Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

607 Hektare Wilayah Sekitar Sungai Brantas dan Bango Rawan Longsor

Redaksi by Redaksi
Oktober 25, 2021 3:15 pm
in Berita
Wali Kota Malang, Sutiaji memaparkan potensi bencana di Kota Malang. Foto: M Sholeh

Wali Kota Malang, Sutiaji memaparkan potensi bencana di Kota Malang. Foto: M Sholeh

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan bahwa wilayah di Kota Malang yang rawan bencana longsor ada seluas 607 hektare. Wilayah tersebut berada di antara dua sungai besar di Kota Malang, yakni Sungai Brantas dan Sungai Bango.

 

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

“Sekitar 607 hektare wilayah kita itu rawan terhadap longsor. Maka antisipasinya hari ini kita lakukan kesiapsiagaan secara menyeluruh,” ujar Sutiaji, usai gelar Apel Pasukan Antisipasi Bencana Alam Serentak 2021, di halaman Balai Kota Malang, pada Senin (25/10/2021).

 

Selain itu, wilayah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Malang juga belum optimal. Hal itu diperparah dengan adanya pendirian bangunan-bangunan baru di Kota Malang.

 

“Wilayah-wilayah yang harusnya tidak ada bangunan, terus didirikan bangunan. RTH kita habis, mestinya RTH kita itu 20 persen tapi saat ini RTH kita belum sampai 10 persen,” ungkapnya.

 

Kemudian, tambah dia, masalah kedisipinan masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya masih rendah. Hal itu terbukti dengan banyaknya sampah yang menyumbat drainase.

 

“Kalau pendangkalan bisa dikeruk, tapi ada juga penyempitan sungai. Ini tugasnya BPBD, DPUPR, dan DLH Kota Malang untuk melakukan pengerukan,” ucapnya.

 

Terlebih saat ini, Kota Malang juga mulai memasuki musim penghujan. Bahkan tercatat sebanyak 230 rumah di Kota Malang tergenang banjir usai diguyur hujan lebat beberapa waktu lalu.

 

Sutiaji juga mengatakan bahwa musim penghujan saat ini dimungkinkan memiliki intensitas hujan yang lebih tinggi. Untuk itu, masyarakat harus waspada saat Kota Malang dilanda hujan lebat.

 

“Hydometeorologi itu susah diprediksi, jadi waktunya hujan kadang gak hujan. Sehingga berkumpul pada November hingga Januari. Intensitasnya sampai 70 persen kenaikannya. Untuk itu tidak ada daerah yang aman bencana,” jelasnya.

 

Sutiaji mengatakan, proyek drainase senilai Rp 124 miliar di wilayah rawan banjir telah diajukan kepada Pemprov Jatim. Namun lantaran ada refokusing untuk COVID-19, proyek tersebut gagal dianggarkan.

 

“Kemarin saya sudah minta, karena ini wilayah provinsi, di wilayah Jalan Borobudur itu harus dibuat sudetan ke Sungai Brantas. Sudah dianggarkan oleh provinsi Rp 124 miliar, tapi kena COVID-19 itu direfokusing,” bebernya.

 

“Kalau itu selesai (terealisasi), maka Lowokwaru, Tulusrejo, Kedawung, Letjen Sutoyo, hingga Glintung itu sudah teratasi,” pungkasnya.

 

Reporter: M Sholeh

Editor: Lizya Kristanti

Tags: kota malangmalangsungai Brantas

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Identitas Mayat Pria di Bawah Jembatan Kali Lanang Terkuak

Identitas Mayat Pria di Bawah Jembatan Kali Lanang Terkuak

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.