Malang, Tugumalang.id – Sebanyak 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Malang belum seluruhnya mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kendati demikian, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memastikan proses sertifikasi tengah berjalan dan tidak mengganggu distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah.
Proses Sertifikasi SLHS Masih Berjalan
Saat ini, terdapat 10 SPPG yang sudah beroperasi penuh, sementara 3 lainnya masih dalam tahap pengurusan SLHS. Menyusul adanya kasus keracunan makanan MBG di sejumlah daerah, pemerintah pusat memperketat pengawasan terhadap SPPG, khususnya dalam pemenuhan sertifikat SLHS.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengakui bahwa belum semua SPPG memiliki SLHS. Namun ia menegaskan bahwa seluruhnya sedang dalam proses verifikasi.
“Ada yang sudah, ada juga yang belum. Semua berproses. Sudah dicek semua, tinggal menunggu keluar,” jelas Wahyu.
Baca juga: Buntut Temuan Makanan MBG Basi, Dapur SPPG di Jalan Diponegoro Kota Batu Ditutup Sementara
Distribusi MBG di Malang Tetap Berjalan
Meski belum rampung, Wahyu memastikan distribusi makanan MBG ke sekolah-sekolah tidak terganggu. Menurutnya, setiap SPPG sudah diawasi ketat oleh Badan Gizi Nasional dan beroperasi sesuai standar.
“Saya sudah melihat langsung satu per satu SPPG di Kota Malang. Masyarakat tidak perlu cemas, semua sudah sesuai SOP,” tambahnya.
Target Sertifikasi Rampung Sebulan ke Depan
Koordinator Wilayah SPPG Kota Malang, M Athoillah, menuturkan bahwa pihaknya menargetkan proses sertifikasi SLHS bisa selesai dalam waktu sebulan.
“Kami terus melakukan percepatan dan koordinasi dengan Wali Kota Malang. Targetnya, satu bulan ke depan rampung,” katanya.
Cakupan MBG di Kota Malang
Hingga saat ini, program Makan Bergizi Gratis di Kota Malang telah menjangkau sekitar 29 ribu siswa. Setiap SPPG ditargetkan mampu melayani sekitar 3.000 penerima manfaat, dari total 85 ribu siswa yang menjadi sasaran MBG di wilayah ini.
“Jumlah penerima saat ini sekitar 29 ribu. Kalau total siswa ada 85 ribu,” tandas Athoillah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























