Rabu, September 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Waspada Makanan Pembunuh Senyap, Ini Pemicu AGEs dan Ancaman Serius bagi Liver

Redaksi by Redaksi
November 27, 2025 1:35 pm
in Tugu Sehat
Makanan Pembunuh Senyap

Ilustrasi makanan/pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Pola makan modern yang serba cepat ternyata menyimpan risiko kesehatan jangka panjang yang kerap diabaikan. Dalam sebuah video YouTube berjudul ‘Ini makanan yang bisa membunuhmu perlahan’ dari kanal SB30Health, Dr. Hans, mengingatkan masyarakat mengenai jenis-jenis makanan yang ia sebut sebagai pembunuh senyap atau silent killer, karena dampaknya baru terasa setelah bertahun-tahun dikonsumsi.

Dr. Hans menegaskan bahwa masalah kesehatan kronis yang dipicu oleh makanan tidak terjadi secara instan, melainkan berkembang akibat konsumsi berlebihan, frekuensi tinggi, serta pola hidup yang tidak seimbang. Dampak kerusakan minimal, menurutnya, baru mulai terlihat setelah setidaknya lima tahun.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Makanan Pembunuh Senyap Berpotensi Merusak Tubuh secara Perlahan

Menu sarapan pagi: kombinasi gula dan lemak tinggi

Sarapan cepat saji dan bercita rasa manis menjadi kombinasi yang paling berisiko. Menu favorit seperti kopi kental manis dengan donat, aneka frappuccino, hingga croissant bertopping manis disebut sebagai pemicu utama.

Baca juga: Gagal Ginjal Merenggut 42 Ribu Jiwa per Tahun di Indonesia, Ini 3 Pemicu Utamanya

Dr. Hans menjelaskan, kombinasi gula tinggi dan lemak tinggi dari proses menggoreng donat atau penggunaan butter pada croissant akan menghasilkan senyawa berbahaya bernama AGEs atau Advanced Glycation End Products. Senyawa ini memicu proses karamelisasi atau perlengketan yang menyumbat pembuluh darah dan menjadi penyebab utama gangguan metabolik, seperti hipertensi, hiperkolesterolemia, gangguan gula darah, hingga meningkatkan risiko stroke dan diabetes.

Menu makan siang: daging olahan dan minyak pro-inflamasi

Menu makan siang kerap diisi makanan highly processed yang berbahaya bukan semata karena jenis dagingnya, melainkan karena proses pengolahannya. Beberapa menu yang perlu diwaspadai di antaranya ayam goreng tepung krispi dengan soda, serta bakso, siomai, dan batagor yang dikonsumsi bersama es teh manis.

Makanan seperti bakso dan siomai mengandung tepung dalam kadar tinggi sehingga meningkatkan asupan karbohidrat yang turut berkontribusi pada pembentukan AGEs. Risiko ini semakin meningkat dengan tambahan gula tinggi dari es teh manis. Kondisi diperparah oleh proses deep frying yang menyebabkan lemak teroksidasi dan memunculkan senyawa Acrylamide yang bersifat karsinogenik atau pemicu kanker.

Menu makan malam: beban gula sintetis dan toksin pada liver

Pilihan makanan ringan pada malam hari justru kerap menyimpan gula dan lemak tersembunyi. Kombinasi seperti burger dan soft drink, kentang goreng yang ditambah ice cream atau puding, termasuk pola konsumsi yang perlu diwaspadai.

Risiko terbesar terletak pada kandungan gula tersembunyi yang tidak terasa manis, seperti dextrose dan maltodextrin, yang memiliki indeks glikemik sangat tinggi. Selain itu, keberadaan HFCS atau High Fructose Corn Syrup secara langsung membebani hati dan menjadi salah satu penyebab utama fatty liver pada banyak orang non-alkoholik.

Analisis ilmiah mekanisme kerusakan tubuh

Untuk memberikan pemahaman yang lebih utuh, Dr. Hans memaparkan mekanisme kerusakan yang terjadi hingga tingkat sel:

Senyawa AGEs dan perlengketan pembuluh darah

AGEs bukan sekadar hasil kelebihan gula, melainkan produk karamelisasi yang membuat pembuluh darah menjadi kaku dan tersumbat. Kondisi ini tidak hanya memicu penyakit jantung dan pembuluh darah, tetapi juga membuka jalan bagi penyakit metabolik jangka panjang seperti stroke dan diabetes.

Peradangan kronis akibat minyak teroksidasi

Dr. Hans menekankan bahwa bahaya utama deep frying terletak pada minyaknya. Proses penggorengan menyebabkan lemak teroksidasi yang bersifat pro-inflammatory atau pemicu peradangan. Beberapa minyak sayur populer seperti kanola, kedelai, dan jagung umumnya tinggi Omega-6 yang memperparah peradangan kronis. Suhu ekstrem saat menggoreng juga menghasilkan Acrylamide yang bersifat karsinogenik, terlebih jika digunakan lemak terhidrogenasi atau trans fat.

HFCS dan toksin sebagai beban berat liver

Pada menu makan malam, risiko terbesar terfokus pada organ hati. HFCS sebagai gula fruktosa sintetis secara langsung membebani liver dan memicu fatty liver. Beban ini semakin berat akibat keberadaan berbagai toksin dari makanan olahan seperti MSG, bahan pengawet, perasa buatan, dan penstabil yang memaksa liver bekerja ekstra dalam jangka panjang.

Peringatan Dr. Hans: sehat tidak selalu berarti tidak sakit

Bagi mereka yang merasa tubuh tetap baik-baik saja meski rutin mengonsumsi makanan tersebut, Dr. Hans menyampaikan peringatan khusus:

“Ada perbedaan yang sangat signifikan antara orang sehat dan orang yang tidak sakit. Kebanyakan orang berpikir saya sehat karena saya tidak sakit. Padahal sebetulnya masalahnya belum muncul.”

Ia menegaskan, merasa tidak sakit saat ini bukan berarti tubuh benar-benar berada dalam kondisi optimal. Kesehatan sejati adalah ketika kerusakan belum terjadi dan tidak ada indikasi gangguan fungsi organ. Pola makan yang buruk, ditambah gaya hidup tidak seimbang dan tingkat stres tinggi, akan menuntut dampaknya seiring waktu.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Kanal YouTube SB30Health.

Penulis: Sabrina Rb
redaktur: jatmiko

Tags: Bahaya AGEsDr Hans SB30HealthFatty LiverGula Sintetis HFCSMakanan Olahan BerbahayaMakanan Pembunuh Senyap

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
UIN Malang

Rektor UIN Malang Terima Penghargaan Visionary Leadership atas Integrasi Kampus dan Pesantren

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.