Sabtu, Juli 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Ziarah Hingga Kulineran, Ini 5 Alasan untuk Berkunjung ke Pesarean Gunung Kawi

Redaksi by Redaksi
April 11, 2024 7:19 am
in Budaya
Pesarean Gunung Kawi

Pesarean Gunung Kawi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pesarean Gunung Kawi merupakan destinasi wisata religi yang telah eksis sejak sebelum masa kemerdekaan Republik Indonesia. Di kawasan ini terdapat makam dua tokoh yang melegenda di kalangan masyarakat Jawa dan Tionghoa.

Kedua tokoh tersebut adalah Kyai Zakaria II yang juga dikenal dengan nama Eyang Djugo dan Raden Mas Iman Sudjono. Kedua merupakan prajurit yang pernah ikut berperang melawan Belanda di bawah komando Pangeran Diponegoro.

READ ALSO

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Klenteng
Klenteng Kwan Im yang berada di Kawasan Pesarean Gunung Kawi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Setelah Pangeran Diponegoro ditangkap Belanda, keduanya mengembara ke Jawa Timur dan menetap di Desa Jugo, Kecamatan Kesamben Blitar. Kedua tokoh ini kemudian dimakamkan di lereng Gunung Kawi sesuai dengan wasiat Eyang Djugo.

Makam kedua tokoh ini kemudian dikenal sebagai Pesarean Gunung Kawi. Selama lebih dari 100 tahun, kawasan ini kerap dikunjungi masyarakat. Ada beberapa alasan bagi mereka untuk mengunjungi destinasi yang ada di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang ini.

1. Ziarah ke makam Eyang Djugo dan Raden Mas Iman Sudjono

Pamor Eyang Djugo dan Raden Mas Iman Sudjono sudah melegenda ke seluruh Indonesia, bahkan hingga mancanegara. Mereka berdua merupakan daya tarik dari wisatawan yang berkunjung ke Pesarean Gunung Kawi. Mayoritas pengunjung rela menempuh perjalanan jauh untuk berziarah ke makam dua tokoh ini.

Baca Juga: Perayaan Cap Go Meh di Klenteng Gunung Kawi Hadirkan Lontong Cap Go Meh dan Pertunjukan Barongsai

Pengunjung bisa membeli bunga dari pedagang yang berjualan di sekitar pesarean untuk menaburkannya di makam. Mereka juga bisa menghabiskan waktu untuk berdoa di dekat makam. Kebanyakan pengunjung datang untuk berziarah pada malam Jumat Legi.

2. Bersembahyang di Klenteng Kwan Im

Pesarean Gunung Kawi terkenal sebagai kawasan yang menjunjung tinggi toleransi. Di tempat ini, terdapat masjid dan klenteng yang berdekatan. Klentang Kwan Im yang ada di kawasan ini kerap dikunjungi jemaat yang ingin bersembahyang.

Area Makam
Area makam Eyang Djugo dan Raden Mas Iman Sudjono. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Konon, Eyang Djugo pernah berkunjung ke China dan menolong warga setempat. Sejak saat itu, Eyang Djugo menjadi tokoh yang juga dihormati oleh orang Tionghoa. Mereka pun kerap berkunjung ke Pesarean Gunung Kawi untuk berdoa.

3. Membaca peruntungan nasib dengan Ciamsi

Di pelataran Klenteng Kwan Im, terdapat bangunan kecil yang ramai dikunjungi masyarakat. Bangunan tersebut, masyarakat bisa menerawang peruntungan nasib mereka dengan menggunakan ritual Ciamsi.

Ciamsi berarti petunjuk atau petuah yang harus diikuti. Setiap orang yang hendak mengetahui nasibnya bisa menggoyang-goyangkan bambu berisi beberapa sumpit dan menjatuhkannya. Di sumpit tersebut tertulis nomor yang bisa dicocokkkan dengan petuah-petuah terkait rejeki, usaha, jodoh, hingga derajat orang tersebut.

Baca Juga: Mengenang Eyang Djoego Melalui Kirab Sesaji dan Penyekaran Agung di Gunung Kawi

4. Menikmati kuliner legendaris

Sebagai destinasi wisata yang usianya cukup tua, Pesarean Gunung Kawi dipenuhi dengan warung-warung yang sudah berusia puluhan tahun. Bahkan, ada warung soto yang sudah berusia 80 tahun. Hingga saat ini warung soto tersebut masih ramai dikunjungi wisatawan.

Kuliner Gunung Kawi
Ayam bakar, salah satu kuliner yang banyak diminati di Pesarean Gunung Kawi. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Selain soto, kuliner lain yang bisa dinikmati di Pesarean Gunung Kawi adalah ayam bakar dan pecel. Pengunjung juga bisa membeli ubi gunung kawi sebagai oleh-oleh.

5. Menonton ragam kesenian tradisional dan kebudayaan

Sepanjang tahun, ada beberapa event kesenian dan kebudayaan yang digelar di Pesarean Gunung Kawi. Mulai dari perayaan pergantian tahun baru dengan penampilan kesenian, perayaan Cap Go Meh, hingga haul Eyang Djugo dan haul Raden Mas Iman Sudjono.

Pertunjukan barongsai
Pertunjukan barongsai saat perayaan Cap Go Meh. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Setiap event selalu melibatkan ribuan orang dan pertunjukan yang ditampilkan selalu bisa memikat hati. Kemudian setiap kali peringatan haul kedua tokoh yang dimakamkan di sana selalu diisi dengan kirab sesaji dan penyekaran agung.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: gunung kawiGunung Kawi MalangKuliner di Gunung Kawipesarean gunung kawiZiarah ke Gunung Kawi

Related Posts

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 
Budaya

3 Alasan Generasi Muda Memilih Belanja Thrifting 

Jumat, 3 Jul 2026
Aktivitas memutar vinyl wajib jadi itinerary wisatamu di Museum Musik Dunia Jatim Park 3. Foto: Dok
Budaya

List Itinerary Liburan di Kota Batu, Museum Musik Dunia Jatim Park 3 Hadirkan ‘Vinyl Experience

Kamis, 25 Jun 2026
Anjali dan Hal yang Tidak Kembali
Budaya

Anjali dan Hal yang Tidak Kembali

Minggu, 21 Jun 2026
Warga mengarak jolen berisi tumpeng di Gebyar Ritual 1 Suro. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Budaya

Meriah! Gebyar Ritual 1 Suro 2026 di Gunung Kawi Libatkan 1.000 Warga Desa Wonosari

Selasa, 16 Jun 2026
Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Minggu, 31 Mei 2026
Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Next Post
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, berkunjung ke salah satu peternak sapi perah sukses di Desa Tlekung, Junrejo. Produk turunannya mulai olahan keju hingga butter. Foto: Prokopim KWB

Amazing! Olahan Keju dan Butter Peternak Kota Batu Tembus Pasar Jawa-Bali

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Festival Budaya di Malang yang Digelar Rutin Setiap Tahun, Wajib Masuk Daftar Wisata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.