Malang, Tugumalang.id – Perayaan Natal di berbagai negara memiliki ciri khas masing-masing, termasuk dalam sajian makanannya. Setiap hidangan tidak hanya menggugah selera, tetapi juga mampu membangkitkan memori masa kecil dan menghangatkan momen bersama keluarga.
Makanan tradisional Natal ini biasanya memiliki porsi besar agar cukup untuk dimakan oleh seluruh anggota keluarga.
Lima Hidangan Tradisional Natal dari berbagai belahan dunia
1. Eggnog – Inggris

Eggnog merupakan minuman khas Natal yang populer di Inggris dan negara-negara Eropa lainnya. Minuman ini terbuat dari campuran susu, krim, telur, dan gula, serta diberi rempah seperti pala atau kayu manis.
Teksturnya kental dan rasanya manis, cocok disajikan hangat saat musim dingin. Eggnog melambangkan kehangatan dan kebersamaan dalam perayaan Natal.
Baca juga: Rekomendasi 5 Jajanan Tradisional yang Menggugah Selera di Pasar Sanggrahan Tirtoyudo Malang
2. Yule Log – Eropa
Yule Log adalah kue tradisional Natal yang berasal dari Eropa, terutama Prancis. Kue ini berbentuk gulungan yang menyerupai batang kayu, biasanya terbuat dari bolu cokelat dan krim.
Bentuk Yule Log terinspirasi dari tradisi kuno membakar kayu besar (Yule log) sebagai simbol harapan dan keberuntungan di musim dingin. Yule log juga dikenal dengan nama buche de noel yang artinya batang kayu Natal.
3. Tamales – Amerika Selatan
Tamales sering disajikan saat Natal di berbagai negara Amerika Selatan dan Mexico. Tamales dibuat dari adonan jagung yang diisi daging, sayuran, atau saus, lalu dibungkus daun jagung atau daun pisang dan dikukus.
Tamales juga bisa dijadikan manis dengan isian buah-buahan. Proses pembuatan tamales sering dilakukan bersama keluarga, menjadikannya simbol kebersamaan dan tradisi turun-temurun.
4. Pavlova – Australia
Kue berwarna putih dengan taburan buah ini sangat populer di Autralia dan Selandia Baru saat Natal. Pavlova ini terbuat dari putih telur dan gula yang dipanggang sehingga menghasilkan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
Pavlova disajikan dengan krim dan buah-buahan segar seperti stroberi dan kiwi. Karena Natal di Australia jatuh pada musim panas, Pavlova menjadi pilihan yang ringan dan menyegarkan.
Baca juga: Mencari Kuliner Pedas Kota Batu? Ini Daftar Tempat Makan Terbaiknya
5. Ayam Kodok – Indonesia
Meski saat ini ayam kodok juga sering dihidangkan saat Lebaran, awalnya hidangan ini lebih lumrah disajikan saat Natal. Nama kodok disematkan karena bentuk ayamnya menyerupai hewan amfibi tersebut, namun hidangan ini tidak mengandung daging kodok sama sekali.
Ayam kodok terbuat dari kulit ayam utuh yang diisi dengan daging cincang, telur, dan rempah-rempah, kemudian dipanggang. Ayam kodok merupakan hidangan Belanda yang diadaptasi oleh orang Indonesia. Di negara asalnya, makanan ini bernama gevulde kip.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























