Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Tulis Buku Filsafat untuk Pemalas, Ach Dhofir Zuhry Ingin Filsafat Lebih Diminati Generasi Muda

Redaksi by Redaksi
Juni 10, 2024 7:06 pm
in Insight
buku filsafat

Gus Dhofir menunjukkan buku Filsafat untuk Pemalas yang kini masuk cetakan keempat. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Semua orang bisa mempelajari filsafat. Itulah tujuan Ach Dhofir Zuhry menulis buku Filsafat untuk Pemalas yang kini sudah memasuki cetakan keempat. Filsafat bisa dikemas secara ringan dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Selain Filsafat untuk Pemalas, pria yang akrab disapa Gus Dhofir ini juga menulis buku berjudul Peradaban Sarung, Kondom Gergaji, Nabi Muhammad Bukan Orang Arab, dan Dadak Tidak Pernah Pergi. Semua buku tersebut bisa dibeli di toko-toko buku besar.

READ ALSO

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Semua buku karya Gus Dhofir ditulis dengan bahasa yang ringan sehingga mudah dipahami dan tidak membosankan. Ia ingin mengubah anggapan di masyarakat bahwa filsafat itu kaku dan ilmiah.

“Saya ingin mengganti konsep belajar filsafat yang sulit menjadi yang ringan, gampang. Dan itu (Filsafat untuk Pemalas) kasuistik semua,” kata Gus Dhofir saat ditemui Tugu Malang ID di rumahnya yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Bedah Buku Filsafat untuk Pemalas: Filsafat Hadir Menjumpai Kesadaran Kita

Gus Dhofir mengatakan bahwa selama ini orang beranggapan filsafat itu bersifat teoritis. Meski tak sepenuhnya salah, namun filsafat juga ada yang bersifat praktis dan selama ini dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Antri, sabar, hormat pada orang tua, punya etos kerja yang baik, menghargai waktu, itu termasuk filsafat,” kata Gus Dhofir.

Buku Filsafat untuk Pemalas berisi dua hal, yakni filsafat dalam keseharian manusia dan filsafat yang sehubungan dengan generasi muda. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya, generasi masa kini lebih tidak sabaran.

Ia mencontohkan generasi sebelumnya harus menunggu Hari Raya Idulfitri untuk membeli baju baru atau makan daging. Namun sekarang, membeli baju baru dan makan daging bisa dilakukan kapan saja, tanpa menunggu acara tertentu.

“Generasi sekarang membaca tidak lebih dari 12-16 paragraf dan menonton video selama 3-5 menit. Padahal tidak mungkin mempelajari sesuatu dalam waktu sesingkat itu,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Baitul Hikmah ini telah menyukai filsafat sejak belia. Saat duduk di bangku kelas 2 SMP, ia sudah membaca buku-buku filsafat.

Menurut Dhofir, peradaban manusia itu maju karena filsafat. Dengan mempelajari filsafat, masyarakat menjadi tidak mudah dibohongi. Mereka jadi punya sikap kritis dan objektif dalam melihat sesuatu.

“Kemajuan sebuah peradaban itu filsafat. Mulai dari Mesir, Babylonia, Yunani, Persia, sampai puncak kejayaan Islam,” tuturnya.

Baca Juga: Bedah Buku Filsafat untuk Pemalas: Tidak Ada Persoalan dalam Filsafat

Sejak tahun 2006, Gus Dhofir telah menulis 23 judul buku. Sebelumnya, ia sempat menulis buku dengan gaya bahasa ilmiah dan sulit dipahami orang awam. Namun, di tahun 2015, ia mulai menulis dengan gaya populer agar bukunya lebih mudah dipahami banyak orang.

“Sebelumnya buku-buku saya agak sulit diterima pasar karena buku ajar, agak kaku. Mulai dari itu (2015) sampai sekarang, tulisan saya ringan semua,” ujarnya.

Peralihan gaya bahasa ini ia lakukan karena ia ingin membagi ilmu kepada para pembaca yang lebih luas. Di sebuah toko buku, ia sempat melihat banyak buku yang sarat ilmu diobral begitu saja karena tidak banyak peminatnya. Ia pun tersadar dan mulai menulis buku yang mudah dipahami.

“Pengetahuan seharusnya dibagikan tidak dengan cara begitu (bahasa yang berat), tapi dengan bahasa yang membuat orang paham. Saya harus turunkan ego saya dan bicara dengan bahasa yang mudah dipahami,” ujar lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta ini.

Di dalam menulis buku, Gus Dhofir melakukan riset dengan banyak membaca. Sejak kecil, ia sudah banyak membaca buku dan koran, serta karya sastra. Ia juga telah berkunjung ke berbagai negara sehingga tahu banyak tentang budaya dan regulasi di belahan dunia lain.

Buku yang ditulis Gus Dhofir pun tak melulu soal filsafat. Buku berjudul Nabi Muhammad Bukan Orang Arab berisi sejarah yang mengulik asal-usul Nabi Muhammad. Rupanya, Rasul umat Islam tersebut merupakan orang Babylonia.

“Banyak di antara kita tidak bangga jadi orang Indonesia, malah kepengen jadi orang Arab. Nah, padahal Nabi Muhammad itu bukan orang Arab, dia orang Babylonia,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Gus Dhofir akan menerbitkan dua buku lagi. Salah satunya merupakan buku motivasi Islam berjudul Kerjakan Doamu, Doakan Kerjamu. Buku itu rencananya akan dirilis sekitar dua atau tiga bulan lagi.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: Ach Dhofir Zuhrybuku filsafatGenerasi MudaTulis Buku Filsafat untuk Pemalas

Related Posts

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari
Insight

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Selasa, 13 Okt 2026
Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang
Insight

Setiap Pagi Narik, Siang Jemput Anak: Kisah Ika, Driver Ojol Perempuan di Malang

Rabu, 30 Sep 2026
Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia
Insight

Buku 50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny Bagian 3: Arungi Biduk Rumah Tangga Menuju Pulau Bahagia

Senin, 21 Sep 2026
Next Post
Polemik PBID

Imbas Polemik PBID, Ormas Tuntut Pemkab Malang Kembalikan Penghargaan UHC

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.