Tugumalang.id – Keputusan rekomendasi dari DPP PDIP untuk menentukan siapa sosok yang akan mereka usung menjadi calon Wali Kota Batu pada Pilkada 2024 nanti masih abu-abu. Namun sejauh ini hanya ada 2 nama yang berpeluang kuat mendapat rekom tersebut.
Keduanya ialah Didik Gatot Subroto (Wakil Bupati Malang) dan Kris Dayanti (Anggota DPR RI). Sementara, 3 nama lain yang juga mengajukan diri mendaftar yakni Punjul Santoso (mantan Wakil Wali Kota Batu), Inol Ertadiyansah dan Dicky Sulaiman (Kadin Kota Malang) kemungkinan tak terpilih.
“Hanya ada 2 nama yang paling memungkinkan, itu KD sama Didik. Tapi pastinya, kita tunggu saja bulan depan,” kata narasumber yang tak ingin disebut namanya tersebut.
Baca Juga: 8 Nama Berebut Rekom PDIP Jadi Bakal Calon Wali Kota Batu di Pilkada 2024

Soal alasannya, sosok KD sendiri sudah tak asing di Kota Batu. Ia adalah putri daerah yang berhasil melenggang ke Senayan pada Pemilu 2019. Namun pada Pemilu 2024, KD gagal mempertahankan perolehan suaranya sehingga gagal mendapatkan kursi legislatif di Senayan.
Sementara, Didik Gatot Subroto juga sudah banyak makan asam garam memimpin pemerintahan, terutama di wilayah Kabupaten Malang. Meski begitu, bukan berarti Sosok Didik asing di Kota Batu karena latar belakangnya juga masih berkaitan dengan Kota Batu.
Sedangkan untuk Punjul Santoso, sekalipun pernah menyandang predikat mantan Wakil Wali Kota Batu, kemungkinan tak mendapatkan rekom karena dinilai telah terpilih sebagai anggota DPRD Kota Batu pada Pileg 2024 lalu.
Baca Juga: Ini 9 Sosok yang Berebut Rekom Maju di Pilkada Kota Batu 2024 dari PDIP
“Yang jelas nanti ada survei yang akan dilakukan DPP untuk memilih siapa cawali yang akan diusung,” bebernya.
Informasi dihimpun, nama Didik juga masih santer untuk dijagokan. Menanggapi hal itu, Didik masih belum bisa berkomentar banyak terkait optimisme mendapatkan rekom tersebut. Meski sejumlah polling dan dukungan masuk pada dirinya, ia tetap bergantung pada keputusan partai.
Ia percaya keputusan DPP PDIP dalam menunjuk seseorang tidak mungkin sembarangan. Sejumlah catatan evaluasi sekecil apa pun akan menjadi pertimbangan bagi partai.
“Ada sejumlah indikator yang dipakai untuk menilai seseorang mendapatkan rekom. Saya percayakan saja dan siap dengan apa pun keputusan di DPP,” tegasnya.
Sejauh ini, pria berkacamata tersebut masih fokus untuk menyelesaikan tugas di sisa masa jabatan sebagai Wabup Malang. Meski begitu, ia masih tetap meluangkan waktu untuk turun ke warga untuk menyerap aspirasi masyarakat Kota Batu.
”Yang jelas tidak ada persaingan antar sesama kader partai. Kami akan terus berkomunikasi politik dengan partai dan masyarakat untuk mengenali kebutuhan dan harapan warga Kota Batu,” kata dia.
Sementara, Kris Dayanti sebelumnya juga mengaku siap dengan keputusan partai jika ingin mengusung dirinya maju menjadi calon Wali Kota Batu. Mantan diva itu juga optimistis rekom itu akan didapatnya jika didasarkan pada dorongan masyarakat dan relawan.
”Saya sendiri siap jika rekom itu turun pada saya. Sebagai putri daerah, saya juga ingin kota kelahiran saya maju dan berkembang,” ujarnya.
Sejauh ini, langkah politik yang akan dilakukan ke depannya belum bisa dilakukan. Mengingat hingga saat ini keputusan rekomendasi dari DPP tak kunjung turun.
“Termasuk siapa wakil saya juga belum ada arahan lebih lanjut. Saat ini, saya masih fokus melanjutkan tugas saya sebagai anggota DPR RI,” tukasnya.
Seperti diketahui, bursa nama bacawali di Pilkada 2024 Kota Batu mulai memanas. Sejumlah nama dan sosok mulai bermunculan. Dari nama-nama besar hingga wajah-wajah baru. Pilkada 2024 sendiri akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.
Sebelumnya, 8 sosok telah resmi mengembalikan formulir pendaftaran ke Kantor DPC PDIP Kota Batu. Rinciannya 3 nama lainnya mendaftar sebagai Bakal Calon Wakil Wali (Bacawawali) Kota Batu, yakni Bambang Ideal, Suwito dan Asaf.
Sementara 5 orang mengajukan menjadi Bacawali antara lain mantan Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto, Anggota DPR RI, Kris Dayanti, Inol Ertadiyansah (ASN) dan Dicky Sulaiman (Kadin Kota Malang)
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A




























