Malang, Tugumalang.id – Menyusun skripsi bukan hanya soal menulis. Mahasiswa juga harus mencari referensi ilmiah, mengatur sitasi dan daftar pustaka, menyimpan dokumen, hingga memeriksa tulisan berbahasa Inggris. Sejumlah aplikasi dan layanan digital dapat membantu pekerjaan tersebut secara gratis.
Fungsinya berbeda-beda. Google Scholar dan e-Resources Perpustakaan Nasional RI bisa digunakan untuk mencari referensi. Mendeley membantu mengelola sitasi, sedangkan Google Docs mendukung penulisan dan penyimpanan dokumen secara daring. Grammarly dan ChatGPT juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tertentu selama penyusunan skripsi.
Enam Aplikasi dan Layanan yang Bisa Digunakan Mahasiswa
1. Google Scholar
Google Scholar menyediakan pencarian berbagai referensi akademik, mulai artikel ilmiah, jurnal, skripsi, tesis, buku, hingga prosiding dari beragam penerbit dan institusi pendidikan.
Mahasiswa juga dapat menggunakan fitur sitasi yang tersedia. Formatnya dapat disalin dalam beberapa gaya penulisan, antara lain APA, MLA, dan Chicago.
Baca juga: 5 Aplikasi Gratis E-book Paling Berguna, Bisa Akses Bacaan Digital Kapan Saja
2. e-Resources Perpustakaan Nasional RI
Keanggotaan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) membuka akses gratis ke layanan e-Resources. Di dalamnya tersedia jurnal internasional, e-book, dan berbagai publikasi ilmiah dari penerbit yang bekerja sama dengan Perpusnas.
Koleksi tersebut dapat menjadi sumber referensi untuk penelitian maupun penyusunan tugas akhir.
3. Mendeley
Mendeley merupakan aplikasi pengelola referensi yang dikembangkan Elsevier. Artikel ilmiah dapat disimpan dalam satu perpustakaan digital dan dikelompokkan sesuai kebutuhan.
Aplikasi ini juga membantu membuat sitasi dan daftar pustaka secara otomatis melalui integrasi dengan Microsoft Word. Fitur sinkronisasi memungkinkan koleksi referensi diakses melalui lebih dari satu perangkat menggunakan akun yang sama.
4. Google Docs
Penulisan naskah skripsi juga dapat dilakukan secara daring melalui Google Docs. Dokumen tersimpan otomatis di Google Drive sehingga pengguna tidak harus menyimpan setiap perubahan secara manual.
Fitur komentar dan mode saran juga memungkinkan dosen pembimbing atau rekan peneliti memberikan masukan langsung pada dokumen.
5. Grammarly
Bagi mahasiswa yang mengerjakan tulisan akademik berbahasa Inggris, Grammarly dapat digunakan untuk memeriksa tata bahasa, ejaan, dan tanda baca. Layanan ini juga memberikan saran perbaikan kalimat.
Versi gratisnya menyediakan koreksi dasar yang dapat dimanfaatkan saat menulis abstrak, artikel ilmiah, maupun dokumen akademik berbahasa Inggris.
6. ChatGPT
ChatGPT dapat membantu pada tahap awal penyusunan skripsi. Penggunaannya antara lain untuk menyusun kerangka tulisan, memperoleh penjelasan mengenai konsep tertentu, merangkum informasi, dan melihat contoh format penulisan.
Penggunaan artificial intelligence (AI) tetap harus mengikuti ketentuan masing-masing perguruan tinggi. Informasi yang dihasilkan AI juga perlu diperiksa kembali menggunakan sumber ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan. Naskah skripsi tetap harus disusun mahasiswa secara mandiri.
Apa pun aplikasi yang digunakan, mahasiswa perlu memastikan referensi berasal dari sumber ilmiah yang kredibel. Penulisan skripsi juga harus mengikuti pedoman yang ditetapkan perguruan tinggi masing-masing.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Nathasya Amalia/Magang
editor: jatmiko


























