Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Kuliner Legendaris Warung Lama H Ridwan, Sajikan Rawon yang Usianya Lebih Tua daripada Pasar Besar Malang

Redaksi by Redaksi
Agustus 10, 2024 6:55 pm
in Kuliner
Suasana Warung Lama H Ridwan, salah satu kuliner legendari di Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Suasana Warung Lama H Ridwan, salah satu kuliner legendari di Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Apabila mengunjungi Pasar Besar, tak lengkap rasanya jika tidak mampir di Warung Lama H Ridwan, salah satu kuliner legendaris. Warung yang menjual rawon dan aneka makanan khas Jawa Timur tersebut sudah menempati Pasar Besar sejak pasar itu dibangun di tahun 1925.

Bahkan, sebelum Pasar Besar ada, H Ridwan sudah berjualan dengan menggunakan pikulan. Tak heran jika tempat ini diberi nama Warung Lama H Ridwan. Ini menegaskan bahwa warungnya dulunya sangat tradisional.

READ ALSO

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

“Dari dulu lokasinya di Pasar Besar. Dulu dipikul sebelum Pasar Besar (dibangun). Makanya namanya Warung Lama karena dulu sebelum ada pasar, ada warung ini,” jelas Yusuf Bachtiar (73), generasi ketiga pemilik Warung Lama H Ridwan.

Baca Juga: Kuliner Ekstrem Legendaris, Depot Sate Bu Ria Sediakan Sate Biawak yang Dipercaya Kaya Manfaat

Karyawan Warung Lama H Ridwan siapkan makanan untuk pelanggan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Karyawan Warung Lama H Ridwan siapkan makanan untuk pelanggan. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Cucu H Ridwan tersebut pun menunjuk salah satu foto yang memperlihatkan suasana Warung Lama H Ridwan sebelum Pasar Besar dibangun, yakni di sekitar tahun 1923. Di dalam foto terlihat sejumlah orang beraktivitas di sekitar sebuah pikulan. Foto tersebut dilengkapi dengan tulisan “Soeasana Waroeng Nasi di Pasar Malang Tahun 1920-an.”

Tempat makan ini yang lokasinya tak jauh dari pintu masuk Pasar Besar ini menyediakan aneka menu berbahan dasar daging sapi. Ada rawon dan gule daging sapi yang paling banyak dicari orang. Ada juga soto daging, bali daging, krengsengan daging sapi, sate usus, dan sate komoh.

Baca Juga: Taste of Asia di Atria Hotel Malang, Sajian Buffet Kelezatan Autentik Kuliner Asia di Meja Anda

Nasi rawon di Warung Lama H Ridwan dengan porsi nasi yang dikurangi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Nasi rawon di Warung Lama H Ridwan dengan porsi nasi yang dikurangi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Di awal berdirinya warung, mereka hanya menjual rawon, gule, dan sate komoh. Lambat laun, menu yang dijual terus berkembang mengikuti permintaan pelanggan.

Beberapa tahun lalu, mereka menambahkan menu ayam lodho pedas yang merupakan resep dari almarhum Bondan Winarno. “Ayam lodho yang paling baru, (resepnya) dari Pak Bondan,” kata pria yang mengelola Warung Lama H Ridwan sejak tahun 1972 ini.

Ada alasan Warung Lama H Ridwan tetap bertahan di tengah gempuran kuliner dan pasar modern. Mereka tetap menjaga kualitas rasa dan harga yang dipatok pun masih terjangkau. Rasa-rata satu porsi nasi dan lauk dijual seharga Rp20 ribu hingga Rp25 ribu.

Sate komoh dan sate usus, dua menu pendamping yang populer. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Sate komoh dan sate usus, dua menu pendamping yang populer. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Rawon yang menjadi menu unggulan di warung ini memiliki rasa yang gurih dan bumbunya tidak terlalu pekat. Rawon ini sangat cocok disantap dengan sate komoh atau sate usus sapi. Jika tidak ingin makan berat, mendol dan tempe goreng bisa menjadi pendamping yang tak kalah enak.

Untuk mengelola warung ini, setiap hari Yusuf bangun sekitar pukul 03.00 WIB. Sebelum pukul 07.00 WIB pun ia sudah berada di warung untuk mempersiapkan makanan yang akan dijual.

Warung Lama H Ridwan buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB. Khusus di bulan Ramadan, Warung Lama H Ridwan tutup selama 40 hari hingga akhir perayaan Idul Fitri.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: Kuliner LegendarisKuliner Legendaris MalangPasar BesarPasar Besar MalangRawonwarung lama h ridwan

Related Posts

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera
Kuliner

4 Makanan Penutup Asia Tenggara Berbahan Pandan yang Wangi dan Menggugah Selera

Rabu, 15 Jul 2026
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui
Kuliner

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Gula Aren dan Gula Merah yang Perlu Diketahui

Selasa, 14 Jul 2026
Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli
Kuliner

Mengenal Decaf Coffee, Kopi Berkafein Rendah yang Tetap Menyimpan Cita Rasa Asli

Selasa, 14 Jul 2026
6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan
Kuliner

6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

Selasa, 14 Jul 2026
Kuliner

4 Kuliner dengan Aroma Paling Menyengat di Dunia

Sabtu, 11 Jul 2026
Cappuccino - Perbedaan Flat White, Latte, Cappuccino, dan Macchiato, Jangan Salah Pesan di Kafe
Kuliner

Perbedaan Flat White, Latte, Cappuccino, dan Macchiato, Jangan Salah Pesan di Kafe

Kamis, 9 Jul 2026
Next Post
Stabilitas jaringan provider IM3 di Kota Malang. (Foto/dok.)

Punya 561 Menara BTS, Jaringan IM3 Disebut Mampu Dijaungkau 100 Persen Populasi Kota Malang

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.