masyarakat bisa memilih dari media mana informasi akan didapatkan. Bahkan siapapun bisa menjadi jurnalis dengan berbagi konten di media sosial.

“Yang membedakan sekarang dengan zaman dahulu adalah kuasanya kita sebagai user ya kita bisa memilih akan menggunakan media apa dan informasi apa yang akan kita konsumsi, content on demand.” Ini ungkapan Monica yang saya catat untuk diingat.

Hal penting lagi adalah media sosial sekarang didominasi oleh anak-anak muda. Ini mengharuskan media lama menyesuaikan untuk bisa lebih menarik audien dengan konten yang relatable terhadap anak-anak muda yang lebih suka berkreasi.

Kita mesti menghadirkan berita yang mudah dicerna oleh audien yaitu berita yang membawa konten dengan pengemasan yag singkat, langsung, dan simple. Sementara untuk menarik audien yang mudah terdistraksi, kita harus mengemas konten yang ada dengan menarik dan kreatif.

Dalam kesempatan ini, Monica juga membagikan tips untuk mendapatkan ide-ide baru yaitu dengan memperbanyak referensi memalui scrolling instagram dan tiktok sehingga kita tau apa yang sedang tren di masyarakat serta tau pesan apa yang akan disampaikan.

Pemahaman yang sangat berarti dari Monica ini semakin diperjelas oleh Amanda Valani, Head of Signature Content di Narasi. Dia memaparkan tentang evolusi sosial media yang terus terjadi.

Evolusi sosial media dapat dilihat dari lahirnya Facebook di tahun 2004, YouTube 2005, Twitter 2006, dan Instagram di tahun 2010. Lahirnya berbagai media sosial ini membuat user berubah secara kebiasaan, yang akhirnya muncul sebagai peluang bisnis dan inovasi teknologi.

Media konvensional mau tidak mau harus ikut berevolusi agar tetap jaya di masa banyak pilihan media seperti sekarang ini. Salah satu perbedaan sekarang adalah dari sisi akses media.

Menurut Amanda anak-anak sekarang mengonsumsi berita di tempat nongkrong yang paling sering dan terlama mereka berada di media sosial. Dan kini, menurutnya media konvensional sudah sadar akan hal tersebut, makanya mereka juga ekspansi ke media sosial dengan target audiens yang lebih spesifik.

Perubahan kebiasaan mengonsumsi berita anak muda ada di media sosial, pada akhirnya semua penyedia berita menjangkau di mana mereka berada.

Kemudian secara interaksi perubahan dalam mengonsumsi berita, anak-anak muda cenderung lebih vokal dan mengungkapkan pendapatnya setidaknya di dunia maya. Adanya platform digital membuat anak muda lebih senang, bebas berekspresi, dan berbagi impresinya terhadap konten.

Ketika mereka suka maka akan ngelike, ketika mereka sadar atau memiliki pemikiran yang berbeda mereka anak komen, lebih jauh lagi ketika mereka merasa tergerak mereka akan membuat konten lanjutan dari konten yang dilihat tersebut. Cara interaksi audien berbeda terhadap perubahan lanskap media karena dimungkinkan dengan fitur-fitur yang ada.

Selanjutnya kemasan dan gaya bahasa juga penting. Anak muda lebih suka melihat konten ketika gaya bahasanya kasual, lugas, dan tidak ada jaron-jargon normatif. Adapun cara untuk menjadi audien yang kritis antara lain lihat kapan berita ditulis, lihat kredibilitas platformnya, dan lihat independensi medianya.

Dua nara sumber ini telah memberikan insight yang luar biasa. Tapi eits,, masih ada satu lagi. Dia adalah Elisabeth Glory, Project Manager di Porta Branding. Dia menjelaskan tentang trendsetter. Untuk menjadi trendsetter harus bisa melihat tren terlebih dahulu.

Jadi kalau mau bikin konten yang sifatnya ngetren, kita perlu tentuin dulu mau buat konten apa. Misalnya, body positivity, maka harus pelajari hal itu dengan riset dari sekarang. Salah satu langkah awal menjadi trendsetter adalah melakukan riset dengan mencari sumber yang kredibel dan domainnya jelas.

Hemm.. sungguh menyenangkan belajar dengan kakak-kakak di Narasi.

Sebelum berakhir, ketiga narasumber memberikan tips brainstorming saat akan membuat konten yaitu menentukan tema, menggali ide agar dari satu tema bisa menjadi satu perspektif, diskusi bersama, dan membuat kemasan yang paling menarik.

Nah, itu pengalaman saya belajar dengan sosok yang aktif di bidang media informasi saat ini. Semoga memberi manfaat bagi siapapun yang saat ini sedang aktif menjadi pembuat konten ataupun mereka yang sedang merencanakan menjadi pembuat konten.

*member Pondok Inspirasi

Editor : Herlianto. A

Tags: InternetkontenMedia SosialNarasipemudaTrendsetter

Related Posts

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan
Catatan

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

Rabu, 19 Agu 2026
SEKATEN
Catatan

SEKATEN

Selasa, 18 Agu 2026
Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU
Catatan

Tambakberas, dari Darah Ranggalawe ke Muktamar NU

Jumat, 14 Agu 2026
Digital Holopis Kuntul Baris dan Ketahanan Sosial Kita
Catatan

Digital Holopis Kuntul Baris dan Ketahanan Sosial Kita

Senin, 10 Agu 2026
21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang
Catatan

21 Jam Ngaji Gus Baha Malang-Rembang

Sabtu, 8 Agu 2026
Next Post
Ilustrasi suasan tempat belajar yang berisi jadwal belajar/tugu malang

Coba 6 Tips Ini Bila Fokus Belajar Anda Sering Buyar

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.