Monday, July 6, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Cerita Gyza Tempuh Studi Sesuai Passion di Malaysia Hingga Pengalaman Berkesan Mengikuti Summer School di Jepang

Redaksi by Redaksi
October 13, 2024 3:29 pm
in Insight
Studi di Malaysia

Cerita Gyza menempuh studi di Malaysia dan pengalaman berkesan mengikuti summer school di Jepang. /Foto: Dok.Pribadi for Tugumalang.id

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pengalaman berkesan didapatkan Alisa Intan Nandaputri Gyza yang biasa akrab disapa Gyza ketika melanjutkan studi perguruan tinggi di Malaysia dan sempat mengikuti program summer school di Jepang.

Alumni SMA Negeri 8 Malang itu memutuskan melanjutkan studi di Universiti Utara Malaysia dengan mengambil program studi Creative Industry Management. Berada di negeri orang, Gyza mengaku tidak ada kendala berarti terutama dalam adaptasi budaya selama berada di Malaysia.

READ ALSO

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

Uniccrab, Jujugan Nomor Satu Kuliner Seafood with Louisiana Style alias Makan Bar-bar di Malang

Menurutnya dari segi cuaca dan budaya tidak begitu banyak perbedaan antara di Indonesia dengan di Malaysia.

Kegiatan Gyza bersama teman-temannya
Kegiatan Gyza bersama teman-temannya saat mengikuti summer school di Jepang selama tiga bulan./Foto: Dok. Pribadi for Tugumalang.id.

“Kalau dari segi budaya sepertinya mirip sih di Malaysia, enggak yang jauh-jauh banget. Dari segi iklim mungkin sama karena aku terbiasa di Malang, bedanya dengan iklim di Malang aja sih. Kalau di sini lebih mirip sama Jakarta, udaranya seperti di Malang tapi panasnya seperti di Jakarta,” ungkap Gyza.

Baca Juga: Kuliah Tamu Mahasiswa Pascasarjana, Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang Gandeng Dosen Asal Malaysia

Keputusan Gyza memutuskan untuk melanjutkan studi ke Universiti Utara Malaysia juga tidak terlepas dari dukungan keluarga. Kebetulan sang ibunda dan keluarga terdekat merupakan alumni dari salah satu kampus kenamaan di Negeri Jiran tersebut.

Terlebih orang tuanya mendukung Gyza untuk memilih program studi yang sesuai keinginannya. Pada akhirnya perempuan berusia 19 tahun itu memilih Creative Industry Management atau kalau di Indonesia seperti Desain Komunikasi Visual (DKV) yang sesuai dengan passion Gyza yakni menyukai dunia gambar sedari kecil.

“Kebetulan di UUM karena mama sama adeknya mama atau om aku alumni sini. Mungkin bisa dibilang penerus generasi. Terus biar betah di sini memang masuknya di jurusan sesuai keinginan aku,” terangnya.

Bila normalnya menempuh studi Strata 1 (S1) selama empat tahun. Gyza akan menempuh studi selama tiga tahun. Artinya butuh waktu 6 semester baginya untuk bisa menyelesaikan studi.

Gyza bersama teman-teman kuliah
Gyza bersama teman-teman kuliah di Universiti Utara Malaysia./Foto: Dok. Pribadi for Tugumalang.id.

Gyza menjelaskan bahwa hal itu merupakan kebijakan baru di Malaysia untuk membantu mahasiswa segera menyelesaikan studi dan bekerja.

“Mereka (Malaysia) membuat kurikulum baru buat mempersingkat waktu kuliah biara orang-orang cepat cari kerja,” ujar Gyza.

Sementara soal pengalamannya mengikuti summer school di Jepang selama tiga bulan selama masa tunggu perkuliahan. Gyza mengaku mendapat pengalaman berkesan di Jepang terutama dalam hal kedisiplinan, kerapian, dan juga kesopanan masyarakat di sana.

Ia menilai masyarakat Jepang begitu tertib menaati sebuah peraturan. Gyza memberi contoh soal etika orang menggunakan eskalator. Jika di Indonesia mungkin seseorang bisa naik di sebelah mana saja tetapi di Jepang masyarakat harus berdiri sesuai dengan aturan naik dan turun mengedepankan attitude.

Baca Juga: Mahasiswa UTHM Malaysia Mobility Outbound ke Prodi Arsitektur ITN Malang

Gyza juga merasa senang bisa berkumpul dengan peserta summer school atau international student dari negara lain seperti dari Amerika Serikat, Meksiko, dan negara-negara lain dimana ia bisa belajar budaya dari berbagai negara.

“Adaptasi dari segi bahasa juga kerapian, kesopanan, dan attitude di publik, adaptasinya di situ. Di Jepang juga bebas macet karena traffic light atau lampu merah jika di sini ijo di sana (seberang) merah dan benar-benar ditaati. Termasuk juga menaati lampu merah untuk para pejalan kaki,” bebernya.

Selain budaya, Gyza juga belajar tentang pelayanan transportasi umum di Jepang. Selama tinggal 3 bulan di Negeri Sakura, ia lebih memilih menggunakan transportasi umum dan jalan kaki dari apartemen menuju tempat summer school yang menurutnya sangat memudahkan.

Ketika saat ini sudah berada di Malaysia, ia juga terbantu dengan adanya layanan transportasi yang diberikan pihak kampus yang memudahkan mobilitasnya.

Seperti telah diatur oleh tangan semesta, Gyza menempuh studi sesuai dengan keinginannya dan mendapatkan dukungan penuh dari keluarga untuk meneruskan jejak studi di Universiti Utara Malaysia. Sementara kesempatan belajar singkat di Jepang juga seperti sebuah takdir ketika ia mendapat informasi seputar summer school ketika mengikuti les Bahasa Jepang di Malang.

Kemudian ia mendapat kesempatan belajar Bahasa Jepang langsung ke negeri asalnya dan dimentori langsung oleh orang Jepang menjadi pengalaman berkesan bagi Gyza.

“Aku dapat informasi pas di Malang kebetulan les Bahasa Jepang. Kemudian di situ ada informasi kalau bisa daftar buat ke Jepang dan belajar langsung Bahasa Jepang,” jelasnya.

Sosok Gyza juga pribadi yang aktif, selain menyukai dunia gambar sejak kecil dan pernah menjadi juara lomba desain semasa SMP. Ia juga aktif di bidang olahraga khususnya basket, salah satunya mengantar SMA Negeri 8 Malang menyabet Juara 1 Lomba Basket Kolaborasi BNN-Perbasi pada tahun 2023 lalu.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: Alisa Intan Nandaputri GyzaJepangKisah inspiratifMalaysiaSummer SchoolUniversiti Utara Malaysia

Related Posts

Gastronom Malang
Insight

Gastronom Malang Arie Aripin Raih Penghargaan Tokoh Teknologi dan Inovasi 2026

Saturday, 27 Jun 2026
Konsep Louisana style atau makan bar-bar seafood di Uniccrab Malang. Foto: Dok
Insight

Uniccrab, Jujugan Nomor Satu Kuliner Seafood with Louisiana Style alias Makan Bar-bar di Malang

Wednesday, 24 Jun 2026
Surya Burhanuddin (lima dari kiri) dan Sjenny Burhanuddin (empat dari kiri) melakukan potong kue di sela acara. Foto-foto: rubianto (tugumalang.id)
Insight

Tasyakuran 50 Tahun Pernikahan Berlangsung Gayeng, Surya dan Sjenny Bisa jadi Role Model Anak Muda di Indonesia

Saturday, 20 Jun 2026
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama Arie Arifin dan Owner Hilda + Hana Bakery Hillda Naura Ashilah saat ngopi bareng. Foto: Azmy
Insight

Kisah Hillda Naura Ashilah Women’s Youth Preneur Malang, Rintis Usaha Bakery Sejak Usia 18 Tahun

Monday, 8 Jun 2026
Rachel Ruwaida, mahasiswa UB yang raih cuan melalui Komunitas UB Mager (Foto: Nathasya Amalia)
Insight

Mahasiswa Ini Raup Cuan sambil Kuliah Melalui UB Mager

Thursday, 4 Jun 2026
Penampakan 'The Whisperer', art toys karya Rino Adi Mardika yang terinspirasi dari hantu penunggu jembatan cangar. Foto: Azmy
Insight

The Whisperer, Art Toys Horor yang Terinspirasi dari Sosok Astral Penunggu Jembatan Cangar

Tuesday, 5 May 2026
Next Post
UIN Malang

Peduli Lingkungan, Kolaborasi Sivitas Akademika UIN Malang Wujudkan Green Campus

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.