Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

IDI Malang Pastikan Tak Ada Gelombang Nakes Tolak Vaksin

Redaksi by Redaksi
Januari 28, 2021 2:55 pm
in Berita
IDI Malang Pastikan Tak Ada Gelombang Nakes Tolak Vaksin - IDI Malang Pastikan Tak Ada Gelombang Nakes Tolak Vaksin

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang Raya, dr. Djoko Heri Hermanto.(foto: Azmy)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – .Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang Raya, dr. Djoko Heri Hermanto, menegaskan pihaknya  belum mendengar adanya laporan tenaga medis yang menolak vaksinasi.

”Kalau diskusi, opini-opini ada. Tapi sejauh ini tidak ada. Dengan ini, Insya Allah semua anggota IDI, para dokter di Malang, siap untuk vaksinasi,” ungkap Heri pada awak media usai vaksinasi.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Terkait  jumlah total nakes yang melebihi jumlah nakes penerima vaksin ini jelas dia memang karena tidak memenuhi syarat untuk vaksinasi. Sebagai informasi, dari total sekitar 13 ribu nakes di Kota Malang, hanya 12 ribu nakes yang memenuhi syarat.

Menurut Heri, nakes yang tidak memenuhi syarat itu lantaran ada 69 orang sudah terpapar virus alias kontra-indikasi. Kedua, nakes yang sudah berumur alias berusia 60 tahun ke atas. Ketiga, karena nakes ini memiliki penyakit komorbid alias penyakit penyerta.

Lebih jauh, Djoko menilai pelaksanaan vaksinasi ini tepat lantaran dalam kondisi emergency (darurat), meski memang tingkat efikasi vaksin jenis sinovac ini baru di angka 65,3 persen. Bicara idealnya, kata Heri tentu seusai kaidah penelitian 95 persen.

”Menurut WHO tidak apa-apa vaksin itu bisa dipakai asalkan lebih dari 50 persen (efikasi). Nah, vaksin ini sudah 65,3 persen dan untuk keperluan emergency. Jadi bisa dipakai,” paparnya.

Artinya, dengan vaksinasi ini bukan berarti dapat menekan angka penularan secara massif. Kata Heri, dengan vaksin ini, sistem imunitas tubuh meningkat. Apalagi, jika vaksinasi ini sudah menyentuh semua lapisan penduduk.

”Dari sini, saya berharap angka penularan menurun sebesar mungkin karena sudah ada imunitas kelompok (herd immunity),” katanya.

Terlepas dari itu, vaksin bukan jalan akhir karena penduduk masih harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, tidak boleh sembrono. Pasalnya, antibodi yang optimal baru terbentuk dalam 14 hari setelah vaksinasi.

”Nah makanya, untuk penurunan angka penularan itu bisa kita lihat nanti, menurun atau tidak setelah imunisasi ini,” ujarnya.

Tags: IDI Malang RayaKetua IDI Malang RayaVaksinasi Nakes Malang

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Sekwilda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat.

Kabupaten Malang Peringkat 14 di Jatim dalam Pencegahan dan Penindakan Korupsi

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.