Tugumalang.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat 40 kelurahan di Kota Malang rawan bencana banjir dan tanah longsor.
Memasuki musim penghujan tahun 2025 ini, upaya mitigasi bencana alam menjadi langkah mutlak yang perlu digencarkan.
Kalaksa BPBD Kota Malang, Prayitno menjelaskan, berbagai upaya mitigasi bencana telah dilakukan. Mulai dari sosialisasi hingga simulasi tanggap bencana alam di Kota Malang.
Berdasarkan hasil kajian bersama akademisi Universitas Negeri Malang (UM), Prayitno menyebut 40 kelurahan di Kota Malang masuk kategori rawan banjir dan tanah longsor.
Baca Juga: Bank Dunia Bakal Gelontor Rp 143 Miliar untuk Penanganan Banjir Kota Malang
“Jadi 40 kelurahan dari 57 kelurahan yang ada di Kota Malang rawan bencana. Peta rawan sudah kami kirimkan ke camat dan lurah. Tiap RW yang rawan banjir dan longsor sudah kami catat dan petakan secara detail,” ucapnya, Sabtu (15/11/2025).
Melalui peta kerawanan itu, pihaknya juga telah menyiapkan skema skema mitigasi hingga penanganan bencana seperti menentukan prioritas bantuan logistik dan rencana evakuasi.
Saat ini Kota Malang memiliki 24 perangkat Early Warning System (EWS) sebagai alarm peringatan dini potensi bencana banjir maupun longsor.
Pihaknya mencatat, 479 peristiwa bencana di Kota Malang sejak 2022 didominasi oleh banjir, pohon tumbang dan tanah longsor. Ketiga bencana itu setiap tahun ada di Kota Malang.
Baca Juga: Bank Dunia Bakal Gelontor Rp 143 Miliar untuk Penanganan Banjir Kota Malang
“Tim tengah melakukan catatan tahunan dan ini hampir sama setiap tahunnya,” urainya.
Indeks resiko bencana di Kota Malang menurutnya ada dilevel sedang. Ancaman terbesar berasal dari cuasa ekstrem. Permukiman di Daerah Aliran Sungai (DAS) menjadi sorotan.
“Semua DAS di Kota Malang berpotensi longsor. Hunian seharusnya memiliki jarak aman 10-15 meter dari DAS. Namun faktanya banyak permukiman berdiri sangat dekat dengan tepi sungai,” ungkapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A
























