MALANG, Tugumalang.id – Sebanyak 96 siswa dari Kabupaten Malang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) yang ada di Kota Malang dan Kota Batu. Sementara itu, SR rintisan di Kabupaten Malang masih dipersiapkan dan akan dibuka pada awal September 2025.
Dari 96 siswa tersebut, 18 di antaranya bersekolah di SR Masyarakat Anak (SRMA) yang berlokasi di Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Kota Malang. Mereka menempuh pendidikan tingkat SMA.
Sementara sisanya bersekolah di SR Menengah Pertama (SRMP) Kota Batu yang berlokasi di Gedung Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Asuhan (PPSPA) milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur. Di sekolah tingkat SMP ini, mereka terbagi menjadi dua tahapan, yakni 46 siswa di tahapan 1a dan 32 siswa di tahapan 2b.
Baca Juga: 3 Calon Siswa Sekolah Rakyat di Kota Malang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
Tahapan 1a memulai pembelajaran pada 14 Juli 2025 dan tahapan 1b memulai pembelajaran pada 1 Agustus 2025. Sementara tahapan 1c akan dimulai di awal September 2025 mendatang.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang, Pantjaningsih Sri Redjeki mengatakan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tengah menyiapkan bangunan SR rintisan di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Singosari.
“Kami memanfaatkan Gedung BLKI di Singosari yang merupakan milik Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Timur,” kata Pantja saat ditemui belum lama ini.
Baca Juga: Sekolah Rakyat di Kota Malang Menggunakan Gedung Poltekom
SR di BLKI Singosari ini akan memiliki empat rombongan belajar (rombel) yang terdiri dari 100 siswa. Masing-masing rombel berisi 25 siswa.
“Tiga rombel untuk SMA dan satu rombel untuk SD,” ujar Pantja.
Ia menyebut, pihaknya tengah mempersiapkan berbagai fasilitas untuk SR rintisan ini. Di antaranya mempersiapkan ruang kelas, ruang guru, UKS, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium IPA, ruang dapur, asrama putra, asrama putri, asrama pamong, renovasi masjid dan area wudlu.
Dinsos Kabupaten Malang juga tengah melakukan pendataan siswa yang akan menempuh pendidikan di SR rintisan di Singosari. Saat ini, baru 86 siswa yang dipastikan akan masuk. Sementara sisanya masih dalam proses pendataan.
“Proses ini meliputi kesiapan orang tua, data anak, apakah dia masuk dalam desil yang ditentukan. Apabila ini terpenuhi, maka hampir semua siswa di SR Singosari berasal dari Kabupaten Malang,” kata Pantja.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























