Kamis, Juli 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

5 Satwa Indonesia yang Terancam Punah dan Populasinya Terus Menurun

Redaksi by Redaksi
Mei 19, 2026 1:39 pm
in News
Satwa Indonesia yang menurun

Keberadaan Badak Sumatera di Kalimantan. (Foto: WWF-Indonesia)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting

Kebakaran Rumah di Pakisaji Malang Diduga Berawal dari Anak Bermain Korek

Malang, Tugumalang.id – Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Hutan tropis, pegunungan, hingga kawasan lautnya menjadi habitat bagi ribuan spesies satwa endemik yang tidak ditemukan di negara lain. Namun, di balik kekayaan alam tersebut, sejumlah satwa khas Indonesia kini berada di ambang kepunahan akibat perburuan liar, kerusakan habitat, hingga perubahan lingkungan yang terus terjadi.

Berdasarkan data dari International Union for Conservation of Nature (IUCN), beberapa satwa Indonesia masuk dalam kategori terancam punah hingga kritis. Kondisi ini menjadi pengingat penting bahwa keberadaan satwa liar membutuhkan perhatian serius serta upaya konservasi yang berkelanjutan.

Lima satwa Indonesia yang Populasinya Menurun

Badak Sumatera dan Harimau Sumatera Kian Terdesak

1. Badak Sumatera
Badak Sumatera merupakan salah satu mamalia paling langka di dunia. Satwa ini dikenal sebagai badak terkecil yang masih hidup dan menjadi satu-satunya badak Asia dengan dua cula. Dahulu, habitatnya tersebar luas di Asia Tenggara, namun kini populasinya hanya tersisa di beberapa wilayah Indonesia, terutama di Pulau Sumatra.

Menurut data konservasi, jumlah Badak Sumatera diperkirakan kurang dari 80 ekor. Ancaman terbesar bagi spesies ini berasal dari hilangnya habitat akibat pembukaan lahan serta fragmentasi hutan yang membuat populasi sulit berkembang biak. Upaya konservasi terus dilakukan melalui kawasan perlindungan dan program penangkaran.

Baca juga: Batu Secret Zoo Lahirkan Bayi Bekantan ke-8 di Hari Primata Indonesia 2026

2. Harimau Sumatera
Harimau Sumatera menjadi satu-satunya spesies harimau asli Indonesia yang masih bertahan setelah Harimau Bali dan Harimau Jawa dinyatakan punah. Satwa ini memiliki ukuran tubuh lebih kecil dibanding jenis harimau lainnya dengan corak loreng yang lebih rapat.

Populasinya terus menurun akibat perburuan ilegal dan kerusakan habitat hutan. Konflik antara manusia dan harimau juga semakin sering terjadi seiring menyempitnya kawasan hutan alami. Saat ini, Harimau Sumatera masuk dalam kategori Critically Endangered atau kritis menurut IUCN.

3. Orangutan Sumatera
Orangutan Sumatera merupakan primata endemik yang hanya hidup di Pulau Sumatra. Satwa ini dikenal memiliki tingkat kecerdasan tinggi dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis.

Keberadaan Orangutan Sumatera semakin terancam akibat deforestasi, pembukaan lahan perkebunan, serta perdagangan satwa ilegal. Berkurangnya kawasan hutan membuat populasi orangutan terpecah dan sulit berkembang secara alami. Berbagai lembaga konservasi kini terus melakukan rehabilitasi dan pelepasliaran untuk menjaga kelangsungan spesies ini.

Jalak Bali dan Anoa Masuk Daftar Satwa Langka Indonesia

4. Anoa
Anoa merupakan satwa endemik Sulawesi yang sering disebut sebagai kerbau kerdil. Hewan ini hidup di kawasan hutan tropis dan dikenal memiliki sifat pemalu sehingga jarang terlihat di alam liar.

Populasi anoa terus mengalami penurunan akibat perburuan dan kerusakan habitat. Selain itu, pembukaan hutan membuat ruang hidup satwa ini semakin sempit. IUCN menetapkan anoa sebagai spesies Endangered atau terancam punah.

5. Jalak Bali
Jalak Bali menjadi salah satu burung endemik Indonesia yang paling langka. Burung berwarna putih dengan lingkar mata biru ini hanya dapat ditemukan secara alami di kawasan Bali Barat.

Perdagangan satwa ilegal menjadi ancaman terbesar bagi Jalak Bali. Keindahan bulunya membuat burung ini banyak diburu untuk dipelihara. Meski program penangkaran telah dilakukan, populasinya di alam liar masih sangat terbatas sehingga membutuhkan perlindungan ketat.

Keberadaan satwa liar tidak hanya menjadi bagian dari kekayaan alam Indonesia, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Ancaman kepunahan yang dialami berbagai spesies endemik menunjukkan pentingnya upaya perlindungan habitat, penegakan hukum terhadap perburuan liar, serta edukasi masyarakat mengenai konservasi satwa.

Melalui perhatian dan langkah pelestarian yang konsisten, keberadaan satwa-satwa langka Indonesia diharapkan tetap terjaga untuk generasi mendatang.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Maura Sampetoding/Magang
redaktur: jatmiko

Tags: anoaBadak Sumateraharimau sumaterahewan langka Indonesiajalak balikonservasi satwa Indonesiaorangutan sumaterasatwa Indonesia terancam punah

Related Posts

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting
News

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting

Kamis, 9 Jul 2026
Kebakaran Rumah di Pakisaji Malang Diduga Berawal dari Anak Bermain Korek
News

Kebakaran Rumah di Pakisaji Malang Diduga Berawal dari Anak Bermain Korek

Kamis, 9 Jul 2026
Ka Dinkes Kabupaten Malang Bantah Korupsi Pengadaan Ambulans, Klaim Tak Ada Kerugian Negara
News

Kepala Dinkes Kabupaten Malang Bantah Korupsi Pengadaan Ambulans, Klaim Tak Ada Kerugian Negara

Rabu, 8 Jul 2026
Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya
News

Rekam Jejak Alfi Nurhidayat, Dari Staf Lapangan hingga Resmi Jadi Sekda Kota Batu

Rabu, 8 Jul 2026
Anggota DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi saat melakukan serap aspirasi di wilayah Lowokwaru. (Foto/M Sholeh)
News

Warga Lowokwaru Kota Malang Keluhkan Kabel Semrawut hingga Minim RTH 

Rabu, 8 Jul 2026
Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan
News

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan

Selasa, 7 Jul 2026
Next Post
mata minus

Apakah Mata Minus Bisa Sembuh Total? Ini Penjelasan dr. Basuki Rokhmad Sp.M

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.