Tugumalang.id – Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Bahasa Inggris Universitas Islam Malang (PPG Unisma) kembali menyelenggarakan program pembinaan bertajuk RISE (Reaching Improvement and Success in English) di SMPN 5 Malang.
Kegiatan dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Program ini dirancang sebagai upaya strategis untuk menjawab tantangan rendahnya pendampingan lomba Bahasa Inggris di tingkat sekolah menengah pertama.
Dosen Pembimbing Febti Ismiatun menjelaskan salah satu permasalahan yang melatarbelakangi lahirnya program ini adalah minimnya akses pembinaan terstruktur bagi peserta didik yang memiliki minat tinggi dalam lomba-lomba Bahasa Inggris, khususnya pada cabang storytelling.
Baca Juga: Yudisium dan Pengukuhan PPG Prajabatan Gelombang 1 Tahun 2023 FKIP Unisma
Melalui program RISE, mahasiswa PPG UNISMA berupaya memberikan solusi konkret berupa pelatihan bertahap, bimbingan teknis, dan penyediaan sumber belajar yang dirancang khusus untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi kompetisi storytelling.
Program RISE dibagi ke dalam tiga tahap kegiatan utama. Tahap pertama, yang dimulai pada 11 April 2025, berfokus pada sosialisasi awal dan pengenalan teknik dasar storytelling.
Tahap kedua, pada 25 April 2025, kegiatan dilanjutkan dengan pendalaman materi dan simulasi kompetisi, di mana peserta didik diberikan kesempatan untuk berlatih langsung dalam situasi yang menyerupai lomba nyata.
Puncak dari program ini adalah Mini Competition Storytelling yang dilaksanakan pada 2 Mei 2025.
Baca Juga: Menuju Peningkatan Kualitas Pendidikan Indonesia, 101 Lulusan PPG FKIP Unisma Dikukuhkan
Sebanyak 11 peserta dari berbagai kelas menunjukkan kemampuan mereka dalam membawakan dongeng-dongeng dengan gaya bercerita yang memikat.
Dua cerita populer menjadi tema utama lomba kali ini, yakni “Malin Kundang” dan “Mouse Deer and Crocodile”, yang dikembangkan dengan improvisasi unik oleh masing-masing peserta. Penampilan para siswa tidak hanya menonjol dari sisi vokal dan ekspresi, tetapi juga dari kostum yang memukau.
Dari seluruh peserta, Intan Putri Maharani tampil gemilang dan dinobatkan sebagai Champion berkat penampilannya yang luar biasa membawakan cerita “Mouse Deer and Crocodile”.
Ketua proyek, Hanief Yulius Bachtiar, S.Pd. dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas antusiasme siswa. “Melalui lomba ini, kami ingin menanamkan kepercayaan diri dan kecintaan siswa terhadap budaya lisan serta kearifan lokal,” ujarnya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan lomba storytelling tahun ini, semoga SMPN 5 Malang dapat menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan untuk terus menggali potensi literasi dan seni pertunjukan di kalangan siswa.
Apresiasi juga datang dari pihak sekolah Siti Rachmawati, beliau menyampaikan bahwa program RISE memberikan dampak positif secara menyeluruh.
“Kegiatan RISE sangat membantu peserta didik kami dalam mengembangkan keterampilan Bahasa Inggris. Selain meningkatkan kemampuan teknis, program ini juga membentuk karakter siswa, seperti kedisiplinan, semangat belajar, dan kepercayaan diri,” ujarnya.
Ke depan, mahasiswa PPG UNISMA berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang mampu menjawab tantangan pendidikan secara konkret.
Melalui program seperti RISE, diharapkan akan lahir generasi muda Indonesia yang tidak hanya unggul dalam keterampilan berbahasa Inggris.
”Tetapi juga memiliki kepercayaan diri, daya pikir kritis, dan kesiapan untuk bersaing di tingkat nasional maupun global,” ungkapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























